Kamus Obat

Noscapine

March 28, 2021 | Arin Khurota | dr. Ario W. Pamungkas
feature image

Noscapine merupakan senyawa alkaloid non-adiktif yang didapatkan dari ekstrak opium. Obat ini merupakan prekursor narkotika yang banyak digunakan dalam kombinasi dengan obat paracetamol atau pseudoephedrine.

Sifat dan fungsi obat noscapine mirip dengan obat codeine. Berikut informasi selengkapnya mengenai noscapine, manfaat, dosis, efek samping, serta risiko efek samping yang mungkin terjadi.

Untuk apa obat noscapine?

Noscapine adalah obat antitusif atau penekan batuk untuk mengobati pasien yang menderita batuk, khususnya batuk kering. Biasanya obat ini diberikan untuk kondisi batuk tidak berdahak.

Beberapa sediaan noscapine tersedia sebagai obat tablet oral, sirup, obat tetes oral, kapsul, atau kaplet. Kamu mungkin lebih banyak menemui noscapine sebagai sediaan kombinasi dengan obat lain dalam merek tertentu.

Apa fungsi dan manfaat obat noscapine?

Noscapine berfungsi sebagai agen untuk menekan batuk (antitusif). Meskipun berasal dari ekstraksi tumbuhan narkotika, obat ini tidak memiliki efek hipnotik, euforia, atau analgesik yang signifikan. Dengan demikian, potensi kecanduan yang mungkin terjadi sangat rendah.

Berdasarkan sifatnya tersebut, noscapine dimanfaatkan untuk mengobati beberapa kondisi berikut:

Batuk

Fungsi utama noscapine adalah meredakan gejala batuk kering. Namun, terkadang obat ini digunakan sebagai pelengkap dengan obat ekspektoran. Kombinasi umumnya adalah dengan chlorpheniramine maleate, glyceryl guaiacolate, paracetamol, atau phenylpropanolamine.

Kombinasi tersebut diberikan karena pada umumnya batuk merupakan gejala dari gangguan kesehatan tertentu. Sering kali juga disertai demam, flu, atau mungkin radang yang membuat hidung memerah.

Kombinasi obat ditujukan untuk efisiensi dan mudah digunakan. Kamu bisa menggunakan obat kombinasi untuk mengobati gejala flu kompleks. Misalnya, demam diserta flu dan batuk serta bersin-bersin, maka lebih disarankan untuk menggunakan obat kombinasi tersebut.

Kamu mungkin juga memerlukan konsultasi lebih dahulu dengan dokter atau bertanya pada apoteker mengenai obat yang tepat untuk digunakan. Sebab beberapa merek noscapine memiliki kandungan obat dalam kombinasi yang berbeda-beda.

Indikasi khusus

Pada 1958, the US National Cancer Institute menemukan bahwa noscapine mempunyai sifat mampu melawan kanker. Namun, karena tidak ada kepentingan komersial (karena noscapine tidak lagi dapat dipatenkan), tidak ada penelitian lebih lanjut yang dilakukan pada saat itu.

Empat puluh tahun kemudian, Dr. Keqiang Ye dari Universitas Emory di Atlanta, Amerika Serikat, melakukan penelitian lanjutan. Ia mencoba mencari senyawa antimikrotubulus yang dapat digunakan untuk menghentikan pembelahan sel kanker.

Eksperimen laboratorium pertama oleh para ilmuwan di Universitas Emory menunjukkan bahwa obat ini mampu mengecilkan tumor. Bahkan obat dapat mengecilkan tumor hingga 80% hanya dalam tiga minggu tanpa efek samping.

Beberapa penelitian lanjutan juga menegaskan bahwa noscapine sangat efektif melawan tumor otak, timoma, kanker prostat, limfoma, kanker ovarium, kanker paru-paru non-sel kecil, kanker lambung, kanker kolorektal, serta tumor neuroendokrin tertentu.

Sifat antikanker tersebut didapatkan karena obat ini memiliki sifat anti-antiangiogenik yang memblokir HIF-1 dan VEGF. Keduanya merupakan faktor pertumbuhan dalam berbagai bentuk kanker.

Noscapine akan memperlambat pertumbuhan sel kanker dengan menekan bradikinin. Protein ini yang merangsang peradangan dan biasanya dilepaskan ke dalam darah sebagai respons terhadap cedera.

