Olahraga

7 Manfaat Yoga bagi Tubuh: Atasi Depresi hingga Jaga Kesehatan Jantung

July 24, 2020 | Muhammad Hanif S. | dr. Debby Deriyanthi
no-image

Berasal dari bahasa Sansekerta yang bermakna penyatuan, ada banyak manfaat yoga bagi tubuh yang bisa kamu rasakan. Ini tak lepas dari perpaduan beberapa aspek sekaligus, seperti penapasan, gerakan, dan ketenangan.

Jika dilakukan secara rutin, efek positif tersebut tidak hanya menyehatkan, tapi juga bisa meminimalkan terjadinya penyakit serius. Apa saja manfaat yoga bagi tubuh? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Baca Juga: Sekilas Nampak Mirip, Ternyata Ini Bedanya Pilates dan Yoga

Manfaat yoga bagi tubuh

Yoga terdiri dari beberapa variasi gerakan atau pose. Masing-masing menitikberatkan pada bagian-bagian tubuh tertentu, seperti otot lengan, kaki, pinggul, punggung, perut, dan yang lainnya. Sehingga, manfaat yoga bagi tubuh juga sangat beragam, di antaranya:

1. Meredakan migrain

Manfaat yoga bagi tubuh yang pertama adalah mampu membantu meredakan migrain. Biasanya, sakit kepala mungkin akan hilang dengan obat-obatan. Tapi, kamu bisa melakukan yoga untuk mengurangi denyutan yang ada.

Sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat menjelaskan, yoga dapat menurunkan intensitas dan frekuensi sakit kepala melebihi cara-cara konvensional pada umumnya.

Olahraga ini mampu memberi stimulasi pada saraf vagus untuk meredakan rasa sakit yang muncul.

Baca juga: Sekilas Nampak Mirip, Ternyata Ini Bedanya Pilates dan Yoga

2. Melancarkan peredaran darah

Gerakan shoulder stand pada yoga. Sumber foto: www.yogacreation.co.uk

Salah satu manfaat yoga bagi tubuh yang jarang disadari adalah mampu membantu melancarkan aliran darah. Darah memegang peran penting bagi seluruh organ di dalam tubuh. Tanpa darah, organ tidak akan mendapatkan oksigen.

Beberapa gerakan dalam yoga membuat darah mengalir lebih cepat ke bagian tubuh yang dituju. Tidak hanya itu, posisi-posisi tertentu juga bisa memacu aliran darah untuk kembali ke jantung lewat vena.

Posisi hand stand dan shoulder stand misalnya, mempermudah darah yang ada di kaki menuju jantung untuk dipompa kembali.

3. Mengatasi depresi

Selain sakit kepala, yoga ternyata dipercaya bisa mengatasi gangguan depresi, lho. Menurut sebuah penelitian, olahraga ini mampu menurunkan kadar kortisol, hormon di dalam tubuh yang dapat memengaruhi serotonin, yaitu neurotransmiter yang berhubungan dengan suasana hati.

Yoga sendiri adalah olahraga yang menggabungkan beberapa aspek sekaligus, seperti meditasi, pernapasan, dan variasi gerakan. Proses meditasi yang menenangkan diyakini berperan besar dalam hal ini.

Riset lain di Inggris juga menyebutkan, latihan yang berfokus pada pernapasan selama dua minggu mampu menurunkan kadar kortikotropin, senyawa dalam tubuh yang memacu pelepasan hormon kortisol.

4. Manfaat yoga bagi tubuh bagian punggung

manfaat yoga bagi tubuh
Posisi locust pose dalam olahraga yoga. Sumber foto: www.ekhartyoga.com

Manfaat yoga bagi tubuh berikutnya adalah mampu membantu mengatasi sakit punggung. Beberapa gerakan dalam yoga, salah satunya adalah salabhasana atau locust pose, dapat meregangkan otot-otot di punggung yang kaku.

Otot kaku merupakan faktor utama dari banyak penyebab sakit punggung. Saat melakukan pose ini, otot akan tertarik dan meregang, sehingga bisa kembali ke bentuk semula jika dilakukan secara rutin.

5. Tulang yang sehat

Siapa sangka, ternyata yoga mampu membantu memperbaiki struktur dan kekuatan tulang, lho. Ini menjadi penting, karena tidak sedikit orang melakukan aktivitas yang justru berdampak buruk pada tulang.

Mengutip Yoga Journal, beberapa gerakan dalam yoga dipercaya bisa memperkuat tulang dan membantu menjaga kepadatannya. Banyak gerakan dalam olahraga ini mengharuskanmu untuk menopang beban tubuh sendiri.

Selain melatih kekuatan lengan, tulang belakang di punggung juga akan merasakan hal yang sama. Hasilnya, risiko pengeroposan tulang atau osteoporosis bisa diminimalkan.

6. Manfaat yoga bagi tubuh yakni menjaga kesehatan jantung

Olahraga yoga dapat memacu sumsum tulang memaksimalkan produksi hemoglobin dan sel darah merah. Dua komponen penting pada darah itu bertugas membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

Hal tersebut juga bisa menjaga kekentalan darah agar tidak menggumpal. Penggumpalan di arteri sangat berbahaya, karena bisa membuat sirkulasi darah menjadi tidak normal, atau bahkan terjadi penyumbatan.

Jika hal ini terjadi, jantung akan bekerja lebih keras agar darah bisa secepatnya menjangkau seluruh tubuh. Dalam jangka panjang, ini dapat menurunkan fungsi jantung dan memicu berbagai penyakit kardiovaskular.

Baca juga: 5 Gerakan Yoga untuk Cedera Lutut, Terbukti Redakan Rasa Sakit Juga

7. Menjaga fleksibilitas tubuh

manfaat yoga bagi tubuh
Posisi backbend dalam olahraga yoga. Sumber foto: www.ekhartyoga.com

Selain berbagai manfaat yoga bagi tubuh yang telah disebutkan, ada satu lagi efek positif yang bisa kamu dapatkan, yaitu tubuh yang lentur. Dengan kata lain, fleksibilitas dalam bergerak melakukan aktivitas akan lebih mudah.

Pada pose backbend misalnya, otot bagian punggung, tangan, perut, pinggul, betis, dan kaki akan dilatih kelenturannya dengan gerakan menyerupai kayang.

Pada awalnya mungkin akan menyakitkan. Tapi dalam jangka panjang, ini akan membuat tubuhmu semakin fleksibel untuk melakukan sesuatu.

Nah, itulah tujuh manfaat yoga bagi tubuh yang perlu kamu tahu. Dapatkan semua efek positif di atas dengan rutin memadukan beberapa variasi gerakan secara tepat. Tapi, selalu perhatikan setiap pose agar tidak mengalami cedera. Tetap jaga kesehatan, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Healthline, diakses 18 Juli 2020, 13 Benefits of Yoga That Are Supported by Science.
  2. Medical News Today, diakses 18 Juli 2020, What are the health benefits of yoga?
  3. Yoga Journal, diakses 18 Juli 2020, 38 Health Benefits of Yoga.
  4. Yoga Journal, diakses 18 Juli 2020, Locust pose.
  5. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 18 Juli 2020, Yoga for depression: the research evidence.
  6. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 18 Juli 2020, Correlation between cortisol level and serotonin uptake in patients with chronic stress and depression.
  7. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 18 Juli 2020, The effect of vagus nerve stimulation on migraines.

    Berita Terkait
    register-docotr