Kamus Obat

Docusate sodium (Natrium dokusat)

February 27, 2021 | Arin Khurota | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Docusate sodium (natrium dokusat) atau kadang juga disebut garam dioctyl sulfosuccinate merupakan satu kelas obat dengan bisacodyl.

Obat ini telah terdaftar dalam Daftar Obat Esensial di World Health Organization (WHO) dan telah digunakan di Indonesia. Berikut informasi selengkapnya mengenai docusate sodium, manfaat, dosis, cara minum, serta risiko efek samping yang mungkin terjadi.

Untuk apa obat docusate sodium?

Docusate sodium adalah obat yang digunakan untuk mengatasi sembelit. Obat ini bekerja dengan melunakkan tinja sehingga mudah dikeluarkan. Selain itu, garam dokusat juga digunakan sebagai agen pembersih sebelum prosedur diagnostik.

Docusate sodium telah tersedia sebagai obat generik yang umumnya diminum melalui mulut (per oral) atau melalui dubur (rektal).

Apa fungsi dan manfaat obat docusate sodium?

Docusate sodium (natrium dokusat) berfungsi untuk melunakkan tinja dengan dengan cara membiarkan air meresap ke dalam tinja. Dengan demikian, ia dapat mempermudah buang air besar (defekasi).

Dalam sebuah jurnal studi, obat ini juga mampu menghambat penyerapan cairan atau merangsang sekresi di bagian usus kecil (jejunum). Sifat inilah yang membuat docusate sodium dimanfaatkan untuk mengatasi beberapa kondisi berikut:

Konstipasi

Fungsi utama docusate sodium (natrium dokusat) adalah untuk mengatasi konstipasi atau sembelit. Ia akan bertindak sebagai pencahar dan melunakkan feses sehingga lebih mudah dikeluarkan.

Selain itu, obat ini juga dapat membantu menghindari rasa sakit yang disebabkan mengejan saat buang air besar. Sifat ini sangat berguna untuk kondisi anorektal yang menyakitkan seperti ambeien (pembengkakan pembuluh darah di anus) dan fisura anus (luka atau robek pada anus).

Obat juga dapat diberikan kepada orang yang menerima obat opioid, meskipun penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan iritasi pada saluran cerna.

Perawatan tambahan pada prosedur radiologi

Docusate sodium juga dapat diberikan untuk mengosongkan usus sebelum prosedur diagnostik tertentu. Biasanya obat ini diberikan sebelum prosedur diagnostik dengan dikombinasikan obat lain.

Pelunak kotoran telinga

Docusate sodium yang diberikan melalui jarum telinga dapat membantu menghilangkan kotoran telinga. Obat ini cukup efektif diberikan terutama untuk gejala impaksi.

Merek dan harga obat docusate sodium

Docusate sodium telah diizinkan untuk penggunaan medis di Indonesia. Merek obat yang tersedia di beberapa apotek, seperti Laxatab. Obat ini termasuk dalam golongan obat bebas sehingga kamu bisa mendapatkannya tanpa resep dokter.

Beberapa merek obat beserta harganya bisa kamu lihat informasinya berikut ini:

  • Forumen ear drop 10 mL. Sediaan tetes telinga untuk membantu mengeluarkan kotoran telinga. Obat ini diproduksi oleh Sanbe Farma dan bisa kamu dapatkan dengan harga Rp35.896/botol.
  • Laxatab tablet. Sediaan tablet mengandung Dioktil Na-sulfosuksinal 50mg (natrium dokusat) untuk obat pencahar. Obat ini diproduksi oleh Yupharin dan bisa kamu daptkan dengan harga Rp7.602/strip isi 6 tablet.

Bagaimana cara minum obat docusate sodium?

Baca dan gunakan obat sesuai dosis dan aturan pakai yang tertera di label kemasan obat. Obat biasanya diminum hingga gejala sembelit sembuh. Jangan gunakan obat lebih lama atau lebih banyak dari dosis yang tertera di label kemasan obat.

Disarankan supaya kamu minum banyak air putih saat mengonsumsi obat ini untuk menimimalkan risiko dehidrasi.

Minum sediaan tablet utuh dengan air putih. Tanyakan kepada dokter atau apoteker apabila kamu memiliki masalah kesulitan menelan tablet.

Untuk sediaan tetes telinga, kamu bisa meneteskan obat secukupnya ke dalam lubang telinga yang dikehendaki. Jangan gunakan obat tetes telinga lebih dari dua malam berturut-turut.

Simpan obat ini pada suhu kamar jauh dari kelembapan dan panas matahari setelah digunakan. Obat cair atau enema bisa disimpan di lemari pendingin, tetapi jangan dibekukan.

Berapa dosis obat docusate sodium?

Dosis dewasa

Sembelit

  • Dosis lazim: 50-300 mg per hari diberikan dalam dosis terbagi.
  • Dosis maksimal: 500 mg setiap hari.

Pengosongan isi usus

Sebagai tambahan pada prosedur radiologis abdomen dapat diberikan dosis 400 mg bersama dengan barium.

Pelunakan kotoran telinga

Sebagai obat tetes 0,5% dapat diberikan dosis secukupnya pada telinga telinga yang dikehendasi tidak lebih dari 2 malam berturut-turut.

Dosis anak

Sembelit

Usia di atas 12 tahun dapat diberikan dosis sama dengan dosis dewasa.

Pengosongan isi usus

Usia di atas 12 tahun dapat diberikan dosis sama dengan dosis dewasa.

Pelunakan kotoran telinga

Diteteskan secukupnya pada telinga yang dikehendaki tidak lebih dari 2 hari berturut-turut.

Apakah docusate sodium aman untuk ibu hamil dan menyusui?

U.S. Food and Drug Administration (FDA) belum memasukkan obat ini dalam golongan obat kategori apapun. Penggunaan obat didasarkan pada rekomendasi dokter.

Selain itu, belum diketahui apakah obat ini dapat terserap dalam ASI sehingga penggunaan dilakukan apabila ada arahan dari dokter. Konsultasikan lebih dulu dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan obat ini, terutama saat kamu sedang hamil atau menyusui.

Apa efek samping obat docusate sodium yang mungkin terjadi?

Efek samping mungkin terjadi akibat penggunaan obat yang tidak sesuai dosis atau karena respons dari tubuh pasien. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi dari penggunaan docusate sodium, antara lain:

  • Tanda-tanda reaksi alergi, seperti gatal-gatal, sulit bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan
  • Perdarahan atau iritasi rektal
  • Tidak ada gerakan usus setelah 72 jam
  • Diare
  • Kram perut
  • Mual
  • Ruam kulit

Peringatan dan perhatian

Kamu tidak boleh menggunakan docusate sodium apabila memiliki riwayat alergi obat ini sebelumnya.

Kamu mungkin juga tidak boleh mengonsumsi obat ini apabila memiliki riwayat penyakit obstruksi usus, perforasi gendang telinga atau radang telinga.

Tanyakan kepada dokter atau apoteker apakah obat ini aman digunakan apabila kamu memiliki riwayat:

  • Sakit perut
  • Mual
  • Muntah
  • Perubahan tiba-tiba dalam kebiasaan buang air besar yang berlangsung selama 2 pekan

Hindari penggunaan obat pencahar apapun untuk jangka panjang. Obat digunakan hanya sampai gejala sembelit sembuh dan tidak lebih dari lima hari.

Jangan gunakan obat docusate sodium dengan obat pencahar lain, misalnya parafin cair. Obat dapat mengingkatkan efek pencahar apabila digunakan bersama antrakuinon.

Jangan gunakan obat bersama dengan aspirin karena dapat meningkatkan risiko efek samping gastrointestinal.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

WebMD, diakses pada 15 Februari 2021, Docusate Sodium Oral: Uses, Side Effects, Interactions

National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses pada 15 Februari 2021, Docusate sodium | C20H37NaO7S – PubChem

The National Health Service (NHS), diakses pada 15 Februari 2021, Docusate: laxative to treat constipation – NHS

Drugsite Trust, diakses pada 15 Februari 2021, Docusate Salt Monograph

The Monthly Index of Medical Specialities (MIMS), diakses pada 15 Februari 2021, Docusate sodium – MIMS.com

Pusat Informasi Obat Nasional (Pionas), diakses pada 15 Februari 2021, NATRIUM DOKUSAT (NATRIUM DIOKTIL SULFOSUKSINAT)

    register-docotr