Kulit & Perawatan Tubuh

Mengenal Calendula: Bahan Skincare untuk Perawatan Kulit Lebih Sehat

January 20, 2021 | Nanda Hadiyanti | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Pernakahkah kamu menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung calendula? Bagi wanita yang update tentang produk skincare mungkin sudah tak asing lagi dengan calendula.

Namun, apa sebenarnya calendula dan kenapa banyak digunakan di berbagai produk skin care atau kecantikan? Yuk, cari tahu tentang calendula dan manfaatnya untuk kulit dan kesehatan secara menyeluruh.

Apa itu calendula?

Calendula adalah tumbuhan dengan bunga berwarna oranye, yang juga dikenal dengan nama pot marigold. Sementara tumbuhan ini bernama ilmiah calendula officinalis.

Calendula kaya akan antioksidan dan kandungan lainnya yang membuatnya bersifat antijamur, antiinflamasi dan antibakteri. Sehingga calendula dikenal sebagai salah satu alternatif untuk mengobati masalah pada kulit dan beberapa area lainnya pada tubuh.

Karena manfaat itu juga, calendula banyak digunakan dalam produk-produk perawatan kulit dan kesehatan. Bermanfaat untuk apa sajakah bunga calendula dan digunakan dalam produk apa saja? Berikut beberapa produk tersebut.

Calendula untuk produk perawatan kulit

Meski dapat dikonsumsi dalam bentuk teh atau kapsul, calendula juga banyak diolah menjadi minyak ekstrak, salep dan juga krim. Kemudian dijadikan bahan campuran dalam berbagai produk, seperti berikut ini:

Calendula sebagai tabir surya

Sebuah penelitian pada 2012 lalu menemukan jika minyak calendula memiliki sifat SPF dalam campuran krim. Sehingga memungkinkan digunakan sebagai tabir surya.

Namun, masih dibutuhkan lebih banyak bukti yang mendukung keampuhan calendula sebagai tabir surya. Meski begitu sudah ada beberapa brand yang memakai ekstrak calendula dalam produk tabir surya mereka.

Calendula untuk krim jerawat

Calendula yang sudah berbentuk minyak banyak dimanfaatkan untuk mengatasi jerawat. Namun, penelitian lebih lanjut untuk mendukung manfaat tersebut.

Calendula dalam krim kesehatan kulit

Karena kandungannya yang kaya antioksidan, calendula dipercaya dapat mengurangi kerusakan kulit yang disebabkan oleh stres oksidatif, yaitu stres karena menumpuknya radikal bebas dalam tubuh.

Karena itu ekstrak calendula banyak digunakan dalam produk skin care, termasuk yang berbentuk krim atau salep. Bisa berupa pelembap atau losion untuk tubuh.

Campuran lain dalam produk kecantikan

Di luar yang sudah disebutkan di atas, calendula juga banyak digunakan dalam campuran produk kecantikan.

Seperti dilansir dari Verywellhealth, kelopak calendula dimanfaatkan sebagai pewarna produk, sementara ekstrak minyaknya juga bisa digunakan sebagai parfum.

Tidak jarang juga digunakan dalam campuran toner wajah. Meski belum ada bukti yang cukup untuk mengklaim kegunaan calendula dalam toner wajah.

Penggunaan calendula untuk kesehatan

Meski dikenal sebagai salah satu campuran dalam berbagai jenis skin care, tetapi calendula juga banyak dimanfaatkan untuk mendukung kesehatan tubuh. Ada sejumlah produk kesehatan yang juga mengandung ekstrak bunga berwarna oranye ini.

Obat luka dan bisul

Dikenal baik untuk kesehatan kulit, calendula juga bisa mengatasi bisul dan luka pada kulit. Itu sebabnya banyak minyak, salep atau krim oles untuk luka dan bisul yang mengandung ekstrak calendula.

Mengatasi masalah mulut

Salah satu manfaat calendula adalah mengatasi radang gusi. Kondisi tersebut adalah masalah paling umum di bagian mulut.

Keampuhan calendula untuk mengatasi radang gusi telah dibuktikan melalui sebuah penelitian. Di mana penelitian itu melibatkan 240 orang yang mengalami radang gusi.

Setelah masa penelitian selama 6 bulan, mereka yang diberi obat kumur calendula mengalami penurunan peradangan hingga 46 persen dibandingkan dengan yang tidak.

Mengatasi ruam popok bayi

Masih berhubungan dengan kulit, kali ini calendula banyak dimanfaatkan untuk mengatasi ruam popok bayi.

Penggunaan calendula untuk ruam popok telah dibuktikan lewat sebuah penelitian kecil pada 2021 lalu dan hasilnya salep calendula lebih signifikan mengatasi ruam popok dibanding krim lidah buaya.

Membantu mengatasi psoriasis

Untuk mengatasi psoriasis, walau belum ada penelitian yang mendukung penggunaan tersebut, tapi banyak yang mencobanya.

Caranya cukup mengoleskan minyak calendula ke bagian yang mengalami psoriasis selama beberapa kali setiap hari, agar kondisi kulit membaik.

Selain penggunaan tersebut masih banyak lagi manfaat calendula, seperti pereda nyeri untuk puting ibu menyusui yang lecet, digunakan untuk meningkatkan kesehatan jantung serta untuk meredakan kelelahan otot.

Tips menggunakan calendula

Meski memiliki banyak manfaat, bukan berarti tidak ada risiko dari penggunaan calendula. Sama seperti bahan alami lainnya, penggunaan calendula sangat mungkin menimbulkan efek alergi.

Tips untuk mengetahui adanya alergi atau tidak, yaitu dengan tes tempel kulit. Oleskan sedikit produk yang mengandung calendula atau minyak calendula ke kulit. Biarkan selama 24 hingga 48 jam.

Jika terlihat kemerahan atau adanya iritasi, sebaiknya kamu tidak lagi menggunakan semua produk yang mengandung calendula.

Selain itu, ibu hamil dan menyusui tidak disarankan menggunakan produk dengan kandungan calendula. Karena dilansir dari Healthline, belum ada kepastian mengenai keamanan penggunaannya.

Selain itu, sebaiknya jangan mengonsumsi calendula dalam bentuk teh atau suplemen minum, jika kamu sedang mengonsumsi semua jenis obat penenang.

Demikian informasi tentang calendula, bunga yang kerap digunakan sebagai campuran skin care dan digunakan untuk berbagai pengobatan, karena kandungannya yang bermanfaat.

Punya pertanyaan lain seputar kesehatan? Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline, diakses 20 Januari 2021
7 Ways to Use Calendula Oil for Your Skin
Healthline, diakses 20 Januari 2021
7 Potential Benefits of Calendula Tea and Extract
Webmd, diakses 20 Januari 2021
Calendula
Verywellhealth, diakses 20 Januari 2021
The Health Benefits of Calendula
Plants for A Future, diakses 20 Januari 2021
Calendula officinalis

    register-docotr