Kamus Penyakit

Wajib Tahu, Ini Gejala Paru-Paru Basah dan Cara Pengobatannya

July 12, 2020 | Dhiamara Arradea
no-image

Mungkin kamu sebelumnya telah mengetahui penyakit paru-paru basah atau dalam bahasa ilmiah biasa disebut pneumonia. Tapi tahukah kamu seperti apa gejala paru-paru basah?

Ini penting diketahui guna meminimalkan perkembangan penyakit menjadi semakin parah. Yuk simak ulasannya berikut ini:

Apa itu penyakit paru-paru basah?

Paru-paru basah atau pneumonia merupakan infeksi paru-paru yang mungkin disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur.

Infeksi ini menyebabkan kantong udara paru-paru (alveoli) meradang dan terisi penuh cairan atau nanah sehingga kamu memiliki kemungkinan mengalami batuk berdahak atau nanah, demam, kedinginan, dan sulit bernapas.

Seberapa seriusnya penyakit ini dipengaruhi banyak fakor, di antaranya seperti jenis kuman yang menyebabkan infeksi paru-paru, usia, dan kesehatannya secara keseluruhan.

Gejala paru-paru basah

Gejala dari paru-paru basah atau pneumonia bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Perbedaan gejala bergantung pada faktor-faktor lain, misalnya seperti jenis kuman penyebab infeksi, usia serta kesehatan secara keseluruhan.

Tanda dan gejala dari penyakit ini ringan, seringkali mirip dengan gejala flu atau pilek, tetapi mereka bertahan lebih lama. Dilansir Mayo Clinic, berikut tanda dan gejala dari paru-paru basah:

  • Nyeri dada saat bernapas atau batuk
  • Pada orang dewasa usia 65 dan lebih tua umumnya akan mengalami kebingungan atau perubahan kesadaran mental
  • Batuk berdahak
  • Kelelahan
  • Demam, berkeringat dan menggigil kedinginan
  • Orang dewasa yang berusia lebih dari 65 tahun dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, umumnya memiliki suhu tubuh lebih rendah dari suhu tubuh normal
  • Mual, muntah atau diare
  • Sesak napas

Untuk bayi baru lahir dan bayi mungkin tidak akan menunjukkan tanda-tanda infeksi. Adapun gejala yang mungkin ditunjukan seperti:

  • Muntah
  • Demam dan batuk
  • Tampak gelisah atau lelah dan tanpa energi
  • Mengalami kesulitan bernapas
  • Tidak nafsu makan

Faktor risiko paru-paru basah

Siapa pun dapat terkena penyakit ini, namun untuk kelompok tertentu memiliki risiko lebih tinggi. Berikut adalah kelompok-kelompok yang dapat terkena paru-paru basah:

  • Bayi sejak lahir hingga 2 tahun
  • Orang berusia 65 tahun ke atas
  • Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah karena penyakit atau penggunaan obat-obatan
  • Orang dengan kondisi medis kronis tertentu
  • Orang yang baru saja mengalami infeksi pernapasan
  • Orang yang merokok, menggunakan obat-obatan jenis tertentu, atau minum alkohol dalam jumlah banyak
  • Orang yang pernah terpapar iritasi paru-paru

Pengobatan dan penanganan paru-paru basah

Cara pengobatan atau perawatan kamu untuk penyakit paru-paru basah ini bergantung dari jenis pneumonia apa yang kamu miliki dan seberapa parah serta kesehatan umum kamu. Beberapa pilihan pengobatannya yakni:

  • Obat resep: obat resep yang diberikan oleh dokter tentunya membantu kamu daam mengobati. Resep yang diberikan pun tentunya akan disesuaikan dengan jenis penyakit yang dialami
  • Perawatan di rumah: untuk menghilangkan rasa sakit dan demam. Dokter juga dapat merekomendasikan obat bebas (OTC) sesuai dengan kebutuhan
  • Rawat inap: jika kamu mengalami gejala yang parah atau memiliki masalah kesehatan lainnya, ada baiknya kamu memerlukan perawatan rumah sakit. Dokter tentunya akan melacak detak jantung, suhu tubuh, pernapasan serta berbagai kondisi medis lainnya

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Lung.org (2020) diakses 8 Juli 2020. Learn About Pneumonia
  2. Mayoclinic.org (2020) diakses 8 Juli 2020. Pneumonia
  3. Healthline.com (2019) diakses 8 Juli 2020. Everything You Need to Know About Pneumonia
    Berita Terkait
    register-docotr