Kamus Penyakit

Seringkali Diabaikan, Inilah Ciri-Ciri Kurang Darah yang Wajib Kamu Ketahui

July 9, 2020 | Felicia Elfriestha | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Jika kamu sering merasa lelah dan pusing tiba-tiba bisa jadi kamu menderita kurang darah. Agar tidak terlambat mengetahuinya, berikut ciri-ciri kurang darah yang seringkali disepelekan.

Ciri-ciri kurang darah secara umum

Kurang darah atau biasa yang disebut dengan anemia harus segera ditangani agar tidak semakin parah. Berikut adalah ciri-ciri kurang darah yang harus dipahami, antara lain:

Cepat lelah

Cepat lelah merupakan ciri-ciri kurang darah yang paling umum terjadi apabila tubuh mengalami kurang darah.

Hal ini karena sel darah merah tidak dapat menyalurkan darah ke seluruh tubuh secara maksimal, namun kekurangan darah tidak bisa hanya dipastikan dengan mudah lelah, karena kelelahan bisa terjadi karena banyak faktor.

Sering pusing

Biasanya kamu akan merasakan sensasi pusing seperti terasa berputar yang muncul tiba-tiba bisa menjadi gejala anemia. Penyebabnya pun sama, yaitu karena tubuh kekurangan persediaan hemoglobin.

Karena menurunnya jumlah sel darah yang ada akan mengakibatkan jumlah oksigen yang mengalir pada tubuh berkurang dan mengganggu fungsi organ-organ tubuh.

Kulit pucat

Hal ini terjadi ketika tubuh tidak mendapatkan konsumsi oksigen yang cukup, dapat menyebabkan kulit berubah menjadi pucat, kulit yang sering terdampak tidak hanya pada wajah. Biasanya sering terjadi pada tangan, kelopak mata bagian bawah dan lidah.

Sesak napas

Kurangnya kadar hemoglobin di dalam darah mengakibatkan pasokan oksigen ke seluruh tubuh. Kondisi ini membuat otot tak mendapat cukup oksigen untuk bisa melakukan aktivitas normal sehari-hari, seperti berjalan, naik turun tangga, hingga saat berolahraga ringan.

Detak jantung berdebar

Ketika orang mengalami anemia, jantung dapat berdetak lebih cepat dan kencang dari biasanya karena tubuh kekurangan hemoglobin. Minimnya sediaan hemoglobin kemudian membuat jantung harus bekerja ekstra keras untuk mengalirkan darah beroksigen.

Sulit berkonsentrasi

Kurangnya hemoglobin tidak hanya memengaruhi produksi sel darah merah dan pengiriman oksigen ke organ tubuh, otot, dan jaringan tubuh saja.

Jika hemoglobin yang kurang dapat memengaruhi suasana hati, tingkat energi, dan kemampuan dalam berkonsentrasi dan membuat keputusan.

Tangan dan kaki menjadi dingin

Hal ini terjadi karena ketika mengalami anemia defisiensi zat besi dapat membuat tangan dan kaki terasa dingin. Hal ini disebabkan karena minimnya suplai oksigen yang dialirkan dari jantung menuju kedua bagian tersebut.

Kram kaki

Kram kaki biasanya terjadi ketika kamu sedang melakukan aktivitas fisik. Jika terjadi pada seseorang yang mengalami anemia ringan, gejala ini sering kali dianggap biasa, karena merasa masih bisa berjalan, berlari, atau berdiri dalam waktu lama.

Ciri-ciri kurang darah berdasarkan jenisnya

Selain ciri-ciri kurang darah secara umum, adapun anemia berdasarkan jenisnya, antara lain:

Ciri-ciri anemia defisiensi zat besi

  • Mengidam hal yang aneh atau zat-zat yang tidak bergizi, misalnya kertas, es, dan debu. Kondisi ini disebut dengan gangguan makan pica.
  • Kuku tumbuh melengkung ke atas atau koilonychias.
  • Merasakan nyeri di mulut akibat ujung bibir yang pecah-pecah.

Ciri-ciri anemia defisiensi vitamin B12

  • Sakit perut.
  • Konstipasi.
  • Muntah-muntah.
  • Muncul garis hitam kebiruan di gusi.

Ciri-ciri anemia defisiensi asam folat

  • Gangguan pencernaan seperti diare.
  • Kulit wajah menjadi pucat.
  • Permukaan lidah halus dan bintil-bintil lidah hilang.
  • Mati rasa pada bagian tubuh tertentu.
  • Sulit untuk berjalan dengan baik seperti sering goyah, atau mudah jatuh.
  • Otot lengan dan kaki sering kaku atau kesemutan.
  • Lebih sensitif seperti gampang marah.

Ciri-ciri anemia sel sabit

  • Sering merasa kelelahan.
  • Mudah terserang infeksi.
  • Hambatan pertumbuhan pada anak-anak
  • Nyeri sendi yang parah.

Ciri-ciri anemia karena kerusakan sel darah merah

  • Merasakan sakit perut.
  • Urine berwarna merah atau cokelat.
  • Kulit menjadi kuning (jaundice).
  • Timbul memar di kulit.
  • Mengalami kejang-kejang.
  • Muncul gejala gagal ginjal.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. healthline.com (2020) diakses 3 Juli 2020. Iron Deficiency Anemia. 3 Juli 2020 pukul 10.00.
  2. mayoclinic.org (2019) diakses 3 Juli 2020. Anemia. 3 Juli 2020 pukul 10.30.
    register-docotr