Diet dan Nutrisi

Jenis-jenis Teh Herbal dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh

July 1, 2020 | Anisya Fitrianti | dr. Debby Deriyanthi
no-image

Teh herbal sudah lama dikenal karena khasiatnya di berbagai penjuru dunia. Bahan bakunya pun beragam. Apa saja jenis-jenis teh herbal yang kamu tahu?

Ya, beda jenis maka beda pula manfaatnya bagi kesehatan. Supaya bisa mendapatkan hasil yang sesuai dengan kebutuhan, kamu perlu tahu jenis dan manfaat masing-masing teh herbal.

Jenis-jenis teh herbal dan manfaatnya

Nah, bagaimana cara ya memilih teh herbal yang sesuai dengan kebutuhanmu? Berikut ini ada jenis-jenis teh herbal beserta masing-masing manfaatnya. Yuk simak ulasannya:

Teh jahe

Mungkin jenis teh herbal yang satu ini sudah sangat populer di telingamu. Teh jahe dikenal dengan rasanya yang agak pedas serta kemampuannya untuk menjaga imunitas tubuh. Teh jahe kaya akan antioksidan dan telah terbukti memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan terutama untuk wanita hamil. 

Secara konsisten, penelitian menemukan bahwa jahe efektif untuk meredakan mual, terutama pada awal kehamilan. Mual yang terjadi akibat perawatan medis dan mabuk perjalanan juga dapat diatasi dengan teh jahe. 

Kandungan jahe dalam teh herbal yang satu ini juga dapat meredakan berbagai permasalahan perut lainnya seperti tukak lambung dan gangguan pencernaan, sembelit hingga dismenore (nyeri haid). 

Teh peppermint

Selain teh jahe, teh peppermint juga merupakan salah satu teh herbal yang paling umum digunakan di dunia. 

Teh jenis ini memiliki sifat antioksidan, antibakteri, antivirus serta tidak mengandung kafein. Bukan cuma itu, teh peppermint juga memiliki banyak kandungan vitamin seperti potasium, kalsium, magnesium, dan vitamin seperti A dan C.

Teh peppermint akan membantu kamu yang mengalami insomnia atau kurang tidur. Di samping itu, teh peppermint juga dapat membantu meredakan gangguan pencernaan, mual, sakit perut hingga kram menstruasi. 

Baca juga: Kaya akan Herbal, Seperti Apa Manfaat Minyak Kutus-Kutus?

Teh daun sage

Teh daun sage dibuat dari tanaman sage yang kaya akan senyawa kimia bernama thujone. Teh yang satu ini telah menjadi salah satu ramuan paling terkenal di berbagai kuliner dunia. 

Bila kamu rutin mengonsumsi jenis teh daun sage, kamu dapat merasakan beberapa manfaat. Mulai dari perbaikan suasana hati, fungsi mental dan kekuatan memori pada orang dewasa. 

Beberapa penelitian juga menemukan bahwa teh daun sage berpotensi untuk merawat kesehatan usus dan jantung. Namun masih perlu beberapa penelitian lanjutan untuk mengetahui efek tersebut dari teh ini. 

Teh chamomile

Teh chamomile merupakan ramuan yang diekstrak dari bunga daisy dan telah dikonsumsi sejak berabad-abad lalu. 

Teh yang satu ini dikenal karena efek penenangnya, sehingga cocok untuk kamu yang mengalami gangguan tidur. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumi teh chamomile dapat meningkatkan kualitas tidur serta menurunkan gejala depresi. 

Teh chamomile juga memiliki sifat antibakteri, anti-inflamasi dan dapat melindungi hati. Berbagai kandungan dalam teh chamomile ini juga diketahui bermanfaat untuk meringankan gejala pramenstruasi dan kadar lemak darah, gula darah dan insulin yang tinggi.

Teh lemon balm

Teh lemon balm merupakan teh herbal yang dibuat dari tanaman lemon balm. Tanaman ini berasal dari kelompok yang sama dengan daun mint. 

Seperti teh chamomile, teh herbal ini memiliki efek penenang sehingga cocok untuk kamu yang memiliki gangguan tidur atau kecemasan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, efek penenang tersebut juga diketahui dapat meningkatkan mood, ketenangan serta memori. 

Teh lemon balm bekerja dalam tubuh dengan meningkatkan kadar antioksidan, sehingga dapat membantu merawat kesehatan jantung. Termasuk di antaranya mengurangi frekuensi jantung berdebar dan meningkatkan elastisitas arteri.

Teh rooibos

Rooibos adalah teh herbal yang berasal dari Afrika Selatan. Teh ini terbuat dari daun rooibos atau tanaman semak merah. Teh ini memiliki banyak kandungan antioksidan serta bebas dari kafein. 

Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa teh rooibos dapat bermanfaat bagi kesehatan tulang. Lebih tepatnya dapat merangsang sel yang berperan dalam pertumbuhan dan kepadatan tulang. 

Penelitian lain menyebutkan bahwa minum enam cangkir teh rooibos setiap hari selama enam minggu efektif menurunkan kadar kolesterol dan lemak jahat atau LDL dalam darah sambil meningkatkan HDL atau kolesterol baik. 

Teh rooibos juga bermanfaat bagi kesehatan jantung karena kemampuannya untuk menghambat enzim yang menyebabkan pembuluh darah mengerut. Diyakini mengonsumsi teh ini dengan teratur dapat membuat kamu terhindar dari hipertensi. 

Meski banyak manfaat yang dapat ditemukan, penelitian lebih lanjut terkait teh herbal yang satu ini masih harus terus dilakukan. 

Teh rosehip 

Bila kamu mencari teh yang mampu membantu penurunan berat badan, teh rosehip cocok lho untuk kamu coba. Teh rosehip merupakan teh yang terbuat dari buah tanaman mawar memiliki sifat anti-inflamasi serta kandungan vitamin C yang tinggi. 

Sebuah penelitian dilakukan selama 12 minggu pada 32 orang dengan berat badan berlebih. Mereka diminta untuk mengonsumsi ekstrak rosehip dengan teratur. Hasilnya, ditemukan bahwa ekstrak rosehip efektif menurunkan indeks massa tubuh (IMT) serta lemak perut. 

Di samping itu, teh rosehip juga bermanfaat untuk mengurangi peradangan pada orang-orang yang mengalami rheumatoid arthritis dan osteoarthritis (penyakit peradangan sendi). Hal ini disebabkan oleh sifat antiinflamasi yang efektif untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit. 

Nah itu dia jenis-jenis teh herbal yang mungkin cocok untuk kamu konsumsi. Bila kamu ragu mengonsumsi obat-obatan herbal, ada baiknya kamu berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu supaya kamu bisa mendapatkan manfaat yang sesungguhnya dari teh herbal.


Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
    Berita Terkait
    register-docotr