Dan bukti menyatakan bahwa obat ini memiliki sifat menghambat bradikinin yang lebih kuat daripada kemoterapi. Namun, beberapa penelitian membutuhkan biaya cukup besar sehingga potensi antikanker ini cukup sulit dikembangkan.

Selain itu, karena noscapine tidak lagi dikembangkan sebagai obat generik, maka penggunaan obat sebagai terapi antikanker tidak bisa kamu jumpai. Namun, sifat noscapine yang sangat efektif dalam menekan bradikinin kini dimanfaatkan sebagai obat untuk menekan batuk.

Merek dan harga obat noscapine

Kamu mungkin tidak memerlukan resep dokter untuk bisa mendapatkan obat ini karena obat termasuk dalam golongan obat bebas terbatas. Beberapa merek obat noscapine yang telah beredar di Indonesia adalah Flublass, Mercotine, Ometusin, Flucodin, Tilomix, dan lain-lain.

Berikut informasi mengenai merek obat mengandung noscapine beserta harganya:

  • Paratusin Syrup 60ml. Sediaan sirup untuk meringankan gejala flu, demam, sakit kepala, hidung tersumbat, serta batuk dan bersin. Obat ini diproduksi oleh Darya Varia dan bisa kamu dapatkan dengan harga Rp40.391/botol.
  • Paratusin tablet. Sediaan tablet mengandung parasetamol, guaiafenesin, noskapin, fenilpropanolamin, dan CTM. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp17.188/strip isi 10 tablet.
  • Mercotin Drop 10mg/ml 20ml. Sediaan obat tetes oral untuk mengatasi kondisi batuk kering pada bayi dan anak-anak. Obat ini diproduksi oleh PT Eisai Indonesia dan bisa kamu dapatkan dengan harga Rp115.635/botol.
  • Longatin 50mg cap. Sediaan kapsul untuk meredakan gejala batuk kering yang diproduksi oleh Actavis. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp59.958/strip.
  • Longatin 25mg cap. Sediaan kapsul mengandung noscapine 25mg yang diproduksi oleh PT Actavis Indonesia. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp15.735/strip isi 4 kapsul.
  • Flucodin tablet. Sediaan tablet mengandung paracetamol, noscapine, gliseril guaiakolat, CTM, dan fenilpropanolamin. Obat ini diproduksi oleh Coronet Crown dan bisa kamu dapatkan dengan harga Rp17.969/strip.
  • Flunadine capsul. Sediaan kapsul mengandung paracetamol 400mg, CTM 12,5mg, fenilpropanolamin dan noscapine 15mg. Obat ini diproduksi oleh Ifars dan bisa kamu dapatkan dengan harga Rp5.676/strip.

Bagaimana cara minum obat noscapine?

Baca dan ikuti petunjuk penggunaan dan dosis yang tertera di label kemasan obat atau atas arahan dari dokter. Jangan minum obat lebih banyak, lebih sedikit, atau lebih lama dari dosis yang direkomendasikan.

Sediaan tablet atau kapsul oral bisa kamu minum sebelum atau sesudah makan. Jika kamu mengalami ketidaknyamanan perut, kamu bisa meminumnya setelah makan. Sediaan sirup bisa kamu minum setelah makan.

Sediaan sirup dikocok lebih dulu sebelum ditakar. Gunakan sendok takar atau alat pengukur dosis yang tersedia bersama obat. Jangan gunakan sendok dapur untuk menghindari salah takar dosis obat. Jika tidak menjumpainya, tanyakan pada apoteker mengenai cara mengukur dosis.

Sediaan obat tetes oral bisa diminum dengan diteteskan dengan aplikator yang biasanya tersedia bersama tutup obat.

Obat biasanya digunakan hingga gejala batuk sembuh. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter apabila gejala tidak membaik setelah tujuh hari pengobatan.

Usahakan meminum obat secara rutin untuk bisa mendapatkan efek pengobatan yang maksimal. Jika lupa minum, segera minum obat apabila dosis berikutnya masih lama. Lewati dosis apabila sudah waktunya minum obat dosis berikutnya. Jangan gandakan dosis obat dalam satu kali minum.

Kamu bisa menyimpan obat noscapine dalam suhu kamar jauh dari kelembapan dan paparan sinar matahari setelah digunakan.

