Kamus Penyakit

Radang Tenggorokan, Sahabat Jahat si Kecil

April 30, 2020 | dr. Ghifara Huda | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Radang tenggorokan merupakan penyakit yang sudah biasa terjadi pada anak kecil dan sering kali terdapat anggapan  “sahabat jahat si kecil “ . 

Kerap kali orang tua mengeluh tentang buah hati mereka yang sering terkena radang tenggorokan yang sering kambuh. Berikut penjelasan secara lengkapnya tentang radang tenggorokan.

Baca Juga: Saat Asam Lambung Naik, Tubuh akan Memberikan Sederet Sinyal Ini

Apakah penyebab radang tenggorokan pada anak?

radang tenggorokan pada anak
Penyebab radang tenggorokan pada anak. Foto: https://www.shutterstock.com

Radang tenggorokan merupakan peradangan bagian tenggorokan akibat beberapa hal yaitu :

  • Bakteri 

Keradangan akibat bakteri dapat menyebabkan rasa sakit menelan yang menyakitkan daripada penyebab keradangan lainnya. Umumnya adalah bakteri Streptococcus group A.

  • Virus

Beberapa virus dapat menyebabkan peradangan tenggorokan semisal virus Influenza, Epsten Barr virus.

Apa gejala radang tenggorokan yang dapat timbul ?

radang tenggorakan pada anak
shutterstock_499245475
  • Nyeri tenggorokan khususnya sakit saat menelan dan kesulitan untuk menelan makanan atau minuman
  • Sakit kepala. Gejala ini terkadang akan muncul saat terkena radang tenggorokan. Anak-anak akan mengeluh kepalanya sakit dan menjadi lebih rewel dari biasanya
  • Demam. Umumnya akan muncul saat terjadi peradangan tenggorokan, dikarenakan tubuh bekerja keras untuk melawan kuman ataupun virus yang masuk penyebab radang sehingga temperatur akan meningkat.  Dalam hal ini sangat disarankan untuk para orang tua selalu sedia termometer sehingga dapat mengetahui peningkatan suhu yang terjadi pada anak dengan tepat. 
  • Perubahan suara. Saat radang tenggorokan melanda dapat terjadi kemungkinan peradangan di area lain yaitu pita suara dan hal ini menyebabkan suara akan mengalami perubahan 
  • Batuk dan pilek. Kerap kali terjadi pada anak yang terkena radang tenggorokan karena proses peradangan bisa merembet ke area lain sekitar saluran nafas, pada area hidung menyebabkan peradangan area hidung dan sebabkan keluarnya lender ( ingus ) sehingga terjadilah pilek.  Sedangkan peradangan di saluran tenggorokan menyebabkan munculnya sel radang sehingga akan menghambat saluran nafas. Oleh karena itu tubuh berusaha mengeluarkan sel radang ini dengan mekanisme pembersihan yaitu batuk. 
  • Tidak nafsu makan. Karena sakit saat menelan makanan atau minuman menyebabkan anak tidak bernafsu untuk makan atau minum. Kebutuhan kalori dan cairan pada anak tidak terpenuhi akhirnya akan merasa lemas dan tidak ada keinginan beraktifitas seperti biasanya semisal bermain dan menghabiskan waktunya untuk tidur
  • Muntah dan nyeri perut. Hal ini terjadi karena tidak ada asupan makanan yang masuk sehingga lambung dalam keadaan kosong.  Maka asam lambung akan mengiritasi kuat dinding lambung sehingga akan  timbulah nyeri perut dan bahkan sampai muntah.

Bagaimanakah pencegahan radang tenggorokan yang tepat ?

radang tenggorakan pada anak
Gejala radang tenggorakan pada anak. Foto: https://www.shutterstock.com
  • Mengajarkan dan melatih anak untuk selalu menjaga kebersihan tangan yaitu selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, serta mengajarkan untuk tidak mudah memasukkan tangan ke dalam mulut. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penularan bakteri ataupun kuman yang ada di tangan supaya tidak masuk ke dalam mulut.
  • Jangan merokok didekat anak, karena merokok akan menyebabkan iritasi saluran nafas sehingga anak-anak akan mudah terkena radang tenggorokan
  • Menjauhkan anak dari orang yang sakit flu ataupun batuk pilek sehingga anak  tidak tertular.
  • Selalu ingat kelengkapan imunisasi pada anak sehingga anak akan memiliki kekebalan tubuh menghadapi virus ataupun bakteri penyebab radang tenggorokan.
  • Jangan selalu memberikan makanan ataupun minuman yang mempermudah iritasi tenggorokan semisal es krim.
  • Menggunakan masker saat berada di jalan raya. Langkah ini adalah pencegahan yang efektif karena saat ini polusi udara semakin mengkhawatirkan. Sehingga tidak hanya untuk pencegahan radang tenggorokan namun juga dapat untuk pencegahan penyakit saluran nafas yang lebih serius semisal penyakit paru–paru.

Baca Juga: Muntah saat Puasa? Yuk, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bagaimanakah radang tenggorokan pada anak dapat terdiagnosa ?

Dokter akan merekomendasikan pemeriksaan penunjang seperti throat culture untuk mengetahui bakteri atau kuman penyebab radang tenggorokan dengan akurat. 

Selain itu dilakukan blood tests untuk mengetahui apakah ada penyebab lain yang menyebabkan radang tenggorokan

Dokter juga akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh apakah penyebab radang tenggorokan ini, jika penyebabnya virus tentunya antibiotik tidak akan berguna. 

Hal yang tepat dilakukan adalah berikanlah makanan bergizi yaitu 4 sehat 5 sempurna. Terdiri dari cukup karbohidrat, cukup protein, cukup mineral serta vitamin dan dilengkapi dengan susu sehingga kekebalan tubuh anak akan meningkat dan tidak mudah sakit.

Reference

Pharyngitis and tonsilitis in children.  https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=pharyngitis-and-tonsillitis-in-children-90-P02069. Accessed 17 October 2019.

Pharyngitis in children. https://www.drugs.com/cg/pharyngitis-in-children.html. Accesed 17 October  2019

When your child has pharyngitis or tonsillitis. https://www.fairview.org/patient-education/89555. Accessed 17 October 2019

Diagnosis and Treatment of Streptococcal Pharyngitis. https://www.aafp.org/afp/2009/0301/p383.html. Accessed 17 October 2019

    Berita Terkait
    register-docotr