Kamus Penyakit

Patut Dicoba, Ini Cara Mencegah Stroke Paling Mudah

November 19, 2020 | Santi Andriani | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Ditulis oleh: Arini

Stroke sampai saat ini menjadi penyakit yang tinggi akan resiko kematian. Kalau dulu orang berumur saja yang dikaitkan dengan stroke, sekarang hampir semua usia bisa terserang stroke. Agar terhindar, bagaimana mencegah stroke yang paling mudah dan aman?

Gaya hidup modern kadang membuat sebagian orang lupa untuk melakukan gaya hidup sehat agar terhindar dari stroke. Ada cara mencegah stroke paling mudah yang bisa diikuti, tidak ada salahnya untuk mencobanya hari ini juga!

Baca Juga: Cara Ampuh Menjaga Kesehatan Mental Saat Menjalani Puasa di Musim Pandemi

Cara mencegah stroke di usia muda yang bisa kamu terapkan sekarang juga

Stroke seringkali dianggap sebagai kondisi yang menyerang lansia, akan tetapi siapa sangka stroke juga bisa menyerang usia muda.

Melansir dari Webmd, sebuah studi pada tahun 2011 yang diterbitkan di Annals of Neurology menemukan bahwa, jumlah pasien stroke yang dirawat di rumah sakit selama periode 12 tahun, dari tahun 1995 hingga 2008 telah meningkat sebanyak sepertiga.

Pada studi lain, yang diterbitkan pada tahun 2010 di jurnal Stroke, menemukan bahwa antara tahun 1988 hingga 2004, “serangan otak” meningkat 3 kali lipat pada wanita yang berusia antara 35 dan 54 tahun.

Dengan melihat hasil penelitian tersebut, sangat penting untuk melakukan pencegahan stroke sejak dini. Berikut ini adalah cara mencegah stroke di usia muda yang perlu kamu ketahui.

1. Rutin berolahraga 

Cara mencegah stroke di usia muda yang pertama adalah dengan berolahraga secara rutin, sehingga membuat kamu terhindar dari penyakit obesitas atau berat badan berlebih, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi.

Selain itu, berolahraga sebagai cara alami mencegah stroke juga dapat membuat jantung dan sistem peredaran darah kamu bekerja lebih efisien, sehingga menghasilkan kualitas kesehatan dan kebugaran tubuh yang lebih baik.

2. Hindari mengonsumsi minuman keras (beralkohol) 

Hal ini karena minuman keras termasuk jenis minuman dengan kandungan kalori yang tinggi. Sehingga apabila sering dikonsumsi akan membuat kamu lebih rentan terkena penyakit yang dapat memicu stroke, seperti hipertensi, kolesterol tinggi, dan diabetes.

3. Menjaga pola makan 

Cara mencegah stroke di usia muda selanjutnya adalah menjaga pola makan. Sebaiknya perbanyak konsumsi makanan yang kaya akan protein, serat, vitamin, dan lemak baik atau lemak tidak jenuh. Contohnya seperti, buah, sayur-sayuran, brokoli, daging rendah lemak, dan biji-bijian utuh. 

Selain itu, disarankan juga untuk menghindari konsumsi garam yang berlebih dan makanan yang mengandung lemak jenuh atau yang diolah dengan cara digoreng.

4. Hentikan kebiasaan merokok

Di samping tidak baik untuk kesehatan paru-paru, merokok juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke. Hal ini dikarenakan rokok dapat menyebabkan penggumpalan darah dan penyempitan pembuluh darah.

Baca Juga: Hidung Gatal Jangan Diremehkan, Bisa Jadi Kamu Kena Rhinitis Alergi

5. Jauhi narkoba

Cara mencegah stroke kamu juga harus menjauhi obat-obatan terlarang alias narkoba. Beberapa jenis narkoba diketahui dapat menyebabkan penyempitan arteri, sehingga membuat aliran darah sulit menuju ke otak dan memicu penyakit stroke. Contohnya seperti kokain dan methamphetamine.

Makanan pencegah stroke

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya bahwa, menjaga pola makan adalah salah satu cara untuk mencegah stroke.

Nah, berikut ini adalah daftar lengkap makanan pencegah stroke yang wajib untuk kamu ketahui.

1. Buah dan sayuran

Mengonsumsi buah dan sayuran adalah cara alami mencegah stroke yang mudah untuk dilakukan. Buah-buahan dan sayuran dapat membantumu untuk menjaga berat badan yang sehat sekaligus menjaga kesehatan jantung.

Tak hanya itu, makanan yang kaya akan kandungan gizi dan nutrisi ini juga merupakan makanan pencegah stroke.

