Diet dan Nutrisi

Jangan Sampai Kurang, Ini Manfaat Vitamin B12 yang Penting bagi Tubuh

February 11, 2021 | Dewi Nurfitriyana | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Pastikan untuk mengecek kesehatanmu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Konsultasi seputar gizi dan tips diet dengan mitra dokter spesialis kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini , ya!

Tak banyak yang tahu jika salah satu penyebab mood menjadi tertekan adalah kekurangan vitamin B12. Ya, selain membentuk DNA, salah satu manfaat vitamin B12 adalah memperbaiki suasana hati yang buruk agar kembali bahagia.

Manfaat vitamin B12 memang banyak sekali untuk tubuh. Oleh karena itu kamu harus menjaga asupannya agar tercukupi setiap saat.

Lalu apa saja ya, manfaat vitamin B12 lainnya bagi kesehatan? Simak ulasannya berikut ini, yuk!

Tentang vitamin B12

Disebut juga sebagai cobalamin, vitamin ini dapat diperoleh dengan mengonsumsi beberapa makanan yang mengandung protein hewani. Seperti unggas, daging merah, ikan, dan susu. Meski begitu vitamin ini juga tersedia dalam bentuk suplemen, dan cairan injeksi.

Secara umum kekurangan vitamin B12 terbilang jarang terjadi. Ini karena manfaat vitamin B12 bisa tersimpan selama bertahun-tahun di dalam tubuh.

Namun jika kamu menjalani pola makan vegetarian, maka kamu perlu memerhatikan asupan vitamin ini karena sayuran dan buah-buahan tidak banyak mengandung vitamin B12 di dalamnya.

Manfaat vitamin B-12

Kekurangan vitamin B12 akan menimbulkan beberapa gangguan kesehatan serius seperti kerusakan otak dan sistem saraf. Oleh karena itu disarankan untuk menjaga asupannya tercukupi, agar bisa memperoleh berbagai manfaat sebagai berikut:

Membantu pembentukan sel darah merah

Manfaat vitamin B12 yang paling utama adalah membentuk sel-sel darah merah di dalam tubuh, dan menjaga agar sel-sel tersebut berkembang dengan baik.

Seperti yang kita tahu sel darah merah yang sehat berukuran kecil dan berbentuk bulat. Jika di dalam tubuh ditemukan sel darah merah yang besar dan lonjong, ini bisa menjadi salah satu pertanda kekurangan vitamin B12.

Bentuk dan ukuran yang tidak wajar membuat sel darah merah kesulitan bergerak dari sumsum tulang ke dalam aliran darah. Hal ini secara lebih jauh akan menimbulkan penyakit yang disebut megaloblastic anemia.

Saat kamu mengalami anemia, tubuh tidak memiliki jumlah sel darah merah yang cukup untuk mengalirkan oksigen ke organ-organ tubuh yang penting seperti jantung. Hal ini akan menyebabkan rasa lelah yang berkepanjangan.

Menjaga janin dari risiko cacat lahir

Dilansir Healthline, sebuah penelitian menunjukkan bahwa otak dan sistem saraf janin selama dalam kandungan sangat memerlukan vitamin B12 dari sang ibu agar bisa berkembang dengan sempurna.

Jika di awal masa kehamilan kamu kekurangan vitamin ini, ada risiko cacat lahir seperti cacat tabung saraf pada janin. Efek lebih panjangnya bisa mengarah ke kelahiran prematur bahkan keguguran.

Menunjang kesehatan tulang

Dilansir Healthline, sebuah penelitian yang melibatkan 2500 orang dewasa menunjukkan bahwa orang yang mengalami kekurangan vitamin ini memiliki kepadatan mineral yang rendah pada tulangnya.

Hal ini dapat terjadi tanpa disadari dan akan semakin parah seiring dengan berjalannya waktu. Efek jangka panjangnya adalah terjadi penyakit osteoporosis.

Mengurangi risiko kerusakan makula

Makula adalah bagian kecil berbentuk bulat yang terdapat di belakang retina. Gangguan kesehatan pada organ ini dapat menyebabkan kerusakan penglihatan yang serius.

Konsumsi suplemen vitamin B12 juga dapat menurunkan asam amino di dalam aliran darah yang disebut homosistein yang membuat fungsi makula terganggu.

Memperbaiki suasana hati

Percaya atau tidak, vitamin B12 juga dapat mengubah suasana hati yang buruk menjadi lebih baik. Ini dikarenakan fungsinya dalam mengatur metabolisme serotonin, senyawa kimia yang berfungsi mengatur suasana hati.

