Diet dan Nutrisi

6 Manfaat Echinacea untuk Tubuh: Mulai Merawat Kesehatan Kulit hingga Mencegah Kanker

January 21, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Indonesia memang kaya akan tanaman herbal, salah satunya adalah echinacea. Bunga ini biasanya dijumpai di padang rumput dan ladang terbuka. Manfaat echinacea sendiri ada pada bagian atas dan akarnya, sering digunakan untuk meredakan beberapa penyakit.

Dari sembilan spesies yang ada, hanya tiga yang dipakai sebagai pengobatan herbal, yaitu Echinacea purpurea, Echinacea angustifolia, dan Echinacea pallida. Yuk, cari tahu apa saja manfaat echinacea untuk kesehatan.

Manfaat echinacea untuk kesehatan

Saat dikonsumsi, echinacea lebih sering diolah dalam bentuk ekstrak, tablet, dan teh. Tanaman ini memiliki banyak senyawa aktif seperti asam kafeat, asam fenolat, asam rosmarinat, dan masih banyak lagi.

Kandungan tersebut berperan sebagai antioksidan yang mampu membawa efek positif bagi tubuh, yaitu:

1. Bantu tingkatkan sistem imun

Senyawa antioksidan pada echinacea mampu meningkatkan sistem imun. Tak jarang tanaman ini digunakan sebagai pengobatan berbagai penyakit, khususnya yang berhubungan dengan gejala flu.

Bahkan, menurut sebuah penelitian, echinacea juga efektif membantu tubuh dalam melawan infeksi bakteri dan virus. Sehingga, tubuh akan lebih cepat pulih dari penyakit.

Sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat memaparkan, orang yang rajin mengonsumsi echinacea bisa menurunkan risiko penyakit pilek hingga 50 persen. Serta, mempersingkat durasi dari pilek yang telah terjadi.

2. Bantu redakan peradangan

Peradangan adalah cara alami tubuh dalam mempertahankan diri dari serangan virus maupun bakteri. Tapi, jika tidak segera diatasi, kondisi makin memburuk bisa saja terjadi.

Berdasarkan sebuah riset yang dilakukan pada 2017, kandungan antioksidan pada echinacea bisa membantu meredakan inflamasi yang ada. Serta, meminimalkan risiko terjadinya penyakit kronis yang disebabkan oleh peradangan tersebut.

Tanaman ini juga diklaim lebih ampuh dalam mengobati nyeri pada sendi, daripada menggunakan obat-obatan nonsteroid.

Baca juga: Penyakit Radang Sendi: Ketahui Jenis, Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya.

3. Menghambat pertumbuhan sel kanker

Salah satu manfaat echinacea yang jarang diketahui adalah kemampuannya dalam pencegahan penyakit kanker. Hasil studi oleh ilmuwan di Taiwan menyimpulkan, ekstrak echinacea tidak hanya dapat menghambat sel kanker di dalam tubuh, tapi juga membunuhnya.

Echinacea bekerja dengan memacu terjadinya proses apoptosis di pankreas dan usus besar. Apoptosis sendiri adalah mekanisme pembunuhan sel-sel jahat secara teratur yang ada pada jaringan tubuh.

Tak jarang, tanaman ini sering digunakan sebagai alternatif penanganan pasien kanker, selain kemoterapi dan terapi radiasi. Hanya saja, untuk mengonsumsinya, kamu perlu berkonsultasi dengan dokter. Sebab, echinacea bisa berinteraksi dengan obat-obatan lain.

4. Manfaat echinacea untuk merawat kulit

Siapa sangka, ternyata echinacea bisa digunakan untuk perawatan kulit, lho. Kandungan antioksidan yang tinggi memiliki peranan besar dalam menghambat terjadinya inflamasi pada wajah, misalnya munculnya jerawat.

Selain itu, menurut sebuah penelitian di Thailand, ekstrak echinacea sangat cocok untuk digunakan wanita pada rentang usia 25 hingga 40 tahun, karena mampu mengatasi berbagai tanda penuaan dini. Misalnya, muncul garis halus di wajah dan kulit yang mulai mengendur.

Hal tersebut tak lepas dari fungsi echinacea yang membantu kulit tetap terhidrasi. Hasilnya, katakan selamat tinggal pada keriput dan kulit kusam. Ini yang membuat banyak produk kecantikan mulai menggunakan echinacea sebagai komposisi utamanya.

5. Bantu stabilkan gula darah

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2012 memaparkan, echinacea bisa membantumu dalam menstabilkan kadar gula darah. Kadar gula darah yang rendah (hipoglikemia) atau tinggi (hiperglikemia) bukan sesuatu yang baik, karena bisa memicu berbagai penyakit.

