Diet dan Nutrisi

Jarang Diketahui, Ini Manfaat Madu Kelulut bagi Kesehatan Tubuh!

February 21, 2021 | Arianti Khairina | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Sejak zaman kuno, madu telah digunakan baik sebagai makanan maupun obat. Memiliki jenis yang cukup banyak, salah satu madu yang jarang diketahui oleh orang yaitu madu kelulut.

Untuk lebih memahami manfaat sehat dari madu jenis ini, yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Apa itu madu kelulut? 

Melansir penjelasan laman Medical News Today, madu adalah cairan manis yang dibuat oleh lebah menggunakan nektar dari bunga.

Madu dinilai berdasarkan warnanya, dengan madu kuning keemasan yang jernih sering kali mendapatkan harga eceran yang lebih tinggi daripada varietas yang lebih gelap.

Salah satu jenis madu yang memiliki manfaat baik bagi kesehatan yaitu madu kelulut. Madu kelulut ini terkenal dengan beberapa nama lain seperti stingless bee honey (SBH) atau madu lebah tanpa sengat, pot-honey, madu lebah trigona dan madu meliponine.

Manfaat madu kelulut bagi kesehatan

Apa manfaat konsumsi madu kelulut bagi kesehatan? Berikut daftarnya:

Mengurangi radang

Manfaat madu kelulut yang pertama ialah mampu mengurangi radang. Dilansir dari jurnal Hindawi, madu kelulut ini memang telah terbukti menunjukkan antioksidan yang baik untuk mengatasi masalah peradangan dan infeksi.

Atasi masalah kesuburan 

Seperti dilansir laman Science Direct, penggunaan madu kelulut untuk mengatasi masalah kesuburan dinilai ampuh. Perlu kamu ketahui bahwa sifat antimikroba, antioksidan, anti-inflamasi, antihiperlipidemik, dan kardioprotektif memiliki manfaat penting dalam perawatan kesuburan. 

Tak hanya itu saja, madu kelulut ini juga berfungsi dalam pengobatan gangguan mata, penyakit saluran pencernaan, gangguan neurologis, dan gangguan kesuburan dan aktivitas penyembuhan luka.

Meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah

Manfaat madu kelulut berikutnya yakni sangat baik dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Dikutip dari Science Direct, telah dilaporkan bahwa madu kelulut menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, baik pada pasien sehat maupun pada mereka dengan peningkatan faktor risiko.

Dengan beberapa parameter, seperti glukosa plasma, insulin plasma, kolesterol, triasilgliserida (TG), lipid darah, protein C-reaktif dan homosistein, diselidiki setelah pemberian madu kelulut alami pada pasien.

Menurunkan risiko diabetes

Menurut penjelasan dari jurnal Hindawi, madu kelulut menunjukkan sifat antidiabetes yang lebih baik dibandingkan dengan madu lain.

Molekul pati kompleks dalam madu kelulut akan diubah menjadi gula sederhana oleh enzim. Dengan demikian, bisa mencegah kenaikan kadar gula darah pada tingkat yang lebih cepat.

Mengobati luka 

Madu kelulut ini juga disarankan untuk mengobati luka septik, luka operasi, atau luka pada dinding perut dan perineum karena khasiat penyembuhan lukanya yang sangat baik.

Cara menggunakannya kamu bisa mengoleskannya seperti menggunakan salep secara tipis pada bagian yang luka. 

Mengobati penyakit mata katarak

Madu kelulut ini juga berperan penting dalam mengobati katarak yang diinduksi secara kimiawi. Madu jenis ini menunjukkan aktivitas melawan katarak yang diinduksi natrium selenite.

Tak hanya itu saja, madu kelulut juga bisa digunakan sebagai obat tetes mata untuk mengatasi masalah penglihatan.

Menambah nafsu makan 

Sama dengan manfaat jenis madu lainnya, madu kelulut juga baik untuk menambah nafsu makan terutama pada anak-anak. Perpaduan rasa manis, asam dan pahit pada madu kelulut dipercaya sebagai obat tradisional untuk menambah gairah nafsu makan seseorang.

Baca juga: 4 Cara Minum Madu yang Tepat untuk Mendapat Khasiat Terbaiknya

Kandungan nutrisi dalam madu kelulut

Menurut penelitian yang dilansir laman Science Direct, terdapat berbagai nutrisi yang kaya dari madu kelulut. Selain kandungan antioksidan yang tinggi, gula dalam madu juga bagian paling penting.

Fruktosa dalam madu terdiri dari sekitar 32-38 persen dari total gula. Selain fruktosa dan glukosa, beberapa disakarida dan oligosakarida lainnya, termasuk sukrosa, maltosa, maltotriosa, dan panosa.

Tak hanya itu saja, dalam madu ternyata juga ditemukan adanya asam organik, mineral, dan elemen seperti kalsium, kalium, natrium, magnesium, fosfor, belerang, besi, zinc, tembaga, dan mangan.

Berikut ini beberapa kandungan vitamin dalam madu yang bagus bagi kesehatan tubuh:

  • Asam askorbat (Vitamin C)
  • Tiamin (Vitamin B1)
  • Asam pantotenat (Vitamin B5)
  • Riboflavin (Vitamin B2)
  • Asam nikotinat (Vitamin B3)
  • Piridoksin (Vitamin B6)
  • Biotin (Vitamin B8 )
  • Asam folat (Vitamin B9)
  • Cyanocobalamin (Vitamin B12)

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Sciencedirect.com (2016) diakses pada 19 Februari 2021. Biological and therapeutic effects of honey produced by honey bees and stingless bees: a comparative review 
  2. Sciencedaily.com (2020) diakses pada 19 Februari 2021. Science sweetens stingless bee species honey health claims
  3. Medicalnewstoday.com (2018) diakses pada 19 Februari 2021. Everything you need to know about honey
  4. Hindawi.com (2018) diakses pada 19 Februari 2021. Nature-Inspired Drugs: Expanding Horizons of Contemporary Therapeutics
  5. Healthywithhoney.com  (2018) diakses pada 19 Februari 2021. Health benefits of Trigona honey (aka kelulut honey) 
    register-docotr