Diet dan Nutrisi

Manfaat Telur Asin untuk Kesehatan dan Cara Mudah Membuatnya di Rumah

September 30, 2020 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Telur asin merupakan makanan yang banyak digemari orang dengan bahan utamanya adalah telur bebek. Ya, telur bebek yang diasinkan tak hanya nikmat tetapi juga memiliki nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh lho!

Jenis makanan satu ini biasanya dijadikan lauk karena kaya akan kalsium, zat besi, dan garam anorganik lainnya. Nah, untuk mengetahui manfaat kesehatan yang didapatkan dengan telur asin, yuk, simak berikut penjelasannya.

Baca juga: Pantangan Kolesterol yang Wajib Diketahui, Mulai dari Makanan hingga Gaya Hidup!

Manfaat telur asin untuk kesehatan tubuh

Dilansir dari National Institutes of Health, telur bebek asin mengandung 14 persen protein, 16,6 persen lemak, 4,1 karbohidrat, dan 7,5 persen abu. Karena itu, banyak orang yang menjadikan telur asin sebagai sumber kalsium dan zat besi.

Manfaat yang bisa didapatkan dari mengonsumsi telur asin adalah membentuk serta menjaga kepadatan tulang dan gigi, mencegah osteoporosis, dan mempercepat proses pembekuan darah.

Kandungan kalsium di dalamnya juga bisa menjadi penunda lapar sehingga sangat disarankan untuk makanan diet.

Selain kalsium, telur asin juga memiliki kandungan zat besi yang penting untuk tubuh karena mencegah anemia dan menguatkan fungsi otak serta otot. Beberapa manfaat lain telur asin untuk kesehatan yang perlu diketahui yakni:

Baik untuk mata dan otak

Telur asin mengandung vitamin A dan B dimana merupakan sumber nutrisi yang baik untuk mata. Tak hanya itu, telur asin juga mengandung omega 3 yang bagus untuk kesehatan otak. Vitamin yang terkandung dalam telur asin tersebut sangat baik untuk tumbuh kembang anak.

Meningkatkan daya tahan tubuh

Dalam telur asin, terkandung fosfor, selenium, dan zat besi yang tinggi. Zat-zat tersebut bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

Bagi ibu hamil atau wanita yang sedang haid, kandungan fosfor dan kalium di dalamnya bisa membantu meminimalkan kram pada perut. Zat besi juga penting untuk menstabilkan suhu tubuh, mendorong metabolisme energi, dan kinerja sistem enzim.

Karena itu, mengonsumsi telur asin dalam jumlah yang cukup bisa membantu menjaga ketahanan tubuh sehingga terhindar dari serangan penyakit.

Menjaga kekebalan tubuh

Telur bebek yang diasinkan menawarkan nutrisi unsur mineral, yaitu selenium dan zat besi. Selenium bermanfaat untuk mendukung fungsi kekebalan tubuh yang sehat serta membantu hormon pada kelenjar tiroid. 

Perlu diketahui, zat besi berguna untuk membantu sel darah merah membawa oksigen dan membantu tubuh memproduksi energi. Namun, pastikan kamu mengonsumsi telur asin dalam jumlah wajar untuk menghindari efek samping berbahaya bagi tubuh.

Menyeimbangkan elektrolit

Telur asin tinggi akan natrium sehingga memiliki banyak manfaat bagi tubuh jika konsumsinya tepat. Ya, natrium bermanfaat bagi tubuh untuk menjaga keseimbangan elektrolit, kandungan air, serta penyangga otot dan saraf.

Bagaimana cara membuat telur asin?

Mengonsusmi telur asin dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh sehingga tidak boleh melebihi jumlah yang disarankan setiap hari, yaitu 300 mg. Terlebih lagi, dalam satu telur asin mengandung 300 hingga 600 mg kolesterol tergantung proses pembuatannya.

Pembuatan telur asin dengan sengaja direndam dengan garam sehingga menjadikannya memiliki kandungan garam sangat tinggi. Nah, langkah-langkah pembuatan telur asin yang bisa kamu ikuti di rumah, antara lain:

  • Masak garam. Langkah pertama adalah masukkan garam dan air ke dalam panci berukuran sedang dan masak. Biarkan garam dimasak hingga larut lalu biarkan dingin sepenuhnya.
  • Masukkan ke dalam toples. Periksa semua telur untuk memastikan tidak ada retakan, masukkan ke dalam toples kaca kemudian tuangkan larutan air garam hingga telur mengapung.
  • Diamkan selama 30 hari. Dorong telur dengan meletakkan remasan kertas roti di atasnya, tutup toples, dan diamkan selama 30 hari.
  • Setelah 30 hari. Keluarkan satu telur dan coba rebus untuk melihat apakah sudah cukup asin. Jika hasil sudah sesuai, tiriskan sebagian air garam dengan hati-hati. Letakkan telur di lemari es dan gunakan sesuai kebutuhan.

Terlalu banyak mengonsumsi telur asin bisa meningkatkan risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi. Efek jangka panjangnya kondisi ini dapat mengakibatkan stroke, gagal ginjal, hingga gagal jantung. Karena itu, pastikan untuk mengontrol asupan telur asin untuk mencegah penyakit serius.

Baca juga: Terganggu dengan Luka Bekas Operasi Caesar? Yuk Ketahui Perawatan Serta Tips Efektif Memudarkan Sayatan!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. National Institutes of Health (2014), diakses 28 September 2020. Comparative Study on the Nutritional Value of Pidan and Salted Duck Egg
  2. AnimalLova.com (2018), diakses 28 September 2020. 7 Facts About Salted Duck Egg You Should Know
  3. Whattocooktoday.com, diakses 28 September 2020. HOMEMADE SALTED DUCK OR CHICKEN EGGS (BRINE SOLUTION OR SALT-CURED)
    register-docotr