Olahraga

Olahraga Sendiri Atau dengan Teman, Efektif Mana?

June 5, 2021 | Dewi Nurfitriyana
feature image

Kemarin dunia maya dihebohkan dengan munculnya ‘lowongan’ partner workout yang dibuka oleh selebgram Anya Geraldine.

Hal ini memicu pertanyaan tentang apa kelebihan olahraga dengan teman, jika dibandingkan dengan berolahraga sendirian. Ketahui jawaban atas pertanyaan tersebut dengan membaca ulasan di bawah ini.

Baca juga: Mudah dan Sehat, Ini 5 Hal Tentang Olahraga Skipping yang Perlu Kamu Tahu

Seberapa penting partner dalam efektivitas olahraga?

Aktif berolahraga secara teratur dapat meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental. Bersosialisasi dengan teman juga diketahui dapat memberikan efek yang sama.

Lalu mengapa tidak menggabungkan keduanya dalam satu kesempatan yang sama. Ya, dilansir dari Everyone Active, memiliki partner berolahraga ternyata dianggap sebagai hal yang cukup penting karena bisa mendorong seseorang menjadi lebih sehat secara fisik maupun mental.

Meski hal ini kembali lagi pada pilihan pribadi masing-masing, tapi memiliki teman saat berolahraga dianggap bisa membantu kamu tetap termotivasi selama latihan, meningkatkan kinerja secara keseluruhan dan tidak tertekan saat berolahraga.

Apa saja keuntungan dan kerugian olahraga sendirian

Banyak dari kita melihat olahraga sebagai hal sosial. Tetapi ini bukan berarti solo workout juga tidak menarik. Berikut adalah ulasan tentang keuntungan dan kerugian olahraga sendirian:

Manfaat

Solo training bermanfaat bagi mereka yang lebih suka melakukan latihan sendiri. Salah satu keuntungan besarnya adalah kamu dapat fokus pada diri sendiri dan tidak terganggu oleh orang lain.

Ini tentu sangat penting, karena kamu bisa menyesuaikan rutinitas olahraga tergantung pada kebutuhan pribadi, tanpa harus mempertimbangkan keperluan orang lain.

Kekurangan

Meski terlihat lebih fleksibel, berolahraga sendirian mungkin menyulitkanmu untuk mempertahankan semua fase latihan yang ingin dilakukan.

Bisa saja kamu menjadi kurang motivasi, atau bahkan terlalu berlebihan dalam berolahraga.

Kondisi ini juga memungkinkan kamu  terjebak dalam rutinitas yang membosankan dan dapat berdampak negatif pada perjalanan kebugaran yang ingin dituju.

Apa saja keuntungan dan kerugian olahraga dengan partner?

Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan yang bisa diperoleh dari berolahrga bersama teman atau pasangan.

Manfaat

Saat berolahraga dengan teman atau secara berkelompok, kamu cenderung akan mendapatkan beberapa manfaat sebagai berikut:

1. Merasa lebih termotivasi

Ketika kamu dan teman saling menyemangati, otomatis kamu akan bekerja lebih keras untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

2. Berpeluang mencoba hal baru lebih banyak

Berolahraga bersama teman atau pasangan membuatmu lebih mudah mencoba hal baru. Kamu jadi lebih mungkin menemukan jenis olahraga yang disukai, dan olahraga pun menjadi terasa lebih menyenangkan.

3. Lebih konsisten

Ketika orang lain mengandalkan kamu untuk muncul di gym atau arena olahraga lainnya, tentu kamu akan lebih terdorong untuk hadir karena tidak ingin mengecewakan mereka.

Kekurangan

Sementara orang lain merasa nyaman dalam latihan kelompok, ada juga yang tidak terlalu tertarik dengan ide ini karena merasa itu berlebihan dan terlalu mengganggu.

Ada juga kemungkinan kamu merasa tertekan karena merasa harus bersaing dengan orang lain.

Beberapa latihan di kelas kelompok mungkin juga tidak sesuai dengan tujuan kebugaran pribadi dan mungkin hanya menghambat kemajuan yang ingin kamu capai.

Tips aman workout dengan partner selama pandemi

1. Area padat harus dihindari

Berolahraga di area isolasi dengan jarak sosial, minimal 2 meter satu sama lain, sangat dianjurkan.

Terutama olahraga di luar ruangan, jarak sosial harus dipatuhi dengan ketat karena tetesan yang terkontaminasi virus dari orang yang terinfeksi saat bersin atau batuk dapat menyebar lebih jauh karena kecepatan angin.

2. Jangan ngobrol

Membuat percakapan saat melakukan latihan atau berpartisipasi dalam kelas latihan kelompok harus dihindari.

Karena air liur atau cairan hidung dapat terkontaminasi dengan tetesan virus, maka meludah atau meniup hidung saat berolahraga sangat dilarang.

3. Pantau kondisi badan

Jika menunjukkan tanda atau gejala yang tidak normal, seperti demam, batuk, pilek dan kelelahan, disarankan untuk tidak berolahraga di luar ruangan dan istirahat yang cukup.

4. Gunakan masker

Masker wajah, baik masker kain maupun masker bedah harus dipakai secara rutin saat keluar rumah sebelum berolahraga.

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

CDC diakses pada 4 Juni 2021

Everyone Active diakses pada 4 Juni 2021

Bangkok Hospital diakses pada 4 Juni 2021

The Fat Kid Inside diakses pada 4 Juni 2021

Une diakses pada 4 Juni 2021

    register-docotr