Olahraga

3 Pose Restoratif Yoga dan Manfaatnya untuk Tubuh

September 30, 2020 | Muhammad Hanif S.
no-image

Yoga adalah olahraga yang memadukan aspek pernapasan, gerakan, pemusatan pikiran, dan keseimbangan. Olahraga yang berasal dari India ini memiliki beragam jenis pose dan gerakan, salah satunya adalah restoratif yoga.

Nah, untuk lebih jelasnya mengenai gerakan restoratif yoga, berikut ulasan selengkapnya.

Baca juga: 7 Manfaat Yoga bagi Tubuh: Atasi Depresi hingga Jaga Kesehatan Jantung

Apa itu restoratif yoga?

Restoratif yoga adalah kumpulan teknik yang berfokus pada gerakan-gerakan lambat untuk peregangan. Tidak seperti gerakan yoga lainnya, yoga restoratif mengharuskan kamu untuk menahan satu pose tertentu selama beberapa menit.

Dilansir dari Healthline, restoratif yoga bertujuan untuk mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, yang berguna untuk mengembalikan dan memulihkan fungsi utama tubuh.

Manfaat restoratif yoga

Jika dilakukan dengan benar, kamu bisa merasakan banyak manfaat dari beberapa pose atau gerakan restoratif yoga, di antaranya adalah:

  • Tubuh lebih rileks: Restoratif yoga bisa memberikan ketenangan dan menurunkan kecemasan, termasuk menekan pelepasan hormon kortisol pemicu stres.
  • Menenangkan sistem saraf: Restoratif yoga bisa mengaktifkan saraf parasimpatis sehingga bisa menekan respons saraf yang biasa menyebabkan rasa tegang.
  • Meningkatkan mood: Yoga adalah olahraga yang tidak hanya fokus pada gerakan, tapi juga pernapasan. Menurut sebuah penelitian, rutin melatih pernapasan dalam bisa mengurangi gejala depresi.
  • Meredakan nyeri kronis: Beberapa gerakan restoratif yoga dapat membantu mengurangi rasa nyeri yang berhubungan dengan sakit kepala, sakit punggung, dan radang sendi.
  • Memperbaiki kualitas tidur: Sebuah riset pada 2013 menjelaskan, gerakan ringan yoga yang dilakukan secara berulang bisa membantu meningkatkan kualitas tidur.
  • Baik untuk ibu hamil: American College of Obstetricians and Gynecologists memaparkan bahwa restoratif yoga bisa membantu ibu hamil untuk menjaga pernapasan serta kelenturan dan fleksibilitas tubuh.

Pose dan gerakan restoratif yoga

Restoratif yoga adalah salah satu jenis olahraga yang fleksibel. Meski bisa dilakukan tanpa alat bantu, ada baiknya kamu tetap menyiapkan benda pendukung untuk memudahkan melakukan beberapa pose. Alat pendukung itu meliputi selimut, bantal, guling, dan matras.

Pada umumnya, satu pose restoratif yoga dilakukan dengan cara menahannya selama minimal lima menit. Jika ingin lebih lama, kamu bisa mencobanya selama dirasa masih nyaman.

Berikut beberapa pose dan gerakan restoratif yoga yang bisa kamu terapkan:

1. Fish pose

Pose fish pose. Sumber foto: shutterstock.

Gerakan restoratif yoga yang pertama adalah fish pose. Pose ini mengharuskanmu tidur telentang dengan kaki terlipat. Pose ini bisa melenturkan tulang belakang, sangat baik untuk kamu yang sering duduk di kursi. Fish pose juga dapat meregangkan otot leher, bahu, serta dada.

Kamu bisa menggunakan guling atau dua selimut untuk diletakkan di bawah bahu dan kepala. Mulailah duduk dengan posisi paha terlipat, lalu baringkan tubuh secara perlahan ke belakang.

Tahan pose ini selama minimal lima menit. Kamu bisa memejamkan mata untuk mendapatkan sensasi rileks.

2. Child’s pose

restoratif yoga
Ilustrasi child’s pose. Sumber foto: www.verywellfit.com

Pose ini memiliki langkah awal yang mirip dengan gerakan di atas, yaitu duduk dengan posisi lutut terlipat. Kemudian, condongkan badan ke depan hingga dada menyentuh paha. Untuk memudahkan, rentangkan kedua tanganmu ke depan agar otot-otot bisa ikut tertarik.

Pose ini bisa membantu meredakan stres dan kelelahan, serta meregangkan tulang belakang, pinggung, paha belakang, otot bahu, dan bokong. Jika kamu sering mengalami sakit punggung dan leher, cobalah untuk melakukan child’s pose secara rutin.

3. Leg-up-the-wall pose

Pose leg-up-the-wall. Sumber foto: www.jupitermag.com

Pose restoratif yoga terakhir yang bisa kamu coba adalah leg-up-the-wall pose. Tempelkan kedua kakimu ke dinding hingga membentuk sudut siku-siku. Jika dirasa sulit, cukup tempelkan ujung tumit ke dinding. Lakukan pose ini selama minimal lima menit.

Kamu bisa meletakkan bantal, guling, atau tumpukan selimut di bawah kepala, bahu, dan panggul. Pose leg-up-the-wall-pose dapat membantu meregangkan otot paha yang kaku, mengatasi sakit pinggang dan punggung, serta melancarkan peredaran darah.

Nah, itulah manfaat restoratif yoga beserta tiga pose yang bisa kamu coba di rumah. Untuk mendapatkan hasil terbaik, kamu bisa kombinasikan beberapa gerakan secara rutin. Tetap jaga kesehatan, ya!

Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

  1. Healthline, diakses 29 September 2020, The Benefits of Restorative Yoga and Poses to Try.
  2. Yoga Journal, diakses 29 September 2020, Restorative Yoga.
  3. Verywell Fit, diakses 29 September 2020, An Introduction to Restorative Yoga.
  4. American College of Obstetricians and Gynecologists, diakses 29 September 2020, Exercise During Pregnancy.
  5. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 29 September 2020, Impact of long term Yoga practice on sleep quality and quality of life in the elderly.
  6. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 29 September 2020, Yoga for depression: the research evidence.

    Berita Terkait
    register-docotr