Diet dan Nutrisi

Viral Tantangan Makan Madu Beku di TikTok, Apakah Aman untuk Kesehatan?

October 29, 2021 | Dewi Nurfitriyana | dr. Ario W. Pamungkas
feature image

Umumnya madu dikonsumsi secara langsung, atau dicampur dengan makanan maupun minuman lain. Tapi belakangan, muncul tren baru yaitu mengonsumsi madu dengan membekukannya terlebih dahulu.

Hal ini diiawali oleh seorang pengguna TikTok, Dave Ramirez, yang mengaku telah makan madu beku sebagai camilan yang menyegarkan.

Sejak itu, tren tersebut berhasil menarik lebih dari 900 juta tampilan dan mendorong orang-orang untuk melakukan hal yang sama. Pertanyaannya, apakah tren ini aman untuk kesehatan?

Baca juga: 4 Cara Minum Madu yang Tepat untuk Mendapat Khasiat Terbaiknya

Mengenal madu dan nutrisi di dalamnya

Madu adalah makanan manis yang dibuat oleh lebah dengan menggunakan nektar dari bunga.

Dilansir dari Medical News Today, data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) menyebutkan bahwa satu sendok makan madu (sekitar 21 gram) mengandung nutrisi 64 kalori, dan 17,3 gram gula tanpa serat. Madu juga dikenal memiliki efek antioksidan, antimikroba, dan menenangkan.

Apakah nutrisi madu menjadi hilang saat dibekukan?

Membekukan madu sebenarnya adalah metode yang umum dilakukan untuk menyimpan madu dalam jumlah besar. Karena pada suhu yang sesuai, madu tidak akan mengkristal, dan pertumbuhan bakteri akan terhambat.

Dilansir dari Leaf.tv, suhu -17 derajat Celcius cukup ideal untuk membekukan madu. Suhu serendah ini memang tidak akan membuat madu membeku padat, tapi juga tidak akan membuat madu sampai mengkristal.

Pembekuan madu pada dasarnya juga tidak merusak nutrisi. Ini terjadi karena saat sifat antimikroba, dan tingkat pH rendah yang dimiliki madu digabungkan dengan tingkat kelembapan rendah, akan membuat madu mempertahankan kualitasnya dalam waktu yang sangat lama.

Selain itu, pembekuan madu juga tidak akan memengaruhi tekstur atau rasa dari madu itu sendiri.

Tantangan makan madu beku, apakah aman untuk kesehatan?

Keri Gans, MS, RDN, seorang tenaga konsultan nutrisi, menyatakan bahwa tren ini bisa membahayakan kesehatan, meski itu sangat tergantung pada jumlah madu beku yang dikonsumsi saat mengikuti tantangan ini.

Ini karena meski tidak ada aturan khusus mengenai berapa banyak madu yang boleh dikonsumsi dalam sehari. Namun dilansir dari Everyday Health, secara umum porsi standar dalam mengonsumsi madu adalah sebanyak satu sendok makan.

Nah, mengingat tren ini dilakukan dengan cara mengisap madu beku dari botol air kemasan, ada kemungkinan kamu akan mengonsumsinya melebihi dari takaran yang dianjurkan, apabila dilakukan terus menerus dalam jangka panjang, dapat berisiko terhadap kesehatan.

Risiko kesehatan dari tren makan madu beku

Sebelum kamu mengikuti tren makan medu yang viral di TikTok, ada baiknya untuk melihat beberapa risiko kesehatan yang bisa muncul dari tantangan tersebut terlebih dahulu:

1. Membuat kadar gula darah jatuh

Amanda Izquierdo, ahli diet terdaftar yang berbasis di Chicago, menyampaikan kepada Healthline, bahwa tren makan madu beku ini setara dengan makan banyak permen dalam satu waktu sekaligus.

Hal ini cenderung tidak ada manfaat kesehatannya, dan dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak secara tiba-tiba dan kemudian jatuh. Kondisi ini sangat rentan menyebabkan pusing, lemas, bahkan pingsan.

2. Mengganggu kesehatan saluran pencernaan

Jackie Newgent, RDN, seorang ahli gizi kuliner nabati menyatakan bahwa apabila kamu mengonsumsi seperempat madu beku yang dibuat dalam sebotol air kemasan. Maka kamu dapat mengalami kembung, keram perut, atau bahkan diare.

Penyebab utamanya adalah intoleransi fruktosa, yakni suatu kondisi di mana sistem pencernaan gagal mencerna gula, karena jumlah asupannya terlalu tinggi.

Panduan mengonsumsi madu

Tidak ada batasan khusus tentang berapa kali kamu diperbolehkan memakan madu dalam sehari. Akan tetapi mengingat ada kandungan gula yang cukup tinggi di dalamnya, maka frekuensi makan madu yang dianjurkan dilansir dari Cleveland Clinic adalah:

  1. Wanita, konsumsi tidak lebih dari 6 sendok teh gula tambahan setiap hari (100 kalori).
  2. Pria, konsumsi tidak lebih dari 9 sendok teh gula tambahan setiap hari (150 kalori).

Batasan tersebut mencakup semua sumber gula tambahan dalam makanan yang kamu konsumsi sehari-hari termasuk madu. Madu sejatinya sangat bermanfaat bagi kesehatan jika mengonsumsinya sesuai dengan batas yang dianjurkan.

Baca juga: Berbagai Manfaat Madu untuk Kesehatan dan Kecantikan Wajah

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline diakses pada 28 Oktober 2021

Medical News Today diakses pada 28 Oktober 2021

Everyday Health diakses pada 28 Oktober 2021

Cleveland Clinic diakses pada 28 Oktober 2021

Science Notes.org diakses pada 28 Oktober 2021

MV Orginizing diakses pada 28 Oktober 2021

Bee Keep Club diakses pada 28 Oktober 2021

Leaf.tv diakses pada 28 Oktober 2021

Beekeepingabc diakses pada 28 Oktober 2021

    register-docotr