Kulit & Perawatan Tubuh

Kapan Waktu yang Tepat Menggunakan Sunscreen Agar Kulit Sehat?

August 11, 2020 | Fitri Chaeroni | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Penggunaan sunscreen penting untuk menjaga kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari. Tapi, kapan sih waktu yang tepat untuk menggunakan sunscreen?

Apakah hanya di pagi hari saja? Perlukah mengaplikasikannya lagi saat siang hari? Dan apakah boleh menggunakan sunscreen pada malam hari sebelum tidur?

Untuk mengetahui penggunaan sunscreen yang baik dan tips pentingnya, kamu bisa simak ulasan di bawah ini ya!

Kapan harus menggunakan sunscreen?

Sunscreen wajib hukumnya saat kamu akan terpapar sinar matahari, baik indoor maupun outdoor. Ini karena sinar ultraviolet alias UV bisa menembus kaca jendela.

Jadi meski kamu di rumah saja, kamu tetap harus pakai sunscreen saat ada cahaya yang masuk ke dalam. Berikut aturan menggunakan sunscreen yang baik.

1. Gunakan pada urutan skincare terakhir

Jika kamu menggunakan serangkaian produk skincare rutin, maka sebaiknya pakai sunscreen di urutan terakhir setelah pelembap.

Setelah itu kamu bisa melanjutkan penggunaan make up apabila memang membutuhkannya.

2. Jangan tunggu terpapar sinar matahari

Jika kamu ada rencana pergi keluar rumah, maka gunakan sunscreen 15 sampai 30 menit sebelum kamu terpapar matahari.

Oleskan ke semua bagian tubuh yang akan terkena matahari. Termasuk di antaranya wajah, leher, telinga, lengan, dan kaki.

3. Oleskan kembali setelah beberapa jam

Penggunaan sunscreen bukan hanya sekali dalam satu hari. Kamu disarankan untuk mengoleskan ulang sunscreen setelah beraktivitas.

Apalagi jika kamu melakukan aktivitas setelah berenang atau olahraga berat yang bisa membuat lapisan sunscreen menghilang. Kebanyakan ahli menyarankan kamu untuk mengoleskan ulang sunscreen setelah 2 jam. 

Saran tersebut karena efek dari sunscreen mulai berkurang setelah pemakaian di atas 2 jam. Oleskan di seluruh bagian tubuh yang terpapar matahari, jangan hanya di wajah.

Berapa banyak harus mengoleskan sunscreen?

Melansir Good Housekeeping, kamu butuh setidaknya setengah sendok teh sunscreen untuk seluruh kulit wajah.

Tapi semua bisa disesuaikan dengan kondisi tubuh kamu ya. Ini karena ukuran tubuh dan wajah tiap orang pasti berbeda. Pastikan kamu mengoleskannya secara merata.

Baca Juga : Chemical Sunscreen dan Physical Sunscreen, Apa Perbedaannya?

Mengenal kandungan SPF pada sunscreen

SPF atau Sun Protection Factor sederhananya adalah indikator seberapa lama sunscreen bisa melindungi kamu dari paparan sinar matahari. Ada beberapa jenis SPF mulai dari 12, 30, hingga 50.

Melansir Business Insider, berikut beberapa saran pengaplikasian ulang sunscreen yang direkomendasikan:

1. SPF 15 cukup untuk kegiatan luar yang sedikit

Jika kamu hanya sesekali keluar rumah dan sangat sedikit terpapar sinar matahari, maka penggunaan SPF 15 sudah cukup.

SPF 15 cocok jika kegiatan kamu hanya sekedar keluar rumah untuk ambil paket atau sekedar beli jajan ke warung.

2. SPF 30 untuk perlindungan penuh

American Academy of Dermatologists menyarankan kamu harus setidaknya memilih sunscreen dengan SPF 30 untuk perlindungan menyeluruh sepanjang hari. SPF 30 adalah suatu keharusan jika kamu bekerja di luar ruangan. 

SPF 30 cukup memberikan perlindungan untuk melawan sekitar 96 persen sinar matahari UVB yang merusak dan memicu luka bakar akibat paparan seperti di pantai atau lapangan golf.

3. SPF 50 untuk kulit sensitif

Jika kamu punya kulit sensitif atau warna kulit yang lebih terang, mungkin kamu membutuhkan perlindungan dengan SPF 50. 

Namun David Leffell penulis Total Skin: The Definitive Guide to Whole Skin Care For Life menyebut SPF lebih tinggi dari 50 hanya menawarkan manfaat ekstra yang minimal.

Jika kamu memakai SPF 50 pada jam 10 pagi, pada siang hari kamu mungkin masih mendapatkan perlindungan. Akan tetapi SPF 50 tidak lagi akurat, untuk pengaplikasian ulang sunscreen SPF 10 sudah cukup.

Bolehkah menggunakan sunscreen saat malam hari?

Sunscreen dibuat untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari di siang hari, jadi tidak ada fungsinya saat kamu menggunakannya di malam hari. Kebiasaan ini justru bisa berpotensi memicu masalah kulit lainnya.

Berikut 3 alasan kenapa kamu sebaiknya tidak memakai sunscreen di malam hari:

  • Penggunaan sunscreen pada malam hari tidak mampu memberikan kelembapan yang diperlukan oleh kulit
  • Sunscreen dengan SPF yang dengan ukuran molekul yang lebih berat dan berpotensi menyumbat pori-pori kulit dan bisa sebabkan jerawat
  • Dalam jangka panjang, memakai pelembap SPF di siang dan malam hari bisa menghabiskan lebih banyak biaya karena menyebabkan jerawat, kekeringan, dan iritasi kulit lainnya

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar sunscreen? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

WebMD. Diakses pada 10 Agustus 2020. Sunscreen: How to Select, Apply, and Use It Correctly

Skin Cancer Foundation. Diakses pada 10 Agustus 2020. All About Sunscreen

Allure. Diakses pada 10 Agustus 2020. Your Ultimate Guide to Sunscreen Application, According to Dermatologists

Business Insider. Diakses pada 10 Agustus 2020. How long your sunscreen actually protects you, according to dermatologists

    register-docotr