Kamus Penyakit

Batuk Mengeluarkan Darah Jangan Disepelekan, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

June 27, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Batuk berdarah dapat menjadi salah satu pertanda serius yang terjadi pada tubuh. Batuk yang disertai dengan darah ini tidak boleh disepelekan, kamu harus selalu mewaspadai hal ini. Kondisi ini tidak terjadi begitu saja dan dapat disebabkan oleh beberapa hal. Apa saja penyebab batuk berdarah?  

Hemoptisis atau yang lebih dikenal sebagai batuk berdarah merupakan keluarnya dahak yang disertai dengan darah dari saluran pernapasan. Kondisi ini tejadi ketika pembuluh darah kecil yang melapisi saluran udara paru rusak.

Baca Juga: Mudah dan Alami, Begini 8 Cara Menurunkan Kadar Kolesterol

Berbagai kondisi penyebab batuk berdarah

Darah dalam dahak sendiri merupakan kejadian umum pada banyak kondisi pernapasan ringan, termasuk infeksi saluran pernapasan, bronkitis, serta asma.

Kondisi ini bisa sangat mengkhawatirkan jika darah yang terdapat pada dahak atau lendir muncul dalam jumlah besar dan kamu lebih sering mengalaminya.

Ada beberapa kondisi yang menjadi pencetus utama munculnya kondisi ini. Berikut adalah penyebab batuk berdarah yang dilansir dari Medical News Today.

Penyebab batuk berdarah akibat bronkitis

Bronkitis kronis seringkali menjadi penyebab terjadinya batuk berdarah. Kondisi ini melibatkan peradangan saluran udara yang persisten atau berulang, bersamaan dengan batuk dan produksi dahak.

Terjadinya batuk berdarah akibat dari bronkitis jarang mengancam jiwa, akan tetapi sebaiknya jika kamu mengalami kondisi ini segeralah periksakan diri ke dokter agar kondisi tersebut tidak semakin serius.

Kondisi bronkiektasis

penyebab batu berdarah
Bronkitis bisa menyebabkan batuk berdarah. Foto: https://toolkit.severeasthma.org.au

Bronkiektasis merupakan kondisi paru-paru yang menyebabkan batuk lendir karena jaringan parut pada bronkus, atau saluran yang membiarkan udara masuk ke paru paru. Kondisi ini menggambarkan pembesaran permanen bagian-bagian saluran udara dan paru-paru.

Batuk berdarah yang terjadi pada kondisi ini sering diikuti dengan infeksi, sesak napas, dan mengi.

Batuk berkepanjangan

Tak hanya disebabkan oleh penyakit paru-paru saja, batuk berdarah juga dapat disebabkan oleh batuk yang berkepanjangan. Batuk yang terjadi dalam kurun waktu yang lama dapat mengiritasi saluran pernapasan bagian atas dan merobek pembuluh darah.

Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)

PPOK merupakan obstruksi (penyumbatan) permanen aliran darah dari paru-paru. Penyakit ini bisanya menyebabkan penderitanya kesulitan untuk bernapas, batuk, memproduksi dahak, serta mengi.

Penyakit pneumonia

Pneumonia dan infeksi paru-paru lainnya dapat menyebabkan dahak berdarah. Penyakit ini ditandai oleh radang jaringan paru-paru, biasanya terjadi karena infeksi bakteri.

Seseorang yang menderita penyakit ini cenderung mengalami nyeri dada saat bernapas atau batuk, kelelahan, demam, berkeringat, serta meriang. Jika yang mengalami penyakit ini adalah lansia, mereka biasanya juga dapat mengalami kebingungan.

Penyebab batuk berdarah akibat edema paru

Edema paru dideskripsikan adanya cairan di paru-paru. Kondisi ini merupakan kondisi umum pada orang yang menderita penyakit jantung.

Edema paru dapat menyebabkan dahak berwarna merah muda serta berbuih, dan bahkan sesak napas yang parah. Tak hanya itu saja, terkadang kondisi ini juga menyebabkan nyeri dada.

Kanker paru-paru

Seseorang lebih mungkin menderita kanker paru-paru jika mereka berusia lebih dari 40 tahun dan merokok. Ini dapat menyebabkan batuk yang tidak kunjung hilang, sesak napas, nyeri dada, dan terkadang sakit tulang atau sakit kepala.

Baca juga: Kanker Paru-paru: Ketahui Penyebab dan Cara Pencegahannya

Penyakit tuberkulosis (TBC)

Tuberkulosis merupakan infeksi menular yang biasanya menyerang paru-paru. Bakteri adalah penyebab utama infeksi paru-paru yang termasuk parah ini.

Tuberkulosis dapat menyebabkan penderitanya demam, berkeringat, nyeri dada, nyeri saat bernapas atau batuk, dan batuk yang tidak kunjung sembuh.

Katup jantung yang menyempit

Penyempitan katup mitral jantung, yang disebut stenosis katup mitral, dapat menyebabkan sesak napas, terutama saat melakukan aktivitas berat atau berbaring. Gejala lainnya adalah kaki bengkak, jantung berdebar-debar, atau bahkan kelelahan.

Penyebab batuk berdarah akibat cedera serius

Tak hanya disebabkan oleh suatu penyakit tertentu saja, batuk berdarah juga dapat disebabkan akibat cedera serius yang pernah menimpa kamu. Trauma yang terjadi pada dada dapat menyebabkan darah muncul di dahak.

Kapan sebaiknya memeriksakan diri ke dokter?

Batuk berdarah memang dapat disebabkan oleh beberapa kondisi. Sebaiknya segeralah hubungi dokter jika batuk mengeluarkan banyak darah, atau kondisi ini lebih sering terjadi.

Kamu juga dapat memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala seperti:

  • Kehilangan nafsu makan
  • Kehilangan berat badan
  • Munculnya darah dalam urine atau feses
  • Nyeri dada, pusing, demam, atau sensitif terhadap cahaya
  • Nafas pendek yang semakin memburuk

Jika darah yang keluar berwarna gelap dan muncul dengan potongan makanan, segeralah pergi ke rumah sakit karena hal ini dapat menunjukkan kondisi serius yang terjadi pada saluran pencernaan.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Cleveland Clinic (2019). Diakses pada 22 Juni 2020. Bronchiectasis 

Mayo Clinic (2018). Diakses pada 22 Juni 2020. Coughing Up Blood 

Medical News Today (2020). Diakses pada 22 Juni 2020. What Causes Blood In Sputum?

Webmd (2019). Diakses pada 22 Juni 2020. Coughing Up Blood (Hemoptysis) 

Webmd (2019). Diakses pada 22 Juni 2020. Tuberculosis (TB) 

    register-docotr