Kulit & Perawatan Tubuh

Orgasme Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit, Benarkah?

November 17, 2020 | Nanda Hadiyanti
no-image

Orgasme atau puncak dari hubungan seksual dikenal memiliki banyak manfaat. Orgasme atau yang juga disebut klimaks, memberikan perasaan senang dan beberapa manfaat kesehatan lainnya. Salah satunya, orgasme melepaskan hormon-hormon yang memberikan manfaat bagi tubuh.

Dua di antaranya, hormon oksitosin dan dehydroepiandrosterone (DHEA). Hormon tersebut dapat memberikan perlindungan terhadap kanker dan penyakit jantung. Selain itu, orgasme juga disebut-sebut memiliki manfaat untuk kesehatan kulit. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ulasannya.

Manfaat orgasme untuk kesehatan kulit

Orgasme dapat dicapai setelah melakukan hubungan seksual dengan pasangan ataupun saat masturbasi. Keduanya sama-sama memberikan stimulus atau rangsangan tersendiri dan itulah yang akhirnya memberikan manfaat dan kebaikan untuk kesehatan kulit.

Orgasme membuat kulit berkilau

Dilansir dari The Wellnest, Brendan Camp, MD, seorang dermatolog mengungkapkan, orgasme yang dicapai setelah berhubungan seksual meningkatkan detak jantung. Ini serupa dengan kegiatan olahraga fisik dengan manfaat yang juga serupa.

“Peningkatan detak jantung menggerakkan darah ke seluruh tubuh dengan lebih cepat. Ini dapat meningkatkan pengiriman oksigen dan nutrisi ke kulit dan pada akhirnya mengeluarkan racun,” ujar sang dermatolog.

Kemudian terjadilah yang disebut dengan kulit berkilau setelah berhubungan seksual. Ini berkat aliran darah, serta keringat juga aliran hormon pascaorgasme.

Melawan tanda-tanda penuaan

Mungkin kamu sudah sering mendengar jika berhubungan seks dapat meningkatkan kualitas kulit. Termasuk membuat seseorang terlihat lebih segar dan tampak awet muda.

Sebenarnya hal tersebut lebih kepada terjadinya orgasme. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa orgasme melepaskan sejumlah hormon, termasuk DHEA, yang ternyata mampu melawan tanda-tanda penuaan pada kulit.

Seperti yang terungkap dari sebuah penelitian, bahwa semakin sering berhubungan seks akan semakin muda penampilan seseorang. Dalam penelitian tersebut, orang yang berhubungan seks rata-rata empat kali dalam sepekan tampak 10 tahun lebih muda dari usia sebenarnya.

Selain pengaruh DHEA, juga dikaitkan dengan pelepasan estrogen dan testosteron. Di mana kedua hormon tersebut bukan hanya membuat kulit sehat tapi juga membuat rambut berkilau.

Orgasme membuat tidur lebih nyenyak

Ketika orgasme terjadi, tubuh akan melepas hormon yang disebut prolaktin. Hormon tersebut akan membantu kamu tertidur dengan nyenyak, karena meningkatkan perasaan rileks dan kantuk. Saat kamu tidur lebih nyenyak, akan memengaruhi kualitas kulit yang lebih baik.

“Kebiasaan tidur yang baik dikaitkan dengan perbaikan sel, hormon yang seimbang, kebiasaan makan yang lebih baik, stres yang berkurang, hubungan lebih bahagia, dan sistem kekebalan yang kuat, semuanya berkontribusi pada kulit yang sehat dan bercahaya, ” kata pakar seks Jess O’Reilly, PhD.

Pereda stres yang berdampak baik bagi kulit

Berhubungan seks hingga orgasme dapat mengurangi kortisol atau hormon stres. Dengan begitu, hal ini dapat membuka jalan bagi produksi dan pemeliharaan kolagen.

Seperti diketahui salah satu manfaat kolagen bagi tubuh adalah meningkatkan kesehatan dan juga peremajaan kulit. Serta menjaga tekstur kulit tetap halus dan juga kencang.

Menjaga kulit dari kekeringan

Ketika wanita mengalami menopause, akan memberikan dampak pada kulit wajah. Salah satunya adalah kulit yang menjadi kering. Berhubungan seksual, menurut Cosmopolitan.com, dapat membantu menjaga kulit dari kekeringan.

Karena seks dan orgasme dapat membantu mengalirkan darah dan oksigen ke kulit dan membuat kelembapannya terjaga, terlepas dari kondisi menopause tersebut.

Manfaat seks dan orgasme lainnya

Orgasme tentu tidak terlepas dari berhubungan seks atau masturbasi. Kegiatan tersebut, juga memberi banyak manfaat bukan hanya untuk kesehatan kulit. Berikut beberapa manfaat lain yang mungkin kamu dapatkan:

  • Mengalami orgasme secara teratur melatih otot dasar panggul wanita, memperkuat dan mengencangkannya. Dengan begitu akan mengurangi risiko kebocoran urine.
  • Berhubungan seksual dengan pasangan dapat menurunkan tekanan darah.
  • Orgasme menghasilkan hormon yang dapat membantu memblokir sinyal rasa sakit, termasuk gejala PMS hingga sakit kepala.
  • Dilansir dari medicinet, seks dan orgasme dikaitkan dengan kemungkinan hidup lebih lama. Seperti yang terungkap lewat penelitian, bahwa pria yang mengalami tingkat kematian separuh lebih rendah daripada yang jarang mengalami ejakulasi.
  • Satu lagi, yaitu seks dan orgasme dapat membantu kerja otak. Karena seks dan orgasme membuar otak bekerja dengan lebih analitis dan menunjang proses berpikir yang lebih baik.

Demikian berbagai manfaat orgasme untuk kesehatan, terutama untuk kulit. Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan seksual?

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Medical News Today, diakses 17 November 2020
Everything you need to know about orgasms
Medicinenet, diakses 17 November 2020
The Surprising Health Benefits of Sex
Cosmopolitan, diakses 17 November 2020
The Benefits of Sex for Your Skin
The Wellnest, diakses 17 November 2020
Is Sex Good for Your Skin?

    Berita Terkait
    register-docotr