Diet dan Nutrisi

Benarkah Konsumsi Olahan Oatmeal Efektif untuk Turunkan Berat Badan?

July 27, 2020 | Fitri Chaeroni | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Pernah dengar metode diet untuk menurunkan berat badan dengan olahan oatmeal? Istilah populernya adalah oatmeal diet.

Oatmeal yang terbuat dari gandum utuh memang tinggi akan karbohidrat dan membuat kamu bisa kenyang lebih lama. Tapi apakah benar konsumsi olahan oatmeal efektif untuk diet?

Mengenal tentang oatmeal

Oatmeal adalah olahan yang terbuat dari gandum kering. Oat merupakan gandum utuh yang memiliki banyak kandungan gizi. 

Rasa dan kandungan nutrisinya dapat ditingkatkan dengan menambahkan buah atau bahan makanan lainnya. Ini membuat oatmeal populer sebagai asupan favorit di banyak negara.

Selain diolah dalam bentuk bubur, oatmeal juga bisa digunakan sebagai campuran dalam smoothie, milkshake, dan bahkan di makanan penutup seperti kue, cupcakes, muffin, dan kue kering lainnya.

Baca Juga : 12 Manfaat Oatmeal Bisa Jadi Antioksidan dan Sukseskan Diet Sehatmu

Olahan oatmeal untuk diet

Jika kamu sedang merencanakan diet penurunan berat badan, mengonsumsi olahan oatmeal bisa jadi pilihan yang tepat. Diet oatmeal mulai populer di internet beberapa tahun lalu.

Diet oatmeal berpusat di sekitar olahan oatmeal, sesuai namanya. Tetapi diet oatmeal bukan sekedar makan olahan oatmeal.

Konsep dasarnya adalah makan oatmeal sebagai hidangan utama kamu untuk satu atau dua kali makan setiap hari. Melansir Medical News Today, diet oatmeal dibagi menjadi 3 fase:

Fase 1

Pada fase pertama, kamu diharuskan mengonsumsi oatmeal sebanyak 3 kali sehari. Ya, jadi kamu harus mengganti seluruh menu makan utama kamu dengan olahan oatmeal.

Tapi jangan pakai oatmeal instan ya, pakai oat yang terbuat dari gandum utuh asli. Ini karena oatmeal instan biasanya sudah diberi tambahan gula.

Pada fase diet oatmeal yang pertama ini, kamu bisa memasukkan potongan buah pada olahan oatmeal.

Fase 2

Pada fase kedua, kamu masih diharuskan makan oatmeal 3 kali sehari. Namun kamu harus menambahkan satu setengah cangkir buah atau sayuran mentah ke tiap porsinya.

Fase 3

Pada fase ini, kamu bisa melanjutkan diet pola makan sehat namun harus tetap memasukkan olahan oatmeal pada salah satu dari 3 waktu makan.

Kamu bisa menambahkan buah-buahan, kacang-kacangan, dan perasa alami ke dalam oatmeal untuk meningkatkan rasanya.

Baca Juga : Penuh Serat dan Protein, Ini Mengapa Quinoa Wajib Masuk dalam Diet Harian Kamu

Potensi manfaat olahan oatmeal untuk diet

Para pendukung diet ini mengklaim bahwa oatmeal mampu menyediakan serat, kalori, dan vitamin yang dibutuhkan seseorang untuk mempertahankan energi sambil menurunkan berat badan.

Oatmeal bergizi ketika seseorang memakannya dalam jumlah sedang. Gandum mengandung sejenis serat bernama beta-glukan, yang dapat membantu mengurangi kadar kolesterol sambil memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Oatmeal adalah pilihan yang baik untuk sarapan karena dapat membantu seseorang merasa kenyang untuk waktu yang lama.

Namun, itu tidak memberikan nutrisi yang dibutuhkan seseorang setiap hari. Ini membuat diet oatmeal strategi yang buruk untuk penurunan berat badan jangka panjang.

Beberapa rekomendasi olahan oatmeal untuk diet

Melansir NDTV Food, berikut adalah beberapa resep yang terbuat dari gandum yang rendah kalori dan dapat kamu konsumsi sambil mengikuti diet oatmeal untuk menurunkan berat badan:

1. Oats Khichdi

Olahan oatmeal untuk diet yang pertama adalah khichdi. Khichdi boleh dibilang merupakan versi sehat dari khichadi, makanan populer asal India. 

Oats Khichdi terbuat dari campuran oat, bubuk kunyit, bawang bombay, tomat, wortel, kacang hijau, cabai, dan bumbu lain yang diolah dengan cara direbus. Pelajari selengkapnya di sini.

2. Oats Uttapam

Ada satu lagi olahan dari India tepatnya bagian Selatan, yakni uttapam. Uttapam menjadi salah satu menu sarapan yang populer.

Ada campuran semolina, yoghurt, biji cumin, cabe merah bubuk, bawang, tomat, dan cabai yang diolah menjadi seperti pancake. Pelajari selengkapnya di sini.

3. Bubur oatmeal dengan telur

Kalau tak punya banyak waktu untuk memasak, kamu bisa coba masak oatmeal dan memadukannya dengan telur goreng.

Resep ini bisa kamu gunakan untuk makan siang. Kombinasi ini memiliki jumlah serat dan protein yang tepat untuk membuat tubuh kamu tetap berenergi.

4. Olahan oatmeal dan daging ayam

Mirip seperti bubur ayam, kamu bisa membuat versi lebih sehatnya memanfaatkan oatmeal. Caranya, ganti bahan beras dengan oatmeal. 

Bubur gandum dan ayam adalah kombinasi sempurna antara rasa dan manfaat besar untuk kesehatan.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Healthline. Diakses pada 24 Juli 2020. Does the Oatmeal Diet Get Real Weight Loss Results?

NDTV Food. Diakses pada 24 Juli 2020. Oatmeal Diet For Weight Loss: All You Need To Know About This 7-Day Diet

Medical News Today. Diakses pada 24 Juli 2020. Does the oatmeal diet work for weight loss?

    register-docotr