Kamus Penyakit

Patut Diwaspadai, Ini 4 Benjolan di Payudara yang Tergolong Berbahaya

June 27, 2020 | Muhammad Hanif S. | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Benjolan di payudara tak boleh dianggap enteng. Menurut Kementerian Kesehatan, munculnya benjolan bisa menjadi tanda adanya kanker. Selain kanker, masih ada jenis lain dari benjolan di payudara yang berbahaya.

Lalu, apa saja benjolan yang bisa menimbulkan dampak serius? Bagaimana cara mengenalinya? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Sekilas tentang benjolan di payudara

Benjolan di payudara adalah kondisi yang umum dialami oleh banyak wanita. Keadaan ini disebabkan oleh tumbuhnya jaringan yang ada di dalam payudara itu sendiri. Seringkali, benjolan ini membuat ketakutan dan cemas berlebih.

Mengutip Mayo Clinic, sebagian besar benjolan di payudara tidak berbahaya. Tapi, tetap penting untuk memeriksakannya ke dokter. Pembiaran dan penanganan yang tidak tepat bisa memperburuk kondisinya, dan membuat benjolan tersebut menjadi berbahaya.

Baca juga: Jangan Keliru, Kenali Ciri-ciri Kanker Payudara Berdasarkan Stadiumnya

Benjolan di payudara yang berbahaya

Benjolan di payudara bisa disebabkan oleh banyak hal, misalnya timbunan lemak dan perubahan hormon dalam tubuh. Namun, beberapa benjolan yang bisa menyebabkan dampak serius adalah:

1. Kanker payudara

benjolan di payudara yang berbahaya
Lokasi benjolan di payudara yang disebabkan oleh kanker. Sumber foto: shutterstock.

Ini merupakan penyakit yang ditandai dengan munculnya benjolan di payudara. Kanker jenis ini memiliki risiko kematian, jika tidak mendapat penanganan yang tepat. Benjolan dengan ukuran kecil seperti kacang biasanya muncul di area sekitar puting hingga ketiak.

Ukuran benjolan yang kecil membuat sebagian besar wanita tak sadar jika ada bahaya yang sedang mengintai. Pada tahap awal, mungkin benjolan tersebut nampak seperti biasa tanpa disertai rasa nyeri.

Tapi dalam kondisi lanjut, rasa sakit tak tertahankan bisa muncul secara tiba-tiba. Jika keadaan ini sudah terjadi, tak perlu ragu untuk segera mendatangi dokter. Deteksi dini sangat penting, agar penanganannya bisa lebih maksimal dan mencegah memburuknya keadaan.

Benjolan pada kanker payudara biasanya disertai dengan gejala-gejala lain, seperti:

  • Perubahan ukuran serta bentuk payudara
  • Muncul cairan bening pada puting
  • Perubahan warna pada kulit payudara
  • Rasa sakit muncul di area puting

2. Tumor payudara

Benjolan di payudara yang berbahaya selanjutnya adalah tumor. Gejala paling umum dari kondisi ini adalah tekstur benjolan yang lebih keras dari biasanya. Benjolan ini lebih sering muncul di bagian atas payudara.

Ada dua kemungkinan dari munculnya tumor di payudara. Pertama, tumor bersifat jinak, tidak membahayakan tubuh. Kedua, tumor ganas yang bisa berubah menjadi kanker. Istilah tumor sendiri sering disebut sebagai prakanker.

Tumor prakanker bisa berbahaya jika tidak segera mendapat penanganan. Sebab, jaringan baru yang tercipta bisa menjadi tempat bersarangnya sel-sel jahat pemicu penyakit mematikan tersebut. Mammografi perlu dilakukan untuk deteksi benjolan itu.

Tumor jinak biasanya tidak akan mengalami perubahan ukuran signifikan. Berbeda dengan tumor prakanker, bisa membesar dan menjalar ke jaringan lain. Biopsi atau pengangkatan jaringan terdampak akan dilakukan jika benjolan tersebut adalah tumor ganas.

3. Kista

Benjolan di payudara bisa muncul akibat adanya kista, yaitu kantung cairan di bawah kulit yang jika disentuh akan terasa kenyal. Ukuran dari kista bisa beragam, mulai dari dua hingga lima sentimeter.

Bahaya dari kista tidak seperti kanker. Jika kanker bisa mematikan, kista payudara dapat menghasilkan rasa nyeri luar biasa. Rasa sakit ini bertambah parah saat kantung cairan tersebut pecah.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memeriksakan diri ke dokter saat sudah merasakan gejalanya. Mengutip Medical News Today, belum jelas apa yang bisa memicu munculnya kista di payudara. Tapi, kantung cairan itu dapat berkembang sebagai respons terhadap ketidakseimbangan hormon.

Baca juga: Payudara Sakit saat Ditekan? Mungkin Ini Penyebabnya

4. Benjolan akibat LCIS

Benjolan di payudara bisa disebabkan oleh karsinoma lobular in situ (LCIS). Menurut American Cancer Society, benjolan akibat LCIS dipicu oleh perkembangan sel-sel menyerupai kanker pada lapisan kelenjar penghasil susu. Oleh karena itu, biasanya benjolan ini muncul di sekitar puting.

Keadaan tersebut bisa berubah menjadi kanker, jika terlambat ditangani. Bahkan, tak jarang yang menganggap kondisi ini sebagai stadium awal dari kanker payudara.  Wanita yang mengalami pertumbuhan sel ini sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan dini ke rumah sakit.

Prosedur bedah mungkin diperlukan untuk proses biopsi, yaitu pengangkatan jaringan yang terdampak.

Nah, itulah ulasan tentang empat benjolan di payudara yang berbahaya. Deteksi dini merupakan langkah yang tepat untuk menghindari risiko lain yang serius.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Mayo Clinic, diakses 21 Juni 2020, Suspicious breast lumps.
  2. Medical News Today, diakses 21 Juni 2020,What are breast lumps?
  3. Story Brook Medicine, diakses 21 Juni 2020, Different Kinds of Breast Lumps.
  4. American Cancer Society, diakses 21 Juni 2020, Non-cancerous Breast Conditions.
  5. Genesisch.org, diakses 21 Juni 2020, Found a Lump When You Should Worry About Breast Cancer?

    register-docotr