Kamus Penyakit

Sering Muncul Benjolan Pada Mata? Yuk, Ketahui Penyebab Bintitan Secara Umum

June 26, 2020 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Penyebab bintitan umumnya terjadi akibat infeksi bakteri, namun bisa juga karena kebiasaan buruk, lho! Bintitan akan ditandai dengan munculnya benjolan menyakitkan di dekat tepi kelopak mata seperti bisul atau jerawat sehingga bisa menyebabkan ketidaknyamanan.

Dalam kebanyakan kasus, benjolan ini bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun, jika ingin menghilangkan rasa sakit maka bisa mengoleskan salep hangat di area tempat benjolan muncul.

Baca juga: Sebelum Transplantasi Ginjal, Yuk Pahami Dulu Prosedur dan Risikonya Setelah Operasi!

Apa saja penyebab bintitan?

Dilansir dari Healthline, bintitan disebabkan oleh infeksi bakteri pada kelenjar minyak atau folikel rambut di kelopak mata. Kelenjar dan folikel ini dapat tersumbat dengan sel kulit mati sehingga bakteri terperangkap dan menyebabkan infeksi. 

Dokter biasanya menyebut bintitan sebagai hordeolum yang secara umum akan berisi nanah dan terasa cukup menyakitkan. Bintik ini dapat dibagi menjadi 2 bagian, yakni bintitan luar atau eksternal dan bintitan dalam atau internal. 

  • Bintitan eksternal. Biasanya terjadi di tepi luar kelopak mata akibat dari folikel bulu mata hingga kelenjar minyak atau sebaceous.
  • Bintitan internal. Umumnya akan muncul di dalam jaringan kelopak mata akibat dari kelenjar minyak atau meibomian.

Gejala atau tanda bintitan secara umum, meliputi benjolan merah di kelopak mata, nyeri, pembengkakan, dan mata berair. Nah, beberapa penyebab yang mungkin akan menyebabkan bintitan, di antaranya sebagai berikut:

Menyentuh atau menggosok mata

Memiliki kebiasan sering menyentuh atau menggosok mata dengan tangan yang belum dicuci bisa menyebabkan bakteri ditransfer. Penyebab utama bintitan adalah infeksi bakteri Staphylococcus yang jika berpindah ke mata dapat mengakibatkan peradangan.

Untuk menghindari perpindahan bakteri ini, cucilah tangan sebelum menyentuh area wajah terutama mata. Mata menjadi salah satu organ paling penting sehingga jika terinfeksi maka bisa menyebabkan masalah lebih serius seperti kebutaan.

Penggunaan kontak lensa

Menggunakan kontak lensa terutama bagi orang yang memiliki masalah pada penglihatan memanglah sangat penting. Namun, sebelum menggunakannya, pastikan jika kontak lensa sudah didesinfeksi sepenuhnya.

Sebelum menggunakan kontak lensa, cuci tangan terlebih dahulu agar bakteri tidak berpindah dan masuk ke dalam. Sebagai pengguna kontak lensa, penting juga untuk memperhatikan perawatannya dan jangan terlalu lama dipakai karena bisa mengakibatkan iritasi pada mata.

Memakai kosmetik semalaman

Bintitan dapat pula terjadi akibat penggunaan kosmetik terutama di bagian mata sepanjang malam. Kosmetik biasanya mengandung bahan kimia sehingga pemakaian sepanjang malam sangat tidak disarankan karena bisa menyebabkan masalah pada mata, termasuk bintitan.

Tak hanya itu, perhatikan juga tanggal kadaluarsa produk kosmetik sebelum menggunakannya. Kosmetik yang sudah lama atau lewat tanggal kadaluarsa tidak dianjurkan untuk dipakai lagi karena bisa saja mengandung berbagai bakteri membahayakan.

Peradangan pada mata

Peradangan kronis di sepanjang tepi kelopak mata atau blepharitis  termasuk salah satu penyebab bintitan. Peradangan ini akan menyebabkan mata mengalami iritasi sehingga muncul rasa gatal dan kemerahan.

Selain itu, penyebab bintitan lainnya bisa dikarenakan adanya kondisi kulit yang ditandai dengan kemarahan atau disebut juga sebagai rosacea. Segera beritahu dokter jika mengalami masalah ini untuk mendapatkan perawatan yang tepat. 

Penyumbatan pembukaan kelenjar

Bintitan dapat diakibatkan karena adanya penyumbatan pembukaan kelenjar oleh jaringan parut. Biasanya, hal ini akan terjadi setelah mata mengalami infeksi, menderita luka bakar, hingga trauma.

Zat asing seperti riasan pada wajah atau mata serta debu dapat dengan mudah masuk sehingga menyumbat lubang kelenjar. Untuk itu, jika mata sedang mengalami infeksi hentikan dulu pemakaian riasan wajah dan gunakan kacamata untuk melindungi mata ketika ke luar rumah.

Baca juga: Para Vegetarian, Ini Pilihan Sumber Protein yang Bukan dari Daging

Pencegahan terhadap bintitan yang bisa dilakukan

Bintitan bisa dihindari dengan melakukan beberapa macam tindak pencegahan. Pencegahan ini bisa dimulai dari mengganti kebiasaan buruk yang sering dilakukan. Nah, berikut berbagai tindak pencegahan yang bisa dilakukan terhadap masalah bintitan.

  • Rutin cuci tangan. Biasakan untuk rutin cuci tangan menggunakan air bersih dan sabun atau pakailah pembersih tangan berbasis alkohol.
  • Jauhkan tangan dari mata. Jangan terlalu sering menyentuh mata terutama jika tangan masih dalam keadaan kotor atau belum dicuci.
  • Hindari penggunaan kosmetik bergantian. Jauhkan juga kebiasaan memakai riasan mata secara bergantian dan jangan menggunakan kosmetik sepanjang malam.
  • Pastikan kontak lensa bersih. Cucilah tangan sebelum memegang kontak lensa dan ikuti saran dokter ketika ingin mendisinfeksinya.

Untuk membantu mengurangi benjolan akibat bintitan, kompres area yang terinfeksi dengan air hangat secara teratur. Lakukan juga pemeriksaan dengan dokter jika munculnya bintitan disebabkan oleh peradangan.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Healthline (2019), diakses 23 Juni 2020. What Causes a Stye?
  2. Mayo Clinic (2018), diakses 23 Juni 2020. Sty
  3. Medicinenet.com, diakses 23 Juni 2020. Sty (Definition, Causes, Pictures, and Treatment)
    register-docotr