Kulit & Perawatan Tubuh

Penyebab Kulit Mengelupas: Perawatan Kosmetik hingga Kondisi Medis Tertentu!

February 16, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Kulit mengelupas merupakan salah satu keluhan yang cukup umum. Penyebab kulit mengelupas juga bisa disebabkan oleh beragam faktor, mulai dari perwatan kosmetik hingga kondisi medis tertentu.

Agar kamu lebih memahami mengenai penyebab dari kondisi ini, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Wajib Tahu, Benarkah Exfoliation Berbahaya Bagi Kulit?

Penyebab kulit mengelupas

Kulit mengelupas merupakan kondisi di mana lapisan luar kulit atau yang lebih dikenal sebagai epidermis terlepas. Perlu diketahui bahwa kulit dapat terpapar unsur lingkungan yang dapat mengiritasi kulit. Ini termasuk sinar matahari, panas, kekeringan ataupun kelembapan berlebih.

Iritasi berulang dapat menyebabkan kulit mengelupas. Pengelupasan pada kulit juga bisa disebabkan oleh faktor tertentu. Nah, berikut ini adalah beberapa penyebab kulit mengelupas.

1. Sunburn

Sunburn bisa menyebabkan kulit memerah, terasa panas jika disentuh, serta mengelupas. Pengelupasan ini dapat terjadi karena kulit sedang mencoba memperbaiki lapisan paling atas pada kulit.

Pada kasus yang ringan untuk meredakan gejala dari sunburn, kompres dingin serta penggunaan pelindung kulit yang lembut dan menenangkan seperti lidah buaya dapat membantu.

Namun jika kondisi ini berlangsung lebih parah, ini dapat menyebabkan kulit berwarna merah pekat dan terasa menyakitkan, kemungkinan bagian bawah kulit dapat terpengaruh atau meradang. Pada kasus ini, kulit dapat melepuh sebelum terjadi pengelupasan kulit.

2. Kulit kering

Kulit kering dapat terjadi pada siapa saja. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan kondisi ini, termasuk lingkungan dengan kelembapan rendah atau kandungan pada sabun yang terlalu keras.

Faktor tersebut dapat menghilangkan kelembapan alami pada kulit. Pada gilirannya, menyebabkan fungsi pelindung kulit terganggu.

Erin Boh, M.D, profesor dermatologi di Tulane University mengatakan bahwa ketika kulit tidak utuh, lapisan pelindung kulit yang memungkinkan penyerapan air dan nutrisi menjadi terganggu. Akibatnya, tubuh dapat kehilangan air.

Hal tersebut dapat menyebabkan gejala tertentu seperti kulit terasa gatal, pecah-pecah, dan kulit mengelupas.

Baca juga: Sabun Mandi Bisa Timbulkan Alergi, Ciri-cirinya Ruam Merah hingga Gatal

3. Dermatitis atopik

Penyebab kulit mengelupas lainnya adalah dermatitis atopik atau eksim. Kondisi ini dapat menyebabkan kulit menjadi memerah dan terasa gatal. Penyebab pasti dari eksim masih belum diketahui.

Akan tetapi, berdasarkan Healthline ini dapat dipicu oleh sistem kekebalan yang merespons secara agresif terhadap paparan iritan. Di sisi lain, eksim terkadang juga disebabkan oleh respons abnormal terhadap protein yang merupakan bagian tubuh.

Biasanya, sistem kekebalan hanya menyerang bakteri atau virus. Tetapi pada eksim, sistem kekebalan kehilangan kemampuan untuk membedakan keduanya, dan ini bisa menyebabkan peradangan.

Gejala lain yang bisa ditimbulkan dari penyebab kulit mengelupas ini antara lain munculnya benjolan kecil yang dapat mengeluarkan cairan ketika di garuk, kulit menebal dan bersisik, serta timbulnya bercak merah.

4. Dermatitis kontak

Dermatitis kontak dapat terjadi ketika kulit memiliki reaksi negatif terhadap sesuatu. Terdapat dua jenis dermatitis kontak yang perlu diketahui, yakni dermatitis kontak alergi dan iritan.

Dermatitis kontak alergi merupakan kondisi yang dapat dipicu ketika kulit bersentuhan dengan alergen, seperti nikel atau bahan tertentu dalam produk perawatan kulit.

Sedangkan, dermatitis kontak iritan dapat dipicu oleh sesuatu yang dapat mengganggu lapisan pelindung kulit, yang mana dapat menimbulkan ruam.

5. Psoriasis

Psoriasis dapat menyebabkan timbulnya bercak merah pada kulit, bercak kering dan gatal, serta kulit yang menebal.

Isha Tiernan, M.D, seorang dokter kulit di Tufts Medical Center seperti dikutip SELF mengatakan bahwa psoriasis adalah suatu kondisi di mana tubuh menyerang sel-sel kulitnya sendiri, ini dapat menyebabkan proses regenerasi kulit yang sangat cepat.

Pada dasarnya, proses regenerasi kulit berlangsung setiap 28 hari, namun pada kasus psoriasis proses tersebut dapat berlangsung setiap 4 hari. Pengobatan pada psoriasis sangat bergantung pada jenis serta tingkat keparahan gejala yang dialami.

6. Penyakit genetik

Melansir dari laman Cleveland Clinic, terdapat dua penyakit genetik yang bisa menjadi penyebab kulit mengelupas, yakni penyakit Kawasaki dan peeling skin syndrome. Penyakit Kawasaki sendiri merupakan penyakit inflamasi yang berlangsung serius dan dapat terjadi pada anak-anak.

Gejala lain dari penyakit Kawasaki yang perlu diwaspadai di antaranya adalah demam dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Sementara itu, penyebab kulit mengelupas lainnya adalah peeling skin syndrome. Peeling skin syndrome merupakan kelainan genetik. Pengelupasan kulit dapat terjadi di seluruh tubuh, atau hanya memengaruhi tangan dan kaki.

Kondisi ini biasanya muncul pada saat lahir, namun juga dapat terjadi di kemudian hari.

7. Perawatan kosmetik

Beberapa kandungan produk untuk menangani jerawat, seperti retinol atau retinoid dan benzoyl peroxide juga dapat menyebabkan kulit mengelupas.

Tak hanya itu, chemical peeling atau penggunaan krim wajah yang mengandung retinol, yang biasanya digunakan untuk menangani jaringan parut atau kerutan juga bisa menjadi penyebab kulit mengelupas.

Itulah beberapa informasi mengenai penyebab kulit mengelupas. Jika kulit mengelupas berlangsung parah atau disertai dengan gejala lain, sebaiknya konsultasikanlah pada dokter. Ini dilakukan untuk mengetahui penyebab serta penanganan yang tepat.

Punya pertanyaan lain seputar kesehatan kulit? Silakan chat kami melalui Aplikasi Good Doctor. Mitra dokter kami siap membantumu dengan akses layanan 24/7. Jangan ragu untuk berkonsultasi, ya!

Reference

Cleveland Clinic (2018). Diakses pada 09 Februari 2021. Peeling Skin: Possible Causes 

Healthline (2019). Diakses pada 09 Februari 2021. Eczema: Symptoms, Causes, and Treatment 

Mayo Clinic (2020). Diakses pada 09 Februari 2021. Peeling skin

Self (2020). Diakses pada 09 Februari 2021. 8 Reasons Your Skin Is Peeling—And How to Deal 

 

    register-docotr