Dilansir Healthline, suplemen vitamin B12 juga dapat membantu pemulihan penyakit major depressive disorder (MDD).

Manfaat vitamin B12 untuk menjaga otak dari kerusakan saraf

Kekurangan vitamin B12 juga dikaitkan dengan penurunan kemampuan mengingat pada orang lanjut usia.

Ini dikarenakan vitamin ini memegang peran penting dalam mencegah terjadinya atrofi otak, yakni sebuah kondisi di mana otak mengalami kehilangan saraf-saraf yang berkaitan dengan fungsi ingatan.

Vitamin B12 termasuk ke dalam vitamin B complex

Vitamin B complex adalah campuran delapan jenis vitamin B. Kedelapan vitamin tersebut yaitu:

  • Tiamin atau vitamin B1
  • Riboflavin atau vitamin B2
  • Niasin atau vitamin B3
  • Asam pantotenat atau vitamin B5
  • Piridoksin atau vitamin B6
  • Biotin atau vitamin B7
  • Asam folat atau vitamin B9
  • Serta cobalamin atau vitamin B12

Semua vitamin tersebut memiliki manfaatnya masing-masing untuk tubuh. Sebagaimana salah satunya, vitamin B12 dengan berbagai manfaatnya yang sudah disebutkan di atas. 

Namun untuk lebih detailnya, manfaat vitamin B complex dapat dibedakan berdasarkan jenis kelamain, seperti:

Untuk wanita

Dibutuhkan untuk wanita yang sedang hamil dan menyusui. Vitamin-vitamin ini membantu perkembangan otak janin dan mengurangi risiko cacat lahir. 

Di samping itu, vitamin B dapat meningkatkan energi, meredakan mual dan menurunkan risiko preeklampsia pada ibu hamil. 

Untuk pria

Vitamin ini dianggap dapat meningkatkan kadar testosteron pria. Ini dibutuhkan karena kadar testosteron secara alami akan menurun seiring bertambahnya usia.

Vitamin ini juga dapat membantu membangun otot dan meningkatkan kekuatan. Tapi, penelitian yang mendukung klaim ini masih dinyatakan kurang. 

Selain manfaat yang sudah disebutkan masih ada manfaat lainnya yang bisa kamu dapatkan jika mengonsumsi vitamin B12 dan vitamin B lainnya yang tergabung dalam vitamin B complex.

Manfaat vitamin B complex

Dalam kondisi tertentu, sebagian orang membutuhkan vitamin B complex untuk menunjang kesehatannya. Dilansir dari Healthline, mengonsumsi suplemen B complex dapat membantu mendukung beberapa kondisi seperti:

Dapat mengurangi stres

Selain dapat mengurangi stres, vitamin B complex juga bisa digunakan untuk meningkatkan mood. Beberapa penelitian menunjukkan vitamin ini dapat meningkatkan semangat dan meningkatkan kinerja kamu. 

Salah satu contohnya, sebuah penelitian yang dilakukan selama 33 hari pada 215 pria sehat, menunjukkan hasil yang baik. Mengonsumsi suplemen B complex dan mineral dosis tinggi meningkatkan kesehatan mental dan stres secara umum dan meningkatkan kinerja pada tes kognitif. 

Penelitian lainnya yang dilakukan kepada peserta dewasa muda menunjukkan, bahwa mengonsumsi multivitamin dengan kandungan B complex tingkat tinggi dapat mengurangi stres dan kelelahan mental. Hasil tersebut terlihat setelah mengonsumsinya selama 90 hari. 

Mengurangi gejala kecemasan atau depresi

Vitamin B complex bukanlah obat yang digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan mental. Meski begitu, dapat digunakan untuk membantu meringankan gejala depresi atau gangguan kecemasan. 

Penelitian pada 60 orang peserta dengan depresi menunjukkan bahwa pengobatan dengan vitamin B complex selama 60 hari menunjukkan efek yang positif. 

Peserta mengalami perbaikan yang signifikan dalam gejala depresi dan kecemasan, dibandingkan setelah mengonsumsi plasebo. Plasebo adalah pengobatan yang terlihat menggunakan bahan-bahan tertentu, padahal tidak ada bahan aktif yang digunakan dalam obat-obatan tersebut. 

Mengonsumsi vitamin B yang dikombinasikan dengan obat antidepresan juga dapat memperkuat kinerja pengobatan. Seperti yang ditemukan dalam sebuah penelitian. 

Pasien yang mengonsumsi multivitamin dengan kandungan vitamin B12, B6, dan asam folat membuat respons antidepresan lebih meningkat, dibandingkan dengan plasebo. 

