Diet dan Nutrisi

Jahe Dipercaya Dapat Turunkan Berat Badan, Benarkah Demikian?

September 12, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Ada berbagai macam cara yang dapat dilakukan untuk memperoleh tubuh ideal, salah satu cara yang paling populer adalah dengan mengonsumsi jahe. Jahe sendiri telah lama dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan. Namun, benarkah demikian?

Pada dasarnya, jahe memiliki banyak sekali manfaat. Termasuk di antaranya seperti mengurangi peradangan, menjaga kesehatan sistem pencernaan, dan dapat menekan nafsu makan.

Baca juga: Berbagai Manfaat Jahe untuk Kesehatan, Cegah Infeksi hingga Kanker!

Benarkah jahe dapat menurunkan berat badan?

Banyak orang yang percaya bahwa jahe menjadi cara yang ampuh untuk turunkan berat badan. Selain mudah ditemukan, tanaman herbal ini pun sering digunakan oleh banyak orang untuk mendapatkan tubuh ideal secara sehat.

Jahe sendiri mengandung senyawa yang disebut dengan gingerol dan shogaols. Kedua senyawa ini dapat merangsang beberapa aktivitas biologis di dalam tubuh ketika kamu mengonsumsinya. Tak hanya itu, jahe pun memiliki sifat antioksidan.

Berat badan berlebih atau obesitas dapat menyebabkan stres oksidatif dan peradangan. Stres oksidatif sendiri disebabkan oleh kerusakan akibat dari radikal bebas di dalam tubuh.

Nah, sifat antioksidan yang dimiliki oleh jahe dapat membantu mengontrol radikal bebas tersebut. Tak sampai di situ saja, sifat anti-inflamasi yang juga dimiliki oleh jahe dapat melawan peradangan.

Sifat jahe ini memang tidak secara langsung mengatasi kelebihan berat badan, namun membantu untuk mencegah kerusakan kardiovaskular dan efek samping lain dari kelebihan berat badan saat kamu berusaha untuk menurunkan berat badan.

Penelitian tentang fungsi jahe untuk turunkan berat badan

Untuk memperkuat fakta mengenai jahe yang dapat membantu menurunkan berat badan, beberapa peneliti melakukan penelitian.

Dilansir Time, ulasan baru yang diterbitkan dalam Annals of the New York Academy of Science meneliti temuan dari 60 studi yang dilakukan pada kultur sel, hewan laboratorium, dan manusia.

Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa jahe dan unsur utamanya memberikan efek menguntungkan terhadap obesitas, diabetes, serta penyakit jantung.

Studi lain terhadap pria dengan berat badan berlebih menemukan bahwa konsumsi jahe dapat membuatnya merasa lebih kenyang. Ini juga sekaligus menunjukkan bahwa konsumsi jahe berperan dalam mengatur nafsu makan.

Gingerol yang terkandung dalam jahe pun dapat mendorong aktivitas biologis tertentu di dalam tubuh. Mereka memiliki efek anti-obesitas, yang mana dapat membantu makanan untuk dicerna lebih cepat. Gingerol juga dapat membantu menstabilkan gula darah.

Baca juga: Selain untuk Diet, Ini 8 Manfaat Infused Water yang Jarang Diketahui

Cara mengolah jahe untuk turunkan berat badan

Mengolah jahe untuk turunkan berat badan ternyata tidak sulit, lho! Agar terasa lebih nikmat dan segar, kamu dapat mencampur jahe dengan bahan-bahan lain untuk turunkan berat badan.

Berikut adalah cara membuat ramuan jahe seperti yang dilansir Healthline:

1. Jahe dan lemon

Jika dikonsumsi secara bersamaan, ramuan ini dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Tak hanya itu, ramuan jahe dan lemon juga dipercaya dapat menekan nafsu makan.

Cara membuat: Kamu hanya perlu memeras lemon ke dalam jahe dan mengonsumsinya secara teratur. Kamu dapat mengonsumsi air lemon jahe atau teh lemon jahe sebanyak 2-3 kali sehari untuk memperoleh manfaat maksimalnya.

2. Jahe dan cuka sari apel

Ketika cuka sari apel dikombinasikan dengan jahe, ini dapat meningkatkan sifat antiglisemik dan antioksidan yang dimilikinya.

Cara membuat: Cara termudah untuk membuat ramuan ini adalah dengan mencampur kedua bahan tersebut.

Kamu juga dapat menyiapkan teh jahe dan campurkan cuka sari apel ke dalam teh setelah dingin. Tambahkan sedikit madu atau perasan lemon, kemudian aduk dengan 2 sendok makan cuka sari apel. Kamu dapat mengonsumsinya sebanyak satu kali sehari sebelum makan.

3. Jahe dan teh hijau

Teh hijau juga memiliki manfaat untuk menurunkan berat badan. Jenis teh ini sendiri merupakan bahan populer dalam suplemen penurun berat badan karena dapat mempercepat laju metabolisme.

Cara membuat: Kamu dapat menambahkan jahe bubuk ke dalam teh hijau, atau kamu juga dapat merendam kantoh teh jahe dan kantong teh hijau secara bersamaan.

Namun demikian, sebaiknya hindari konsumsi ramuan ini terlalu sering. Cukup minum satu kali sehari, karena teh hijau sendiri mengandung kafein. Jika dikonsumsi berlebihan, dikhawatirkan memberi efek buruk bagi kesehatan.

Nah, itulah beberapa infomasi mengenai jahe sebagai penurun berat badan. Jika kamu sedang melakukan program diet, tak ada salahnya lho mengonsumsi ramuan jahe untuk membantumu mendapatkan berat badan ideal.

Konsultasi kesehatan bisa ditanyakan pada dokter ahli di Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline (2019). Diakses pada 10 September 2020. Can Eating of Drinking Ginger Help Me Lose Weight? 

Time. Diakses pada 10 September 2020. How Ginger Fights Body Fat 

Mansour, Muhammad S, Yu-Ming Ni (2012). Ginger Consumption Enhances the Thermic Effect of Food and Promotes Feelings of Satiety Without Affecting Metabolic and Hormonal Parameters in Overweight Men: A Pilot Study. NCBI (diakses pada 10 September 2020)

 

    register-docotr