Echinacea bekerja dengan menekan enzim pencerna karbohidrat, dan mengurangi jumlah gula yang masuk ke dalam darah. Selain itu, tanaman ini juga memiliki sifat yang lebih sensitif terhadap efek insulin, mirip dengan kinerja obat diabetes yang mengaktifkan reseptor PPAR-y.

Reseptor tersebut bekerja dengan membuang kelebihan lemak di darah, yang merupakan faktor terjadinya resistensi insulin. Dengan begitu, sensitivitas insulin akan semakin meningkat, dan kadar gula darah di dalam tubuh lebih mudah dikontrol.

6. Manfaat echinacea untuk anak

Selain untuk orang dewasa, tanaman herbal ini juga cocok untuk anak. Manfaat echinacea untuk anak juga utamanya adalah untuk memelihara imun tubuh serta mengurangi keparahan gejala flu.

Manfaat echinacea untuk anak juga ditemukan pada kulit. Echinacea dapat membunuh bakteri penyebab jerawat dan mengurangi peradangan.

Supaya bisa mendapatkan manfaat echinacea untuk anak, konsumsinya harus diperhatikan. Echinacea umumnya aman bila diminum dalam jangka pendek.

Namun echinacea juga mungkin menyebabkan reaksi alergi berupa ruam di kulit. Sehingga ada kekhawatiran alergi ini berdampak parah pada sebagian anak. 

Untuk mencegah hal tersebut, echinacea tidak direkomendasikan dikonsumsi oleh anak berusia di bawah 12 tahun. Dosisnya juga harus disesuaikan dengan yang tertera pada kemasan vitamin echinacea. 

Baca juga: Diabetes: Yuk, Kenali Penyebabnya Sebelum Terlambat

Konsumsi vitamin echinacea

Echinacea tersedia dalam bentuk vitamin atau suplemen. Mulai dari bentuk sirup, tablet hisap, tablet kunyah, atau kapsul. Kebanyakan orang mengonsumsi vitamin echinacea untuk memelihara imun tubuh. 

Konsumsi vitamin echinacea juga tidak jarang dibarengi dengan vitamin lainnya agar lebih efektif melawan masuk angin, infeksi flu,dan berbagai penyakit infeksi saluran pernapasan. 

Melalui sebuah penelitian, konsumsi vitamin echinacea yang dibarengi dengan Zinc, vitamin C dan vitamin D diketahui efektif untuk penanganan flu. Termasuk mengurangi keparahan gejala flu dan memelihara kekebalan tubuh. 

Vitamin echinacea bekerja dengan mengaktifkan bahan kimia dalam tubuh yang mengurangi peradangan. Sehingga dapat mengurangi gejala flu, kondisi flu dan merangsang sistem kekebalan tubuh. 

Dosis vitamin echinacea

Secara umum, dosis vitamin echinacea terbagi menjadi dua. Pertama adalah dosis yang digunakan untuk mencegah flu, yaitu 2400 mg setiap hari. Sementara dosis yang digunakan untuk melawan flu adalah 4000 mg setiap hari. 

Vitamin echinacea ini konsumsinya tidak bisa dibarengi dengan beberapa obat-obatan lain, seperti:

  • Warfarin
  • Midazolam 
  • Lopinavir / Ritonavir
  • Etravirine
  • Docetaxel
  • Darunavir
  • Obat yang menurunkan sistem kekebalan (Imunosupresan)
  • Obat yang mengobati hati
  • Etoposide

Hindari juga minum minuman seperti kopi, teh, cola, minuman energi, atau produk lain yang mengandung kafein. Mengkonsumsi vitamin echinacea dengan produk berkafein dapat meningkatkan efek samping kafein seperti sakit kepala, peningkatan detak jantung, dan perasaan gelisah.

Bila kamu tertarik untuk mengonsumsi vitamin echinacea, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter. Dengan begitu dokter bisa memberi rekomendasi dosis yang tepat. Juga menghindari interaksi dengan obat-obatan lain yang mungkin sedang kamu konsumsi. 

Manfaat lain konsumsi kandungan echinacea

Kandungan echinacea terkenal dengan manfaatnya yang mampu melawan infeksi flu dan memelihara imun tubuh. Namun di samping itu echinacea juga menunjukkan potensi untuk meredakan beberapa penyakit atau kondisi kesehatan lain, seperti:

