Kamus Penyakit

Kaki Gajah

November 24, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
no-image

Penyakit kaki gajah atau lymphatic filariasis mengganggu sistem limfatik dan dapat berujung pada pembesaran abnormal salah satu bagian tubuh. Kondisi ini menyebabkan nyeri, kesulitan bergerak yang parah dan stigma sosial bagi penderitanya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut ada 893 juta orang di 49 negara di seluruh dunia masih mengalami kaki gajah dan membutuhkan kemoterapi untuk menghentikan penyebaran infeksi parasit ini.

Apa itu penyakit kaki gajah?

Kaki gajah adalah penyakit yang disebabkan oleh cacing parasit dan menyebar dari orang ke orang melalui nyamuk. Meskipun namanya kaki gajah, namun pembengkakan yang terjadi karena penyakit ini tidak hanya di kaki, melainkan juga bisa di skrotum dan dada.

Kaki gajah merupakan neglected tropical disease (NTD). Sesuai nama itu, penyakit ini lebih banyak ditemukan di area tropis dan subtropis di seluruh dunia, termasuk Afrika dan Asia Tenggara.

Apa penyebab kaki gajah?

Penyakit kaki gajah disebabkan oleh cacing parasit yang menyebar melalui nyamuk. Ada tiga tipe cacing yang dapat menyebabkan penyakit ini, yaitu:

  • Wuchereria bancrofti
  • Brugia malayi
  • Brugia timori

Cacing-cacing ini akan mengganggu sistem limfatik di dalam tubuh. Sistem ini bertanggung jawab dalam membuang sampah dan racun dari dalam tubuh.

Oleh karena itu, ketika sistem ini tersumbat, maka sampah dan racun tidak terbuang dengan semestinya. Kondisi ini membuat cairan limfatik meluap dan menyebabkan pembengkakan.

Siapa saja yang lebih berisiko terkena kaki gajah?

Penyakit kaki gajah dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia dan jenis kelamin. Lymphatic filariasis paling umum terjadi di daerah tropis dan subtropis, seperti:

  • Afrika
  • Asia Tenggara
  • India
  • Amerika Selatan

Faktor risiko umum penyakit ini di antaranya adalah:

  • Tinggal di wilayah tropis dan subtropis dalam waktu yang lama
  • Paparan nyamuk yang tinggi
  • Tinggal di wilayah yang tidak sehat

Kaki gajah menyerang sistem imun. Oleh karena itu, jika kamu memiliki masalah ini, kamu berisiko tinggi mengalami infeksi tambahan.

Apa gejala dan ciri-ciri kaki gajah?

Gejala paling umum dari penyakit kaki gajah adalah pembengkakan bagian tubuh tertentu. Biasanya pembengkakan bisa terjadi di:

  • Kaki
  • Area kelamin
  • Dada
  • Lengan

Bagian tubuh yang paling sering terdampak oleh penyakit ini adalah kaki. Itu sebabnya disebut penyakit kaki gajah.

Pembengkakan bagian tubuh yang terjadi ini dapat menyebabkan nyeri dan gangguan mobilitas. Selain itu, kulit yang terdampak bisa menjadi:

  • Kering
  • Membisul
  • Menebal
  • Terlihat lebih gelap daripada biasanya
  • Berbintik-bintik

 Beberapa orang merasakan gejala tambahan seperti demam dan menggigil. 

Apa saja komplikasi yang mungkin terjadi akibat kaki gajah?

Komplikasi paling umum dari penyakit ini adalah disabilitas yang disebabkan pembengkakan yang parah dan pembesaran pada di salah satu bagian tubuh.

Rasa nyeri dan bengkak yang timbul dapat membuat kamu sulit melakukan aktivitas normal atau bekerja. Sebagai tambahan, infeksi sekunder juga merupakan masalah umum yang bisa terjadi karena penyakit ini.

Bagaimana cara mengatasi dan mengobati kaki gajah?

Ada dua cara untuk mengatasi penyakit kaki gajah, yaitu dengan:

Perawatan kaki gajah di dokter

Dokter bisa meresepkan beberapa obat untuk kamu konsumsi saat kamu terkena penyakit ini. Pada beberapa kasus, operasi dibutuhkan untuk menyingkirkan jaringan limfatik yang rusak atau melegakan tekanan di area tertentu, seperti di skrotum.

Dokter juga bisa membalut kaki atau tangan kamu agar tidak terjadi pembengkakan lebih lanjut. Selain itu, dokter dapat mengarahkan kamu untuk melakukan olahraga rutin untuk meningkatkan sistem limfatik.

Cara mengatasi kaki gajah secara alami di rumah

Beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi penyakit ini di rumah adalah dengan cara sebagai berikut:

  • Mencuci kulit yang bengkak dengan lembut setiap hari menggunakan sabun dan air
  • Melembapkan kulit yang terinfeksi
  • Mengangkat kaki dan tangan yang yang bengkak untuk meningkatkan aliran cairan

Apa saja obat kaki gajah yang biasa digunakan?

Obat yang dipakai untuk mengatasi penyakit ini adalah sebagai berikut:

Obat kaki gajah di apotek

Obat-obatan berikut ini dapat menghentikan penyebaran penyakit ini tapi tidak membunuh dengan sempurna parasit yang menyebabkan infeksi. Obat antiparasit yang dapat diresepkan dokter antara lain:

  • Diethylcarbamazine (DEC)
  • Ivermectin (Mectizan)
  • Albendazole (Albenza)
  • Doxycycline

Obat-obatan yang biasanya dipakai untuk mengatasi gejala yang timbul antara lain:

  • Antihistamine
  • Analgesik
  • Antibiotik

Obat kaki gajah alami

Beberapa bahan herbal atau alami ini bisa kamu pakai untuk mengobati kaki gajah:

  • Akar kembang telang
  • Horse gram
  • Jahe
  • Gaharu
  • Daun bacopa monnieri

Apa saja makanan dan pantangan untuk penderita kaki gajah?

Saat terkena penyakit ini, kamu harus menghindari makanan yang banyak lemak dan pedas. Sementara makanan yang baik untuk dikonsumsi di antaranya adalah:

  • Makanan rendah lemak, tinggi protein
  • Asupan air yang cukup
  • Probiotik
  • Oregano
  • Vitamin C

Bagaimana cara mencegah kaki gajah?

Cara terbaik untuk mencegah penyakit kaki gajah adalah dengan menghindari gigitan nyamuk. Indonesia masuk dalam negara tropis, maka sebaiknya kamu:

  • Tidur menggunakan kelambu atau jaring nyamuk
  • Menutupi kulit dengan pakaian lengan panjang
  • Menggunakan pengusir serangga

Itu dia serba-serbi penyakit kaki gajah yang perlu kamu pahami. Selalu gunakan pendekatan pencegahan ketimbang mengobati, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline, diakses 14 November 2020. What Is Elephantiasis?
  2. WHO, diakses 14 November 2020. Lymphatic filariasis
  3. MedicalNewsToday, diakses 14 November 2020. Can you treat elephantiasis?
  4. Herbpathy, diakses 14 November 2020. Herbal Treatment for Elephantiasis
  5. Mtatva, diakses 14 November 2020. Elephantiasis: Treatment, Diet and Home Remedies
    Berita Terkait
    register-docotr