Kamus Penyakit

Berat Badan Berlebihan dan Mudah Kedinginan? Ini Penyebabnya!

April 20, 2020 | Ajeng Annastasia
no-image

Ditulis dan ditinjau oleh: dr Iqbal Adi Anugra

Good Doctor – Pernah mengalami masalah seperti berat badan cepat naik tiba-tiba dan mudah kedinginan walaupun cuaca sedang panas? Bisa jadi ini merupakan gejala dari hipotiroid.

Hipotiroid merupakan masalah pada tubuh yang menyebabkan tubuh kita kekurangan produksi hormon tiroid. Penyebab mudah kedinginan pun bisa jadi karena kondisi ini.

Fungsi hormon tiroid yakni menghasilkan hormon tri-iodotironin (T3) dan tiroksin (T4) yang berfungsi mengatur metabolisme tubuh. Selain itu, hormon ini membantu tubuh kita tetap hangat.

Pada anak-anak, selain untuk metabolisme fungsi hormon tiroid ini adalah proses tumbuh kembang dan kinerja otak.

Apabila terjadi kekurangan hormon tiroid, maka semua metabolisme dan aktivitas fisik tubuh anak akan terganggu.

Apa saja tanda dan gejala hipotiroid?

Berat badan mudah naik bisa jadi gejala hipotiroid (Foto: Shutterstock)
  • Mudah lelah
  • Sembelit
  • Sering merasa kedinginan
  • Kulit kering
  • Berat badan cepat naik
  • Detak jantung melambat
  • Nyeri dan kaku sendi

Penyebab mudah kedinginan dan hipotiroid

gejala kanker serviks
Terapi radiasi akibat kanker juga bisa jadi penyebab mudah kedinginan dan hipotiroid (Foto: Shutterstock)

Ada beberapa penyebab mudah kedinginan dan hipotiroid meskipun seringkali tidak pasti. Salah satunya yakni adanya riwayat penyakit autoimun. Saat mengalaminya, sistem imun menyerang sel sehat dalam tubuh kamu sendiri.

Adanya perawatan medis yang berkaitan dengan kelenjar tiroid juga bisa menjadi pemicu hipotiroid. Pun demikian jika kamu pernah melakukan terapi radiasi, misalnya akibat limfoma, leukemia atau kanker.

Pengobatan dan pencegahan hipotiroid

Selalu jaga kondisi tubuh tetap prima untuk cegah hipotiroid (Foto: Shutterstock)

Pengobatan yang dianjurkan hanya melalui pemberian obat antitiroid dan pembedahan. Salah satunya dengan obat Propylthiouracil (PTU), yang merupakan obat antitiroid.

Dosis obat ini sebaiknya serendah mungkin dan hanya boleh diminum dari resep dokter. Jadi, jangan sembarangan meminumnya, ya!

Sementara itu, agar kamu terhindar dari penyakit hipotiroid ada baiknya untuk melakukan deteksi dini. Jika menemukan gejala-gejala seperti disebutkan di atas, langsung konsultasikan dengan dokter.

Pemeriksaan laboratorium untuk hormon tiroid berupa TSH (thyroid-stimulating hormone) dan FT4 merupakan pilihan yang optimal untuk menentukan status tiroid.

Pemeriksaan yang tepat dan cepat juga berguna untuk penanganan yang lebih tepat sasaran.

Rekomendasi diet untuk pengidap hipotiroid

makanan manis aman untuk diabetes
Jangan lupa selalu makan makanan bergizi! (Foto: Shutterstock)
  1. Makanlah dengan diet gizi seimbang

Dalam kasus hipotiroid, tiroid membutuhkan jumlah yodium yang cukup agar berfungsi maksimal. Caranya, perbanyak konsumsi biji-bijian utuh, kacang-kacangan, protein tanpa lemak, buah-buahan dan sayuran.

  • Pantau asupan kedelai

Kedelai dapat menghambat penyerapan hormon tiroid. Jika kamu minum atau makan terlalu banyak produk kedelai, tubuh mungkin tidak dapat menyerap obat dengan benar. Produk olahan kedelai misalnya tahu, tempe, susu kedelai, dan kecap.

  • Hindari asupan serat berlebihan

Seperti kedelai, serat berlebihan juga dapat mengganggu penyerapan hormon. Terlalu banyak serat dapat menghambat tubuh mendapatkan hormon yang dibutuhkan. Namun demikian, serat tetap penting, jadi sebaiknya jangan menghindarinya sama sekali.

  • Jangan minum obat tiroid dengan suplemen lain

Jika kamu mengonsumsi suplemen atau obat-obatan sebagai tambahan dari obat tiroid, cobalah untuk mengonsumsi obat-obatan ini pada waktu yang berbeda. Konsumsi obat lain atau suplemen dapat mengganggu penyerapan, jadi sebaiknya minum obat tiroid dengan perut kosong dan tanpa obat lain.

Konsultasikan kondisi kesehatan kamu di Good Doctor. Yuk, lakukan konsultasi online dengan dokter terpercaya!

Berita Terkait
register-docotr