Diet dan Nutrisi

6 Manfaat Telur Puyuh bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui

March 31, 2021 | Nanda Hadiyanti | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Telur puyuh memiliki ukuran yang lebih kecil dari telur ayam. Meski bentuknya lebih kecil, tetap ada sejumlah manfaat telur puyuh untuk kesehatan tubuh. 

Salah satu manfaat telur puyuh yang baik untuk tubuh, karena kandungan nutrisinya. Berikut penjelasan mengenai manfaat telur puyuh beserta kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya. 

Kandungan nutrisi telur puyuh

Dalam satu telur puyuh dengan berat sekitar 9 gram, berisi:

  • Kalori: 14 gram
  • Protein: 1 gram
  • Lemak: 1 gram
  • Kolin: 4 persen dari nilai harian yang dianjurkan
  • Riboflavin: 6 persen 
  • Folat: 2 persen
  • Asam pantotenat: 3 persen
  • Vitamin A: 2 persen
  • Vitamin B12: 6 persen
  • Zat besi: 2 persen
  • Fosfor: 2 persen
  • Selenium: 5 persen

Karena ukurannya yang kecil, setidaknya butuh tiga hingga empat telur puyuh agar setara dengan ukuran satu porsi telur ayam.

Manfaat telur puyuh untuk kesehatan

Dari kandungan nutrisi yang sudah dijelaskan di atas, berikut beberapa manfaat telur puyuh yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh.

1. Membantu proses metabolisme

Kandungan selenium dan riboflavin dibutuhkan tubuh. Karena keduanya adalah nutrisi penting yang membantu proses pemecahan makanan, mengubahnya menjadi energi. Kedua nutrisi ini terkandung di dalam telur puyuh.

2. Menjaga kesehatan tiroid

Telur puyuh mengandung selenium. Selenium adalah nutrisi yang dapat membantu menjaga kesehatan tiroid. Kesehatan tiroid adalah hal yang perlu dijaga, karena tiroid memiliki sejumlah fungsi penting bagi tubuh. 

Kelenjar tiroid yang sehat akan berfungsi untuk mengatur metabolisme tubuh, mengatur hormon tiroid yang dialirkan ke dalam darah, dan jika terjadi masalah pada kelenjar dapat menyebabkan kekurangan atau kelebihan tiroid. 

Kelebihan tiroid atau hipertiroidisme, dapat mengakibatkan beberapa kondisi, salah satunya adalah detak jantung tidak teratur atau lebih cepat dari biasanya.

Sementara saat kelenjar tiroid terlalu sedikit menghasilkan hormon akan menyebabkan kekurangan hormon tiroid atau yang disebut hipotiroidisme. Jika tidak diatasi bisa menyebabkan obesitas, nyeri sendi, masalah reproduksi hingga penyakit jantung. 

3. Mendukung pembentukan sel darah merah

Manfaat telur puyuh berikutnya adalah membantu pembentukan sel darah merah. Karena adanya kandungan vitamin B12 dan zat besi. Kedua nutrisi ini membantu proses pembentukan sel darah merah, meningkatkan fungsi sistem saraf dan juga meningkatkan energi. 

4. Manfaat telur puyuh sebagai sumber antioksidan

Telur puyuh mengandung antioksidan yang dapat membantu penyembuhan kerusakan sel dan mengobati gejala alergi, seperti dilansir dari Healthline

Manfaat tersebut dibuktikan melalui sebuah penelitian yang melibatkan 77 peserta dengan penelitian yang dilakukan selama 7 hari.

Peserta dengan gejala alergi seperti bersin, hidung tersumbat, pilek, membaik dalam waktu 1 jam setelah mengonsumsi suplemen antioksidan dan zinc dari telur puyuh. 

5. Manfaat telur puyuh untuk peradangan

Sebuah penelitian pada hewan menunjukkan bahwa telur puyuh dapat meredakan gejala esofagitis eosinofilik. Yaitu kondisi peradangan yang disebabkan oleh alergi makanan. 

Orang yang mengalami esofagitis eosinofilik, akan mengalami penumpukan sejenis sel darah putih (eosinofil) di lapisan saluran yang menghubungkan mulut ke perut.

Penumpukan ini, yang merupakan reaksi terhadap makanan, alergen, atau refluks asam, dapat melukai jaringan esofagus.

Jaringan kerongkongan yang rusak dapat menyebabkan kesulitan menelan atau menyebabkan makanan tersangkut saat menelan.

6. Telur puyuh untuk mengobati infeksi salmonella

Sebuah penelitian menunjukkan jika telur puyuh potensial digunakan untuk pengobatan infeksi salmonella. Karena telur puyuh mengandung anti-salmonella yang unik. 

Salmonella umumnya dikenal sebagai penyebab flu perut dengan gejala mual, muntah, diare, demam, panas dingin dan sakit kepala. Atau menyebabkan masalah kesehatan lain yang berhubungan dengan makanan. 

Salmonella adalah bakteri yang umumnya ditemui dalam makanan atau air yang terkontaminasi. 

Hal yang perlu dilakukan sebelum mengonsumsi telur puyuh

Sebagian telur puyuh tidak dipasteurisasi, yang artinya tidak dipanaskan untuk membunuh bakteri berbahaya yang mungkin tertinggal di cangkangnya. 

Karena itu, wanita hamil dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah sebaiknya menghindari telur puyuh, kecuali telur tersebut telah dimasak dengan benar, dan kondisi kuning telur sebelum dimasak masih bagus, tidak encer atau tidak terlihat seperti agar-agar.

Itu tadi sejumlah manfaat telur puyuh untuk kesehatan. Apakah kamu termasuk yang menyukai makanan satu ini? 

Konsultasikan masalah kesehatan kamu melalui Aplikasi Good Doctor. Dokter terpercaya kami siap membantumu dengan layanan 24/7. Jangan ragu untuk berkonsultasi ya! 

register-docotr