Kesehatan Mental

10 Tips Menghadapi Pertanyaan Tidak Menyenangkan saat Lebaran

April 21, 2022 | Muhammad | dr. Ario W. Pamungkas
feature image

Tidak sedikit orang yang merasa khawatir saat Lebaran tiba. Berkumpul bersama keluarga besar terkadang bisa menjadi momentum tidak menyenangkan karena adanya pertanyaan-pertanyaan yang cenderung membuat tersinggung.

Menjawabnya dengan ketus justru akan berpotensi membuat suasana hari raya menjadi tambah menegangkan. Agar hal itu tidak terjadi, simak tips untuk menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tidak menyenangkan berikut!

Tips menghadapi pertanyaan tidak menyenangkan

Sudah jadi rahasia umum dalam sebuah pertemuan keluarga besar, ada saja anggota keluarga yang entah apa maksud dan tujuannya kerap melontarkan pertanyaan yang ‘aneh’. Seperti ‘kapan menikah, sudah bekerja di mana, jabatannya apa, kapan punya anak, kapan lulus kuliah’ dan banyak lainnya.

Tak perlu kesal dan marah lalu meluapkannya kepada lawan bicara. Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi situasi seperti itu. Di antaranya adalah:

Alihkan pembicaraan

Jika seseorang memiliki kesempatan untuk bertanya atau menyampaikan pendapat, maka kamu juga berhak untuk memulai pembicaraan dengan topik baru. Ya, alih-alih membiarkan orang lain membuatmu sakit hati, cobalah mengalihkan pembicaraan tanpa harus menyinggungnya.

Sampaikan keberatan

Tak ada salahnya jika kamu menyampaikan keberatan dengan cara yang halus atas pembicaraan atau pertanyaan yang membuatmu tersinggung. Ini bisa membantu lawan bicara menyetop topik yang tidak kamu sukai.

Sebab, mungkin saja orang itu tidak sengaja melontarkan perkataan yang membuatmu sakit hati.

Baca juga: Mudik Lebaran saat Pandemi, Perhatikan Penggunaan e-Hac dan Siapkan Asuransimu

Siapkan jawaban jauh-jauh hari

Tentu berbagai jenis pertanyaan akan sering muncul saat ada momentum pertemuan keluarga.

Untuk menghindari rasa tersinggung, kamu bisa siapkan jawaban-jawaban atas setiap kemungkinan pertanyaan yang akan dilontarkan oleh orang lain. Dengan begitu, kamu akan lebih siap secara mental.

Jawab dengan guyonan

Jawaban dengan aspek humor bisa menjadi pemecah masalah di tengah pertanyaan atau perkataan dari orang lain yang mungkin membuatmu merasa tersinggung. Alih-alih marah, lelucon atau jawaban dengan gaya bercanda mungkin justru membuat situasi lebih cair.

Bertanya balik

Terkadang, pertanyaan dilontarkan hanya karena tidak ada pembahasan yang menarik. Namun, jika kamu merasa tidak enak dengan pertanyaan atau ucapan orang lain, tak ada salahnya untuk bertanya balik. Tentu saja, sampaikan dengan gaya bicara yang sopan agar situasi tidak menegang.

Meminta nasihat

Cara sederhana untuk menghindari menjawab pertanyaan yang tidak diinginkan adalah dengan meletakkan tanggung jawab kembali pada lawan bicara. Salah satu caranya adalah dengan meminta nasihat tentang topik yang ditanyakan.

Baca juga: Kalap Makan Setelah Lebaran, Ini Deretan Penyakit yang Sering Muncul!

Beri jawaban secara umum

Jika ada seseorang bertanya tentang topik yang kamu tidak nyaman untuk menjawabnya, tak ada salahnya untuk memberikan balasan secara umum.

Usahakan gunakan nada bicara yang positif, karena bisa jadi itu akan membuat penanya sadar bahwa pertanyaan yang diucapkan tidak kamu sukai.

Tips mengatasi jika pertanyaan sudah terlanjur menyakitimu dan kamu sedikit ‘kena mental’

Lidah memang tak bertulang. Terkadang orang tak memikirkan kalau apa yang keluar dari mulutnya bisa menyakiti dan menyinggung hati lawan bicara.

Agar omongan orang tak sampai membuatmu teramat sedih apalagi turun rasa percaya diri, ini yang bisa kamu terapkan:

Jangan ikut menyalahkan diri sendiri

Pertanyaan-pertanyaan yang terlontar dari orang lain secara tidak langsung membuat seseorang menghakimi diri sendiri. Pada akhirnya, kondisi tersebut menimbulkan perasaan insecure, bad mood, dan merasa tertekan. Jangan biarkan situasi tersebut justru membuat mentalmu down.

Fokus pada diri sendiri

Jika ada banyak pertanyaan yang menurutmu cenderung menyudutkan, jangan ambil pusing. Fokus pada kondisi diri sendiri dan abaikan pembicaraan yang bisa membuat sakit hati. Tidak semua omongan orang lain harus kamu setujui.

Ambil nilai positifnya

Terkadang, apa yang disampaikan atau ditanyakan orang lain memiliki pesan atau nilai baik. Apalagi jika itu merupakan sebuah nasihat atau saran, tak ada salahnya untuk berpikiran positif dan mengambil sisi baiknya. Anggaplah hal tersebut bisa membuat dirimu lebih baik.

Perlukah absen dari tradisi silaturahmi Lebaran untuk menghindari pertanyaan tak menyenangkan?

Ingin hadir atau tidaknya dalam tradisi kumpul keluarga besar saat hari raya, merupakan hak kamu sepenuhnya. Apalagi kalau kamu sudah dewasa, ini menjadi keputusan pribadimu yang harus dihormati.

Jika kamu sudah bisa memprediksi pertanyaan apa saja yang mungkin akan dilontarkan kepadamu dan kamu merasa sudah siap dengan segala trik menjawabanya. Tentu bukan menjadi masalah besar untuk hadir di acara tersebut.

Namun jika kamu belum siap menjawabnya atau khawatir terjebak dalam suasana yang canggung dan membuat tidak nyaman, tidak ada salahnya pertimbangkan kembali perlu tidaknya datang.

Nah, itulah ulasan tentang tips menghadapi berbagai pertanyaan yang mungkin bisa membuatmu tersinggung atau sakit hati. Jadi, apa yang akan kamu lakukan jika mendapatkan pertanyaan tersebut?

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Sudah punya asuransi kesehatan dari perusahaan tempatmu bekerja? Ayo, manfaatkan layanannya dengan menghubungkan benefit asuransi milikmu ke aplikasi Good Doctor! Klik link ini, ya.

Reference
  1. Choosing Therapy, diakses 21 April 2022, How to Stop Being Insecure: 9 Tips For Success.
  2. Well and Good, diakses 21 April 2022, 10 Pro Tips for Overcoming Insecurity and Cultivating Unshakable Confidence.
  3. Bestlife, diakses 21 April 2022, 17 Amazing Tricks for Dodging Unwanted Questions
    register-docotr