Diet dan Nutrisi

Efek-efek Minum Vitamin C untuk Orang yang Kurang Darah

April 22, 2020 | Ajeng Annastasia
no-image

Ditinjau oleh: dr. Tri Annisa

Istilah anemia atau kurang darah tentunya sudah sering kamu dengar. Nah, benarkah ada efeknya minum vitamin C untuk orang yang kurang darah?

Sebelum membahas lebih lanjut tentang manfaat vitamin C untuk orang yang kurang darah, yuk kenali lebih lanjut terlebih dahulu tentang anemia.

Apa itu anemia?

Kurang darah sering membuat pengidapnya pusing (Foto: Shutterstock)

Anemia atau sering disebut kurang darah adalah suatu kondisi yang terjadi ketika jumlah sel darah merah yang sehat di dalam tubuh jumlahnya terlalu rendah.

Padahal sel darah merah memiliki peran penting, yakni membawa oksigen ke semua jaringan tubuh.

Anemia diukur berdasarkan jumlah hemoglobin, yang merupakan protein dalam sel darah merah guna membawa oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh.

Penyebab anemia umumnya dibagi menjadi dua: penurunan produksi sel darah merah dan adanya peningkatan kerusakan sel darah merah.

Baca juga: 10 Jenis Obat-obatan yang Wajib Dibawa untuk Liburan

Tanda dan gejala anemia

tidur
Sering lemas? Bisa jadi karena anemia atau kurang darah (Foto: Shutterstock)

Biasanya pengidap anemia memiliki gejala khas yakni wajahnya tampak pucat dan sering mengeluh kedinginan. Gejala lain meliputi pusing, sulit konsentrasi, mudah lelah dan sembelit.

Pada kasus anemia yang parah, bisa juga terjadi pingsan, sesak napas dan nyeri dada. Oleh sebab itu, penyakit ini tidak boleh dianggap remeh.

Pengaruh minum vitamin C pada pengidap anemia

tips diet saat puasa
Minum vitamin C untuk orang yang kurang darah perlu persetujuan dokter (Foto: Shutterstock)

Di antara berbagai jenis anemia yang ada, paling sering ditemukan yaitu anemia defisiensi besi.

Anemia defisiensi besi terjadi akibat tubuh kekurangan zat besi. Nah, disebut-sebut bahwa konsumsi vitamin C dapat membantu proses penyerapan zat besi agar dapat terserap lebih baik.

Ya, bukti ilmiah menyebutkan bahwa kombinasi vitamin C dengan zat besi dapat meningkatkan penyerapan zat besi di tubuh lebih cepat.

Ini dikarenakan vitamin C meningkatkan bioavailabilitas zat besi di tubuh. Vitamin C yang dimaksud boleh dikonsumsi dalam bentuk apapun, baik secara alami di dalam sayuran dan buah, atau dalam bentuk suplemen.

Namun yang sering ditemukan justru kebiasaan konsumsi zat besi yang dikombinasikan dengan teh atau kopi. Ini justru dapat menghambat penyerapan zat besi oleh tubuh.

Baca juga: Alternatif Air Putih untuk Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh, Apa Saja?

Menurut hasil penelitian, kandungan tanin yang terdapat dalam teh dapat mengikat zat besi. Proses ini membuat tubuh sulit menyerap zat besi. Jika dilakukan terus-menerus, tubuh bisa kekurangan zat besi.

Maka dari itu, kombinasi vitamin C dengan zat besi sangat berpengaruh besar terhadap pengidap kurang darah atau anemia.

Konsultasikan kondisi kesehatan Anda di Good Doctor. Yuk, lakukan konsultasi online dengan dokter terpercaya!

Reference

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Panduan Praktis Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer. Jakarta: Kementerian Kesehatan, 2014.

    Berita Terkait
    register-docotr