Berapa dosis obat noscapine?

Dosis dewasa

Untuk dosis sebagai sediaan tablet: 1 tablet diminum tiga kali sehari.

Dosis anak

Usia 6 sampai 12 tahun: 5 hingga 10mL sebagai sediaan cair atau seperempat hingga setengah tablet diminum 3 sampai 4 kali sehari.

Takaran dosis untuk usia 1 sampai 6 tahun: 2,5 hingga 5mL sebagai sediaan sirup, diminum 3 sampai 4 kali sehari.

Usia kurang dari 1 tahun: 2,5ml sebagai sediaan sirup atau obat tetes oral, diminum 3-4 kali sehari.

Apakah noscapine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Sejauh ini masih belum ada data yang memadai mengenai keamanan noscapine terhadap ibu hamil atau menyusui. Obat ini termasuk dalam kategori kehamilan N.

Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini, terutama saat kamu sedang hamil atau menyusui.

Apa efek samping obat noscapine yang mungkin terjadi?

Beberapa efek samping obat dapat terjadi karena penyalahgunaan dosis obat atau karena respons dari tubuh pasien. Berikut efek samping yang bisa muncul dari penggunaan noscapine:

  • Mual
  • Muntah
  • Mulut kering
  • Gangguan koordinasi
  • Pusing
  • Halusinasi, baik pendengaran maupun penglihatan
  • Kehilangan dorongan seksual
  • Pembengkakan prostat
  • Kehilangan selera makan
  • Pupil-pupil mata berdilatasi
  • Denyut jantung meningkat
  • Gemetar dan kejang otot
  • Sakit dada
  • Peningkatan kewaspadaan
  • Rasa kantuk
  • Hilangnya penglihatan stereoskopik
  • Kejang epileptik apabila menggunakan obat dalam dosis besar.

Segera hentikan pengobatan dan konsultasikan lebih lanjut dengan dokter apabila muncul reaksi gejala alergi terhadap obat noscapine. Gejala alergi dapat berupa sesak napas, gatal-gatal, ruam kemerahan pada kulit, pembengkakan pada wajah, kaki, lidah, atau tangan.

Peringatan dan perhatian

Jangan mengonsumsi noscapine apabila kamu memiliki riwayat alergi dengan obat ini sebelumnya.

Beritahu dokter apabila kamu memiliki riwayat penyakit berikut karena mungkin kamu tidak cocok mengonsumsi obat ini:

Konsultasikan dahulu dengan dokter apakah kamu aman mengonsumsi obat ini apabila memiliki riwayat kesehatan berikut:

  • Penyakit jantung
  • Diabetes
  • Glaukoma
  • Gangguan fungsi ginjal
  • Gangguan fungsi hati.

Beritahu dokter sebelum mengonsumsi obat ini apabila kamu sedang hamil atau menyusui bayi.

Jangan mengemudi atau melakukan aktivitas berbahaya yang membutuhkan kewaspadaan setelah mengonsumsi obat ini. Noscapine memiliki efek menurunkan kewaspadaan yang bisa menyebabkan kamu mengantuk.

Jangan berikan obat ini pada anak-anak usia di bawah dua tahun tanpa konsultasi lebih dulu dengan dokter. Anak-anak dan balita dapat lebih sensitif terhadap efek samping obat.

Jangan mengonsumsi noscapine dengan golongan obat MAOI (inhibitor monoamine oksidase), seperti hydrazine dan minaprine. Risiko efek fatal yang membahayakan dapat terjadi apabila digunakan bersamaan.

Kamu juga tidak boleh mengonsumsi obat ini dengan obat-obatan penenang yang bekerja sentral (memengaruhi sistem saraf pusat). Obat-obatan ini termasuk obat hipnotik serta alkohol.

Sebaiknya kamu juga tidak mengonsumsi noscapine dengan warfarin karena obat ini dapat mengingkatkan efek antikoagulan warfarin.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses pada 9 Maret 2021, Noscapine | C22H23NO7 – PubChem

Science Direct, diakses pada 9 Maret 2021, Noscapine – an overview

Pusat Informasi Obat Nasional (Pionas), diakses pada 9 Maret 2021, NOSKAPIN | PIO Nas

The Monthly Index of Medical Specialities (MIMS), diakses pada 9 Maret 2021, Flucodin Dosage & Drug Information

    register-docotr