  • Anxiety (kecemasan). Penelitian awal menunjukkan bahwa mengonsumsi 40 mg ekstrak echinacea tertentu per hari selama 7 hari dapat mengurangi kecemasan. Tetapi bila dosisnya kurang dari 40 mg per hari tampaknya konsumsi echinacea tidak efektif.
  • Performa olahraga. Mengonsumsi vitamin echinacea empat kali sehari selama 28 hari diketahui dapat meningkatkan asupan oksigen selama tes olahraga pada pria sehat. 
  • Radang gusi. Penelitian awal menunjukkan bahwa menggunakan obat kumur yang mengandung echinacea dapat mencegah penyakit gusi memburuk.
  • Virus herpes simpleks (HSV). Beberapa penelitian menunjukkan mengonsumsi produk kombinasi yang mengandung echinacea 3-5 kali sehari mengurangi rasa gatal, tegang, dan nyeri. Namun penelitian lain tidak menemukan bukti ini. Sehingga masih butuh banyak bukti pendukung.
  • Virus papiloma manusia (HPV). Penelitian awal menunjukkan bahwa mengonsumsi produk kombinasi yang mengandung echinacea, setiap hari selama satu bulan mengurangi kambuhnya kutil dubur di orang yang menjalani operasi pengangkatan kutil dubur. Tetapi studi ini tidak berkualitas tinggi, sehingga hasilnya dipertanyakan.
  • Leukopenia. Penelitian awal menunjukkan bahwa menggunakan ekstrak akar echinacea dapat meningkatkan jumlah sel darah merah dan putih pada wanita dengan kanker payudara stadium lanjut. Tetapi efek ini tidak terlihat pada semua pasien. 
  • Tonsilitis. Menyemprotkan produk tertentu yang mengandung echinacea ke dalam mulut setiap dua jam hingga 10 kali per hari hingga 5 hari dapat memperbaiki gejala sakit tenggorokan yang serupa dengan obat semprot yang biasa digunakan pada penderita tonsilitis.

Sebagian orang juga percaya kalau echinacea dapat bermanfaat untuk kondisi seperti infeksi saluran kemih, migrain, eksim, sengatan lebah, hingga infeksi jamur vagina. Namun penelitian lebih lanjut masih harus dilakukan agar bukti yang ditemukan lebih kuat. 

Efek samping echinacea

Mengutip Healthline, echinacea yang diolah menjadi ekstrak dan produk lainnya relatif aman untuk dikonsumsi. Hanya saja, seseorang bisa merasakan efek samping jika meminumnya berlebihan, seperti:

  • Muncul ruam pada kulit disertai gatal
  • Pembengkakan pada bagian tubuh tertentu
  • Sakit perut
  • Mual
  • Sesak napas

Nah, itulah lima manfaat echinacea yang baik untuk tubuh dan efek samping yang bisa muncul jika dikonsumsi berlebihan. Yuk, mulai biasakan konsumsi tanaman ini agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Healthline, diakses 28 Juni 2020, Echinacea: Benefits, Uses, Side Effects and Dosage.
  2. Healthline, diakses 28 Juni 2020, 7 Benefits of Echinacea Tea.
  3. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 28 Juni 2020, Antioxidant, Antidiabetic, and Antihypertensive Properties of Echinacea Purpurea Flower Extract and Caffeic Acid Derivatives Using In Vitro Models.
  4. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 28 Juni 2020, Skin Improvement and Stability of Echinacea Purpurea Dermatological Formulations.
  5. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 28 Juni 2020, Cytotoxic Effects of Echinacea Purpurea Flower Extracts and Cichoric Acid on Human Colon Cancer Cells Through Induction of Apoptosis.
  6. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 28 Juni 2020, The Effect and Safety of Highly Standardized Ginger (Zingiber Officinale) and Echinacea (Echinacea Angustifolia) Extract Supplementation on Inflammation and Chronic Pain in NSAIDs Poor Responders. A Pilot Study in Subjects With Knee Arthrosis.
  7. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 28 Juni 2020, Chicoric Acid Supplementation Prevents Systemic Inflammation-Induced Memory Impairment and Amyloidogenesis via Inhibition of NF-κB.
  8. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 28 Juni 2020, Immunomodulation With Echinacea – A Systematic Review of Controlled Clinical Trials.
  9. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 28 Juni 2020, Evaluation of Echinacea for the Prevention and Treatment of the Common Cold: A Meta-Analysis.
  10. Rondanelli M, Miccono A, Lamburghini S, Avanzato I, Riva A, Allegrini P, Faliva MA, Peroni G, Nichetti M, Perna S. Self-Care for Common Colds: The Pivotal Role of Vitamin D, Vitamin C, Zinc, and Echinacea in Three Main Immune Interactive Clusters (Physical Barriers, Innate and Adaptive Immunity) Involved during an Episode of Common Colds-Practical Advice on Dosages and on the Time to Take These Nutrients/Botanicals in order to Prevent or Treat Common Colds. Evid Based Complement Alternat Med. 2018 Apr 29;2018:5813095. doi: 10.1155/2018/5813095. PMID: 29853961; PMCID: PMC5949172. 

    register-docotr