Olahraga

Manfaat Lompat Tali: Tingkatkan Koordinasi hingga Mengurangi Lemak Perut

November 18, 2020 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Debby Deriyanthi
no-image

Manfaat lompat tali sangat bermanfaat untuk kesehatan, karena merupakan salah satu aktivitas pembakar kalori yang bagus. Perlu diketahui, lompat tali termasuk olahraga seluruh tubuh sehingga dapat membakar kalori dalam waktu singkat.

Untuk itu, lompat tali dapat menjadi bagian dari rutinitas diet dan olahraga yang akan meningkatkan metabolisme tubuh. Nah, untuk mengetahui manfaat lompat tali lainnya yuk simak penjelasan berikut.

Baca juga: Olahraga Crossfit, Manfaat serta Gerakan untuk Pemula yang Perlu Diketahui

Apa saja manfaat lompat tali bagi kesehatan?

Dilansir Healthline, lompat tali dapat membantu mengencangkan inti tubuh, meningkatkan kapasitas paru-paru, dan membangun stamina. Untuk orang berukuran sedang, lompat tali bahkan bisa membakar lebih dari 10 kalori dalam satu menit.

Lompat tali memang bisa membantu menurunkan berat badan dengan cepat, namun harus disertai juga dengan pola hidup yang sehat. Beberapa manfaat lompat tali lainnya yang perlu diketahui, antara lain:

Meningkatkan koordinasi

Lompat tali sebenarnya dapat meningkatkan koordinasi dengan membuat kamu fokus pada kaki. Ketika kamu memperhatikan cara lompat tali, otak biasanya menyadari apa yang dilakukan oleh kaki. Latihan lompat tali secara rutin dapat membuat kamu merasa lebih ringan pada bagian kaki.

Mengurangi cedera kaki dan pergelangan kaki

Latihan lompat tali bermanfaat bagi mereka yang aktif dalam olahraga. Banyak atlet bola basket, tenis, sepak bola, dan lainnya sering mengalami cedera kaki dan pergelangan karena berlari lalu kemudian berhenti dengan cepat atau tiba-tiba berputar.

Manfaat lompat tali tidak hanya dapat meningkatkan koordinasi kaki, namun juga kekuatan otot-otot di sekitar sendi pergelangan, sehingga mengurangi kemungkinan cedera. Oleh karena itu, biasakan untuk melakukan lompat tali atau masukan ke dalam latihan rutinmu, ya.

Membakar kalori

Dibandingkan joging selama 30 menit, melakukan latihan lompat tali justru lebih banyak membakar kalori lebih banyak. Secara kasar, sepuluh menit lompat tali dapat dianggap setara dengan lari delapan menit. 

Memperbaiki kepadatan tulang

Olahraga terbaik untuk meningkatkan kepadatan tulang adalah dengan latihan melompat dan turun. Dalam penelitian di Jepang, tikus yang melompat dan mendarat 40 kali selama seminggu meningkatkan kepadatan tulang secara signifikan setelah 24 minggu.

Meningkatkan kesehatan kardiovaskular

Menurut American College of Sports Medicine, lompat tali sangat dianjurkan untuk pengondisian aerobik. Saat kamu menggunakan lompat tali sebagai rutinitas latihan, peningkatan detak jantung akan terjadi ke intensitas yang lebih tinggi dari biasanya.

Perlu diketahui, olahraga intensitas tinggi telah terbukti membuat jantung lebih kuat dan mengurangi risiko stroke atau penyakit jantung.

Untuk meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru, kamu harus melakukan latihan ini sebanyak tiga hingga lima kali dalam seminggu selama 12 sampai 20 menit.

Peningkatan efisiensi pernapasan

Manfaat lompat tali selain bagus untuk kesehatan jantung dan stamina, namun bisa juga meningkatkan efisiensi pernapasan. Hal ini kemudian menjadi sangat bermanfaat saat melakukan aktivitas lain karena tidak akan kehabisan napas setelah berlari atau berenang di kolam renang.

Mengurangi lemak pada perut

Tidak ada olahraga yang efektif menurunkan berat badan atau mengurangi lemak tanpa disertai dengan diet. Namun, latihan lompat tali telah dikaitkan dengan hasil penurunan lemak yang lebih cepat terutama di sekitar perut dan otot tubuh.

Selama rutinitas latihan lompat tali, kamu dapat menargetkan area tersebut dan mulai membentuk otot perut.

Cara agar pembakaran kalori lebih efektif

Ketika seseorang ingin mendapatkan hasil pembakaran kalori yang lebih efektif saat lompat tali, maka teknik dasar melompat. Pertama, pegang kedua pegangan tali dengan satu tangan dan ayunkan untuk mengembangkan sensasi ritme. 

Setelah itu, mulailah berdiri tegak dengan kaki selebar bahu dan tali berada di belakang kaki. Gunakan tangan untuk mengayunkan tali ke depan dalam satu gerakan.

Saat menganyunkan tali ke depan, kamu juga perlu menggerakkan pergalangan tangan sedikit ke atas sehingga tali akan turun di antara pergelangan kaki dan lutut.

Olahraga ini mungkin membutuhkan beberapa kali latihan untuk melihat letak tali sebelum mencoba melompat. Atur waktu ayunan tali sehingga kamu bisa mengangkat kedua lutut dan melompat tali setelah tali melewati kepala.

Baca juga: Bekerja Melawan Bakteri dan Virus, Begini Cara Kerja Sistem Imun dalam Tubuh!

Informasi kesehatan lainnya bisa ditanyakan langsung pada dokter di Good Doctor. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline (2019), diakses 9 November 2020. Balanced Workout Routine with Jump Rope Can Help You Lose Weight
  2. Lifehack.org, diakses 9 November 2020. 9 Benefits of Jumping Rope You Probably Don’t Know
  3. Webmd, diakses 9 November 2020. Skipping Rope Doesn’t Skip Workout
    Berita Terkait
    register-docotr