Diet dan Nutrisi

Sebelum Mengonsumsi Teh Pelangsing untuk Dietmu, Ketahui Efek Sampingnya Lebih Dulu Yuk!

July 23, 2020 | Dhiamara Arradea | dr. Debby Deriyanthi
no-image

Teh pelangsing sering dijadikan alternatif untuk menurunkan berat badan. Hal itu dikarenakan, teh dapat merangsang pencernaan dan membantu metabolisme. Bahkan teh dipercaya bisa membersihkan tubuh dari kotoran. Namun, tahukah kamu efek samping dari teh pelangsing?

Meminum teh detoks telah menjadi pilihan populer bagi orang-orang yang ingin membersihkan racun dari dalam tubuh.

Apa saja jenisnya?

Teh pelangsing tidak hanya terdiri dari satu jenis. Beberapa jenis diantaranya meliputi:

  • Teh pelangsing untuk penekan nafsu makan
  • Teh pelangsing untuk blocker lemak
  • Teh pelangsing untuk penguat metabolisme

Biasanya setiap teh pelangsing mengklaim memiliki kandungan yang memberikan khasiat tertentu seperti:

  • Membantu mengurangi nafsu makan
  • Membantu tubuh melepaskan racun
  • Membantu membakar lebih banyak kalori

Namun, dilansir dari Medicalclinic.com, sebagian besar penurunan berat badan yang dialami oleh seseorang yang mengonsumsi teh diet ini hanya karena kehilangan banyak cairan atau limbah padat dari dalam tubuh.

Kandungan apa saja di dalamnya?

Beberapa teh detoks memiliki kandungan dari bahan-bahan yang tidak berbahaya, seperti daun teh yang tidak berbeda dengan teh biasa. Tetapi tidak jarang juga teh pelangsing ini mengandung tambahan bahan yang bisa membahayakan untuk kesehatan. Bahan-bahan tersebut meliputi:

  • Ramuan kuat, seperti senna
  • Obat pencahar
  • Kadar kafein yang tinggi
  • Obat-obatan
  • Bahan kimia ilegal, seperti ephedra

Apa saja efek sampingnya?

Bahan-bahan dalam teh diet diracik untuk memberi energi bagi siapapun yang mengonsumsinya. Efek sampingnya akan membuat kamu merasa ingin sering pergi ke toilet untuk buang air besar dan buang air kecil dan akan menyebabkan berat badan sedikit lebih turun.

Namun, bukan racun melainkan hanya mineral dari dalam tubuh yang akan keluar akibat teh tersebut. Dan hal ini bukan lah cara yang tepat untuk menurunkan berat badan.

Tidak hanya itu, teh pelangsing juga mengandung bahan kimia yang berbahaya untuk tubuh. Hal tersebut akan menyebabkan beberapa penyakit, seperti:

  • Serangan jantung
  • Stroke
  • Kejang
  • Kematian

Efek samping lainnya yang mungkin kamu rasakan jika mengonsumsi teh pelangsing yakni:

Diare

Teh pelangsing mengandung salah satu bahan yang biasa digunakan sebagai obat sembelit, yaitu senna. Senna sendiri aman dikonsumsi jika dalam jumlah yang normal. Namun, jika dikonsumsi terus-menerus, senna akan memicu efek samping, seperti diare.

Hal tersebut akan berbahaya jika berkepanjangan, karena akan mengakibatkan dehidrasi. Tidak hanya itu, mengonsumsi teh pelangsing jangka panjang, akan mengakibatkan masalah pada pencernaan.

Karena, akan membuat seseorang merasa ketergantungan pada teh pelangsing, dan akan sembelit jika tidak meminumnya.

Masalah pada perut

Umumnya, efek samping dari teh diet terjadi pada area perut. Kamu akan merasa kram, kembung, bahkan hingga mual. Tingginya kadar kafein dan bahan pencahar biasanya menyebabkan gejala tersebut.

Hal itu terjadi karena kandungan tersebut memberikan tekanan kepada sistem pencernaan, juga membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras daripada seharusnya.

Elektrolit yang tidak seimbang

Terlalu sering buang air akan menyebabkan tubuh menjadi dehidrasi. Kondisi dehidrasi akan mengurangi kadar elektrolit dalam darah.

Elektrolit sendiri, memiliki peran yang sangat penting untuk otot agar bisa berfungsi dengan baik. Ketidakseimbangan pada elektrolit dapat menimbulkan masalah yang serius, seperti memicu kejang otot, dan membuat irama jantung menjadi tidak normal.

Efek dari asupan kafein terlalu banyak

Seperti yang dijelaskan, teh pelangsing mengandung kafein yang tinggi. Hal tersebut akan menyebabkan efek samping yang negatif, seperti merasa gugup, rasa gelisah, sakit kepala, agitasi, telinga yang berdenging, detak jantung yang berdebar cepat.

Gangguan tidur

Lagi-lagi, efek dari kandungan kafein pada teh pelangsing memberikan efek samping yang negatif. Jika mengonsumsi terlalu banyak akan mengakibatkan seseorang kesulitan untuk tidur.

Hal tersebut bisa membuat siklus tidur menjadi tidak normal dan akan berdampak pada kesehatan tubuh.

Interaksi dengan obat

Teh pelangsing mungkin mengandung herbal dan zat lain yang bisa berinteraksi dengan obat-obatan lain yang sedang kamu gunakan.

Namun, efek samping seperti diare akan mengurangi kemanjuran obat yang dikonsumsi. Hal tersebut dikarenakan, obat akan lebih cepat dicerna sebelum diserap oleh tubuh.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Medicalnewstoday.com (2017). Diakses pada 17 Juli 2020. Slimming tea: Does it works and is it bad for you?
  2. Healthline.com (2019). Diakses pada 17 Juli 2020. What You Need to Know About the Purported Benefits and Side Effects of Detox Teas
    Berita Terkait
    register-docotr