Diet dan Nutrisi

5 Jenis Makanan Pemicu Asam Urat yang Wajib Dihindari

December 6, 2020 | Dewi Nurfitriyana
no-image

Penyakit asam urat adalah radang yang terjadi pada sendi-sendi tulang. Ini bisa dihindari dengan membatasi asupan makanan pemicu asam urat.

Penyakit asam urat sendiri disebabkan kadar asam urat di dalam darah yang terlalu tinggi. Asam urat sendiri adalah produk limbah yang dihasilkan tubuh saat mencerna makanan tertentu.

Jadi, salah satu cara yang bisa kamu coba jika ingin mengatasi penyakit ini, adalah dengan menghindari beberapa jenis makanan berikut.

Baca juga: Bukan Sekadar Mitos, Ini Manfaat Daun Salam untuk Asam Urat

Mengapa makanan berpengaruh pada asam urat?

Dilansir dari Healthline, apabila kamu mengonsumsi makanan yang banyak mengandung purin, tubuh akan menghasilkan asam urat dalam jumlah yang berlebihan.

Hal ini bukan masalah bagi orang sehat, karena secara alami tubuh mereka mampu membuang kelebihan asam urat tersebut dari tubuh.

Akan tetapi pada penderita asam urat, jenis-jenis makanan seperti itu akan sangat bersiko membuat asam urat menumpuk, dan menyebabkan penyakit asam urat.

Itulah mengapa membatasi makanan tinggi purin dapat membantu mencegah serangan asam urat terjadi.

Jenis makanan pemicu asam urat

Untuk mencegah terjadinya penyakit asam urat, penting untuk memperhatikan kebiasaan makan kamu sehari-hari. Berikut adalah beberapa makanan yang harus kamu hindari:

Daging merah adalah makanan yang paling memicu asam urat

Pada dasarnya mengonsumsi daging merah untuk orang yang sehat bukan merupakan sebuah masalah. Ini karena senyawa purin yang ada di dalamnya bisa dibuang melalui ginjal dalam bentuk urine.

Akan tetapi, hal yang sama tidak berlaku bagi penderita asam urat. Kamu harus membatasi asupan daging merah seperti daging sapi, domba, dan termasuk jeroannya.

Mengapa? Karena jika kamu tetap mengonsumsinya secara rutin, asupan purin yang terlalu banyak tidak dapat larut sepenuhnya dalam air kencing.

Alhasil, peluang terjadinya penumpukan asam urat yang kemudian meningkatkan risiko terjadinya asam urat pun, menjadi semakin tinggi.

Makanan laut

Beberapa jenis makanan laut, seperti ikan teri, kerang, sarden, tuna, trout, mackerel, kepiting, dan udang memiliki kandungan purin yang lebih tinggi daripada jenis hewan laut lainnya.

Namun, apabila dilihat secara garis besar, kandungan purin tersebut memiliki risiko yang lebih kecil dibandingkan manfaat kesehatan yang bisa kamu ambil dari nutrisi yang ada di dalam hewan-hewan laut tersebut.

Jadi tidak mengapa jika kamu masih ingin menyantap ikan dalam menu harianmu. Hanya saja batasi jumlahnya yang tidak berlebihan, agar tidak memicu terjadinya serangan asam urat.

Baca juga: Kamu Perlu Tahu, Ini Pilihan Obat Asam Urat Paling Ampuh

Sayuran tertentu juga bisa menjadi makanan pemicu asam urat

Dilansir dari Mayoclinic, sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada pula beberapa jenis sayuran yang kaya akan purin. Misalnya, seperti asparagus dan bayam.

Meski begitu, kedua jenis sayuran ini tidak meningkatkan risiko penumpukan asam urat atau serangan asam urat berulang.

Namun untuk berjaga-jaga, kamu tetap dianjurkan untuk mengonsumsi sayuran-sayuran tersebut dalam jumlah secukupnya saja.

Alkohol

Hentikan konsumsi minuman beralkohol seperti bir, anggur, dan jenis minuman keras lainnya.

Jenis-jenis minuman tersebut telah banyak dikaitkan dengan peningkatan risiko serangan asam urat berulang menjadi semakin tinggi.

Makanan dan minuman manis

Kamu juga harus menghindari makanan tinggi fruktosa karena umumnya ini mengandung sekitar 150 – 200 mg purin dalam setiap 100 gram sajiannya.

Beberapa makanan dan minuman manis yang patut dihindari adalah sereal, roti, permen, jus buah, soda, dan sejenisnya.

Rekomendasi makanan untuk menurunkan kadar asam urat

Di bawah ini adalah beberapa makanan yang harus kamu tambahkan ke dalam menu makanan harianmu untuk menjaga asam urat tetap normal.

  1. Produk rendah lemak dan non-susu, seperti yogurt dan susu skim
  2. Buah dan sayuran segar
  3. Kacang, selai kacang, dan biji-bijian
  4. Lemak dan minyak
  5. Kentang, nasi, roti, dan pasta

Meskipun pemilihan makanan dianggap dapat membantu mengontrol jumlah asam urat dalam tubuh kamu, bisa saja kamu tetap memerlukan bantuan obat untuk mencegah serangan asam urat di masa mendatang.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Gout diet: What’s allowed, what’s not, https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/gout-diet/art-20048524 diakses pada 24 November 2020

Best Diet for Gout: What to Eat, What to Avoid, https://www.healthline.com/nutrition/best-diet-for-gout#TOC_TITLE_HDR_3 diakses pada 24 November 2020

What in red meat cause gout?, https://sites.psu.edu/siowfa14/2014/10/24/what-in-red-meat-cause-gout/ diakses pada 24 November 2020

Gout Diet: Foods to Eat and Those to Avoid, https://www.webmd.com/arthritis/gout-diet-curb-flares diakses pada 24 November 2020

Uric Acid diet: These foods will help you keep uric acid at normal levels, https://timesofindia.indiatimes.com/life-style/health-fitness/diet/Walnuts-are-good-for-you/articleshow/7200634.cms diakses pada 24 November 2020

    Berita Terkait
    register-docotr