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa kadar vitamin B tertentu yang rendah di dalam darah, termasuk vitamin B12, B6 dan folat, dikaitkan dengan risiko terkena depresi. Karena itu, kamu perlu memerhatikan asupan nutrisi jika mengalami gejala depresi. 

Mendukung kesehatan orang yang sudah lanjut usia

Seiring bertambahnya usia, kemampuan menyerap vitamin B12 menurun dan nafsu makan juga menurun. Itu sebabnya, sebagian orang sulit memenuhi kebutuhan vitamin harian melalui sumber makanan. 

Diperkirakan 10 hingga 30 persen orang berusia di atas 50 tahun tidak memproduksi cukup asam lambung untuk menyerap vitamin B12 dengan baik. Jika itu dibiarkan, bisa berpengaruh pada gangguan mood dan tingkat depresi pada orang tua. 

Itu sebabnya dibutuhkan asupan lebih, berupa suplemen untuk orang tua, karena kekurangan asupan vitamin adalah hal yang umum. Bukan hanya vitamin B12, tetapi jenis vitamin B lain seperti, B6 dan folat juga umum terjadi pada populasi lansia. 

Pasien dengan kondisi medis tertentu

Beberapa penyakit seperti penyakit celiac, kanker, penyakit Crohn, alkoholisme, hipotiroidisme, dan anoreksia, lebih rentan mengalami kekurangan nutrisi, termasuk vitamin B. 

Selain itu masalah genetik tertentu juga dapat memengaruhi cara tubuh mencerna folat, sehingga menyebabkan tubuh kekurangan folat. Akibatnya akan menimbulkan masalah kesehatan lainnya. 

Apalagi penyakit tersebut membuat pasiennya mengalami penurunan berat badan. Orang yang mengalami penurunan berat badan cenderung kekurangan vitamin B. 

Jika kondisi ini terjadi, pasien biasanya akan direkomendasikan untuk mengonsumsi vitamin B complex untuk menghindari kekurangan vitamin atau memperbaiki asupan vitamin harian mereka. 

Diperlukan oleh vegetarian dan vegan

Vitamin B complex yang dikonsumsi harian, dapat membantu memastikan vegetarian dan vegan mendapatkan nutrisi yang cukup. Alasannya karena sejumlah vitamin B, seperti vitamin B12 secara alami banyak ditemukan dalam makanan jenis hewani. 

Vitamin B12 banyak didapatkan dari daging, susu, telur dan makanan hasil laut. Jika vegetarian atau vegan tidak mendapatkan vitamin B12 yang cukup, akan berisiko kekurangan vitamin B12, yang menyebabkan gangguan kesehatan.

Bisa berupa mudah kelelahan, gangguan keseimbangan tubuh, rasa sakit pada tubuh, masalah pernapasan seperti sesak napas, pusing, masalah pada mulut seperti sariawan, penglihatan yang kabur, hingga masalah mood yang tidak stabil. 

Dibutuhkan oleh orang yang sedang mengonsumsi obat tertentu

Beberapa obat tertentu dapat menyebabkan kekurangan vitamin B. Misalkan saja obat yang digunakan untuk menurunkan asam lambung. Atau metformin, obat diabetes yang dapat menurunkan kadar vitamin B12 dan folat. 

Bahkan kontrasepsi berupa pil KB juga dapat memengaruhi kadar vitamin B6, B12, folat dan riboflavin dalam tubuh. Itu sebabnya, diperlukan asupan tambahan berupa makanan yang kaya vitamin B atau mengonsumsi multivitamin dengan kandungan vitamin B complex. 

Informasi tambahan dari manfaat mengonsumsi vitamin B complex

Vitamin B kompleks membantu mencegah infeksi dan membantu mendukung atau mempromosikan:

  • Kesehatan sel
  • Pertumbuhan sel darah merah
  • Meningkatkan energi
  • Mendukung penglihatan yang bagus
  • Membantu menjaga fungsi otak yang sehat
  • Mendukung pencernaan yang baik
  • Menjaga nafsu makan yang sehat
  • Membantu menjaga fungsi saraf yang tepat
  • Menjaga hormon dan produksi kolesterol
  • Mendukung kesehatan jantung

Demikian informasi seputar manfaat vitamin B12 dan vitamin B complex untuk mendukung kesehatan tubuh. 

Pastikan untuk mengecek kesehatanmu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Konsultasi seputar gizi dan tips diet dengan mitra dokter spesialis kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini , ya!

Reference

9 Health Benefits of Vitamin B12, Based on Science, https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-b12-benefits diakses pada 7 Juni 2020

Vitamin B-12, https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements-vitamin-b12/art-20363663 diakses pada 7 Juni 2020

    register-docotr