Vertigo Ganggu Aktivitas? Tenang, Atasi dengan Obat Berikut Ini

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Pernahkah kamu merasakan lingkungan di sekitarmu berputar bahkan sampai membuatmu kehilangan keseimbangan? Jika kamu pernah mengalaminya ini disebut sebagai vertigo. Untuk mengobatinya, kamu dapat mengonsumsi obat vertigo.

Serangan vertigo dapat terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung dalam beberapa detik, atau mungkin dapat berlangsung lebih lama. Jika kamu mengalami vertigo parah, gejalanya dapat terjadi terus menerus dan dapat bertahan selama berhari-hari.

Tak perlu khawatir, karena ada obat vertigo alami dan kimiawi yang bisa kamu konsumsi untuk mengatasi kondisi ini. Yuk simak informasinya berikut ini.

Baca juga: Kenali Penyebab Vertigo yang Bisa Membahayakan Kesehatan Tubuh

Obat vertigo alami

Untuk mengobati kondisi ini, kamu dapat mencoba mengonsumsi obat vertigo alami. Obat vertigo alami termasuk obat-obatan yang aman karena terbuat dari bahan-bahan alami.

Dilansir dari Medical News Today, berikut adalah obat alami atau herbal yang dapat mengobati vertigo.

Gingko biloba

Gingko biloba merupakan ramuan cina yang dikenal untuk mengatasi gejala vertigo. Ini bekerja dengan mengatur aliran darah ke otak untuk meredakan pusing dan menyeimbangkan masalah.

Teh jahe

Penelitian yang diterbitkan di Journal of Acupuncture and Tuina Science menemukan bahwa akar jahe dapat mengurangi efek dari vertigo lebih baik dibandingkan dengan gerakan manual, misalnya saja Epley maneuver.

Akar jahe dapat direndam dalam secangkir air mendidih selama 5 menit. Madu dapat membantu untuk membuat rasa yang lebih manis. Meminum teh jahe dua kali sehari dapat membantu mengurangi pusing, mual, serta gejala lain dari vertigo.

Almond

Siapa sangka bahwa kacang almond juga dapat mengatasi vertigo. Almond kaya akan kandungan vitamin A, B, dan  E. Mengonsumsi segenggam almond setiap hari dapat membantu mengatasi gejala vertigo.

Cuka sari apel dan madu

Baik cuka sari apel maupun madu dipercaya memiliki sifat kuratif untuk meringankan aliran darah ke otak. Tak hanya itu saja, mengonsumsi madu dan cuka sari apel juga dapat mengobati gejala vertigo.

Obat vertigo secara medis

Jika dirasa bahwa pengobatan vertigo secara alami tidak membantu untuk mengurangi gejala vertigo, kamu dapat memilih untuk mengonsumsi obat-obatan vertigo yang diolah secara medis.

Namun yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi obat vertigo , sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter, karena mungkin saja dapat menimbulkan efek samping tertentu.

Berikut adalah obat vertigo kimiawi seperti dilansir dari Neuro Equilibrium.

Benzodiazepine

Benzodiazepine adalah obat yang dapat mengatasi kondisi vertigo, termasuk juga Clonazepam, Diazepam, dan Lorazepam. Obat ini bekerja melalui sistem saraf pusat dengan menekan respons vestibular.

Betahistine

Betahistine merupakan analog histamin yang bertindak sebagai agonis H1  yang lemah dan antagonis reseptor H3 yang kuat.

Obat ini tersedia dalam dua bentuk, yakni betahistine hidroklorida dan betahistine mesilat. Ini dapat mengobati penyakit meniere yang dapat menimbulkan gejala vertigo pada penderitanya.

Cinnarizine

Cinnarizine merupakan antihistamin dan blocker saluran kalsium yang bertindak dengan mengurangi iritabilitas reseptor telinga bagian dalam, membantu mengurangi ketidakcocokan sensorik, mencegah penyempitan pembuluh darah.

Tak hanya itu saja, obat ini juga dapat meningkatkan kinerja sel darah merah untuk meningkatkan pasokan darah ke organ akhir. Obat ini efektif untuk mengatasi vertigo akut dan juga dapat menekan pusat muntah di sistem saraf pusat.

Dimenhydrinate

Dimenhydrinate merupakan antihistamin yang tersedia di pasaran. Ini merupakan obat yang efektif untuk mengontrol mual dan muntah yang dikaitkan dengan vertigo.

Ini hanya dapat digunakan pada gejala yang akut. Efek samping yang dapat ditimbulkan oleh obat ini adalah mulut terasa kering dan kantuk.

Piracetam

Piracetam merupakan agen nootropik yang merupakan turunan dari neurotransmitter gamma-amino butric acid (GABA). Obat ini dapat meningkatkan neuroplastisitas dan memeberikan efek neuroprotektif.

Obat ini dapat mengurangi adhesi (gaya tarik menarik antara partikel yang tidak sejenis) dari sel-sel darah, mencegah kejang pembuluh darah yang lebih kecil serta meningkatkan sirkulasi mikro. Tak hanya itu, obat ini juga diklaim dapat meningkatkan kognisi seseorang.

Berbagai obat vertigo baik alami maupun kimiawi yang sudah disebutkan di atas dapat kamu konsumsi jika diperlukan. Namun, jika vertigo tidak kunjung sembuh, sebaiknya segeralah berkonsultasi dan periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih tepat.

Kamu juga dapat berkonsultasi terkait dengan masalah ini melalui Aplikasi Grab Health. Download aplikasinya sekarang atau klik di sini.

Medical News Today (2020). Diakses pada 23 Juni 2020. What Are The Home Remedies for Vertigo?

Neuro Equilibrium. Diakses pada 23 Juni 2020. Drugs Used in Treatment of Vertigo 

NHS Inform (2020). Diakses pada 23 Juni 2020. Vertigo

Springer Link (2016). Diakses pada 23 Juni 2020. Clinical Observation on Ginger-Partitioned Moxibustion Plus Manual Repositioning for Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) 

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin