Kamus Obat

Kulit Gatal Akibat Jamur, Atasi dengan 8 Jenis Salep Berikut Ini

August 6, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Infeksi kulit akibat jamur adalah hal yang umum terjadi. Biasanya, infeksi tersebut menyebabkan gatal dan cara yang paling umum untuk mengatasinya adalah menggunakan salep gatal jamur. 

Meskipun ada berbagai masalah kulit akibat jamur, seperti kurap, kutu air, panu dan juga gatal pada selangkangan, namun kamu bisa menggunakan beberapa obat di bawah ini untuk mengatasi rasa gatal dan juga menghentikan pertumbuhan jamur pada kulit. 

Beberapa jenis salep gatal jamur yang umum digunakan

Umumnya infeksi jamur terjadi karena kondisi kulit yang lembab mendukung jamur tumbuh lebih subur. Karena itu, kamu perlu menjaga kebersihan kulit serta menggunakan salep berikut ini untuk mengatasi masalah jamur yang timbul pada kulit.

1. Clotrimazole

Clotrimazole adalah salep yang paling umum digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit. Sebagai salep gatal jamur, clotrimazole dapat mengatasi kutu air, kurap, panu dan masalah kulit lainnya. 

Obat ini bekerja dengan cara mencegah pertumbuhan jamur. Obat ini akan bekerja dengan optimal jika digunakan dengan rutin. Biasanya digunakan dua kali sehari atau sesuai dengan petunjuk pemakaian yang tercantum pada produk. 

Jika kamu menggunakannya atas rekomendasi dokter, maka kamu harus menggunakannya sesuai dengan resep yang tertulis. Jangan gunakan secara berlebihan, karena dapat meningkatkan risiko efek samping obat. 

2. Miconazole

Sama seperti clotrimazole, miconazole adalah salep gatal jamur yang banyak digunakan dan dapat dibeli tanpa memerlukan resep dokter. Salep ini biasanya digunakan untuk mengatasi gatal kurap, kutu air, panu dan juga infeksi kulit akibat jamur candida. 

Selain dalam bentuk salep, obat ini juga bisa didapatkan dalam bentuk obat semprot kulit. Biasanya digunakan dua kali sehari atau sesuai anjuran dokter. 

Obat ini perlu digunakan sampai kondisi kulit benar-benar pulih. Menghentikan penggunaan lebih awal dapat menyebabkan jamur terus tumbuh dan membuat infeksi semakin parah. 

3. Terbinafin

Salep gatal jamur ini termasuk yang mudah ditemukan di Indonesia dengan merk Interbi. Digunakan untuk mengatasi infeksi kurap dan gatal pada selangkangan akibat jamur tinea cruris

Penggunaan obat ini berbeda-beda tergantung dari masalah yang ingin diatasi. Tapi secara umum penggunaan dimulai dari 2 hingga 6 minggu pemakaian. 

4. Tolnaftate

Sebagaimana obat anti jamur lainnya, tolnaftate juga bekerja dengan cara mencegah pertumbuhan jamur. Umumnya digunakan untuk mengatasi kurap, kutu air dan juga gatal selangkangan akibat jamur tinea cruris. 

Yang perlu diperhatikan obat ini tidak bisa digunakan untuk infeksi pada kuku atau kulit kepala. Dan jika ingin menggunakannya, kamu perlu membaca sesuai petunjuk yang tercantum pada produk.

Ketelitian penggunaan produk perlu diperhatikan karena lama pengobatan tergantung dari jenis infeksi yang ingin diobati. Obat ini bisa digunakan mulai dari 2 hingga 4 minggu pemakaian.

5. Ketoconazole 

Jika tolnaftate tidak bisa digunakan pada kulit kepala, maka kamu yang ingin mengatasi gatal jamur di kulit kepala bisa menggunakan obat ini. Umumnya digunakan untuk mengatasi ketombe, karena ketombe adalah salah satu penyebab gatal yang diakibatkan oleh jamur malassezia. 

Selain mengatasi gatal jamur di kulit kepala salep gatal jamur ini juga digunakan untuk mengobati kurap, kutu air dan juga gatal akibat jamur di selangkangan.

6. Ciclopirox 

Digunakan sebagai salep gatal jamur, obat ini bisa mengatasi berbagai masalah kulit mulai dari panu, kurap, kutu air hingga gatal akibat jamur pada selangkangan. Namun obat ini lebih banyak digunakan untuk mengatasi infeksi pada kuku. 

Obat yang bisa didapatkan dengan merk Loprox ini umumnya digunakan selama empat minggu pemakaian. Jika setelah empat minggu kondisi tidak membaik maka diperlukan diagnosis dokter untuk mendapatkan perawatan selanjutnya. 

7. Econazole

Salep gatal jamur ini juga biasa digunakan untuk mengatasi berbagai masalah seperti gatal kurap, kutu air, panu, gatal selangkangan dan kandidiasis. Untuk gatal selangkangan, kandidiasis dan panu bisa digunakan selama 2 minggu. Sementara untuk kutu air digunakan selama 4 minggu.

8. Butenafine

Obat anti jamur ini juga bisa digunakan untuk mengatasi gatal karena kurap, kutu air, panu dan gatal selangkangan akibat jamur. Namun, kamu baru bisa mendapatkan obat ini dengan resep dari dokter. 

Cara penggunaannya, sama seperti salep pada umumnya, cukup mengoleskannya di area kulit yang terinfeksi dan gunakan secara teratur sesuai anjuran dokter. Jika tidak membaik dalam 4 minggu sebaiknya konsultasikan lagi kondisimu dengan dokter.

Demikian beberapa salep gatal jamur yang umum digunakan untuk mengatasi berbagai infeksi kulit akibat jamur. 

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Mayoclinic diakses 3 Agustus 2020 Butenafine (Topical Route)
  2. Drugs.com diakses 3 Agustus 2020 Econazole Topical Dosage 
  3. Rxlist diakses 3 Agustus 2020 What Is Ciclopirox And How Does It Work?
  4. Webmd diakses 3 Agustus 2020 Ketoconazole Cream
  5. Webmd diakses 3 Agustus 2020 Miconazole Nitrate 2 % Topical Cream
  6. Webmd diakses 3 Agustus 2020 Clotrimazole Solution 
  7. MIMS diakses 3 Agustus 2020 Tolnaftate – Topical/Cutaneous
  8. BPOM diakses 3 Agustus 2020 TERBINAFIN 
    Berita Terkait
    register-docotr