Secara alami, buah dan sayuran rendah lemak dan kalori, tetapi kaya akan serat. Buah dan sayur juga mengandung nutrisi lain, seperti kalium, folat, vitamin A, serta vitamin C.

Daftar makanan yang tinggi akan kandungan kalium, di antaranya adalah:

  • Ubi jalar
  • Ubi putih
  • Pisang
  • Tomat
  • Buah plum
  • Kedelai

Makanan tersebut dapat membantumu menjaga tekanan darah. Selain itu, makanan yang kaya magnesium seperti bayam juga bisa menurunkan risiko stroke.

2. Ikan

Salmon, tuna albacore, trout, dan mackerel mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi sehingga dapat membantu untuk menjaga tekanan darah dan kolesterol, menjaga kesehatan jantung, serta mengurangi risiko stroke.

Melansir dari Geisinger, dalam studi analisis yang membahas mengenai kaitan antara ikan dengan risiko stroke, peneliti menemukan bahwa seseorang yang mengonsumsi dua porsi ikan per minggu dapat menurunkan risiko stroke sebanyak 6 persen.

3. Biji-bijian utuh

Whole grain atau biji-bijian utuh kaya akan kandungan serat, vitamin B seperti folat dan thiamin, magnesium serta zat besi. Semua kandungan ini dapat mendukung kesehatan jantung sehingga dapat menurunkan risiko stroke.

Untuk mendapatkan manfaat dari cara alami mencegah stroke ini, kamu bisa mengonsumi roti maupun sereal gandum, oatmeal, ataupun beras merah.

4. Produk susu rendah lemak

Susu rendah lemak maupun tanpa lemak, keju, serta yoghurt merupakan makanan pencegah stroke yang bisa memberikan nutrisi sehat.

Selain itu, makanan tersebut juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan tekanan darah tinggi yang semuanya merupakan faktor risiko stroke.

Bagaimana cara mencegah stroke kedua?

Penyebab stroke pertama bisa menyebabkan stroke kedua atau berulang, ini termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, maupun obesitas.

Berikut ini adalah beberapa cara mencegah stroke kedua serta cara mencegah stroke berulang yang bisa dilakukan.

1. Jangan merokok

Sama seperti cara menghindari stroke pertama, cara menghindari stroke kedua juga dilakuakan dengan cara menghindari rokok.

Ada banyak sekali daftar penyakit yang disebabkan atau bahkan diperburuk dengan kebiasaan merokok. Cara mencegah stroke berulang ini juga bisa membantumu untuk mengurangi risiko berbagai jenis kanker.

2. Konsumsi obat-obatan yang sudah diresepkan dokter

Jika dokter telah meresepkan obat untuk membantumu mengontrol kolesterol, tekanan darah, atau diabetes, sebaiknya ikutilah anjuran dokter. Ini merupakan cara mencegah stroke kedua.

Melansir dari John Hopkins Medicine, menurut sebuah penelitian terhadap pasien dengan arteri koroner, pasien yang meminum obat yang telah diresepkan sebanyak 75 persen atau kurang dari angka tersebut memiliki risiko 4 kali lebih tinggi terkena stroke.

Hasil tersebut dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi obat sesuai dengan instruksi dokter.

Meskipun seseorang dalam masa pemulihan dan merasa lebih baik, penting untuk menjaga tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, serta diabetes agar terkendali dengan meminum obat yang diresepkan oleh dokter.

3. Mengatur pola makan

Cara mencegah stroke kedua selanjutnya adalah dengan mengatur pola makan. Studi yang diterbitkan oleh ahli stroke John Hopkins, menunjukkan bahwa penderita stroke kemungkinan dapat mencegah stroke lainnya dengan mengonsumsi makanan yang baik bagi tubuh.

Para peneliti mengumpulkan hasil dari sejumlah penelitian dan menemukan bahwa pola makan yang kaya akan buah dan sayuran dikaitkan dengan penurunan risiko stroke sebesar 21 persen.

Mengonsumsi makanan yang bergizi merupakan cara mencegah stroke berulang yang mudah untuk dilakukan.

Yuk, konsultasikan masalah kesehatan di Good Doctor. Lakukan konsultasi dengan dokter terpercaya kami hari ini.

Reference

Cleveland Clinic (2019). Diakses pada 18 November 2020. How to Prevent a Second Stroke 

Geisinger (2018). Diakses pada 18 November 2020. These ‘brain foods’ could cut your risk of stroke

John Hopkins Medicine. Diakses pada 18 November 2020. 3 Ways to Avoid a Second Stroke 

Webmd (2014). Diakses pada 18 November 2020. Strokes and the Toll They Take on Younger Adults 

    register-docotr