Kulit & Perawatan Tubuh

Muncul Jerawat di Punggung? Ini Berbagai Penyebab dan Cara Mengatasinya

June 10, 2020 | Muhammad Hanif S. | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Jerawat bisa terasa sangat mengganggu bagi seseorang, khususnya saat muncul pada anggota badan sulit dijangkau seperti punggung. Jerawat di punggung bisa muncul karena berbagai alasan, yang paling umum adalah keringat.

Salah satu gejala paling umum yang dirasakan dari munculnya jerawat ini adalah rasa gatal yang bisa mengganggu aktivitas harian. Yuk, cari tahu apa saja penyebab jerawat ini dan bagaimana cara mengatasinya!

Penyebab jerawat di punggung

Ada beberapa hal yang bisa memicu munculnya jerawat di punggung, mulai dari iritasi, keringat yang tidak segera dibersihkan, faktor hormon, sampai asupan makanan yang tidak seimbang.

1. Iritasi kulit

Iritasi pada kulit bisa menimbulkan jerawat. Iritasi ini bisa dipicu oleh banyak hal, seperti pakaian yang tidak bersih, produk mandi yang tidak cocok, hingga rambut panjang yang sering menyentuh punggung.

Iritasi bisa disebabkan oleh kuman, bakteri, atau paparan lain. Yang jelas, saat ada zat asing masuk atau berinteraksi dengan jaringan kulit, jerawat adalah salah satu cara tubuh untuk memberikan reaksi.

Baca juga: Sering Bikin Minder, Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Jerawat di Dagu

2. Keringat menumpuk

Salah satu penyebab jerawat di punggung yang sering diabaikan adalah keringat menumpuk. Seringkali seseorang enggan untuk mandi setelah selesai beraktivitas seharian. Padahal keringat yang tak segera dibersihkan bisa memicu munculnya jerawat.

Ini juga berlaku untuk seseorang yang malas bersih diri setelah berolahraga di fitness center atau gym. Keringat yang dibiarkan mengering bisa membuat kotoran di kulit terperangkap. Hasilnya, kamu tidak akan bisa menghindar dari jerawat.

Jangan pernah sepelekan keringat, meski sedikit. Apapun aktivitasnya, walau hanya jalan santai, segera bersihkan keringat tanpa perlu menunggunya kering.

3. Jerawat di punggung karena faktor hormon

Saat kadar hormon yang ada pada darah meningkat, kelenjar keringat menghasilkan minyak berlebih. Di saat yang sama, sel kulit mati yang tidak terangkat bisa menyebabkan penyumbatan pada pori-pori. Akibatnya, muncul jerawat di punggung.

Ketidakseimbangan hormon juga bisa memicu jerawat di beberapa anggota tubuh. Ini yang biasanya terjadi saat wanita sedang menstruasi. Jerawat bisa muncul karena sensitivitas hormon estrogen meningkat.

4. Faktor makanan

Tidak hanya hormon, ternyata asupan makanan juga bisa menyebabkan munculnya jerawat, lho. Menurut American Academy of Dermatology, makanan yang mengandung karbohidrat dan indeks glikemik tinggi bisa meningkatkan kadar gula darah.

Saat kadar gula darah naik, tubuh bisa memberikan reaksi berupa munculnya jerawat. Makanan dengan indeks glikemik tinggi meliputi nasi, roti putih, kentang, dan keripik.

Jadi, jika ada jerawat di belakang punggung, mungkin saja itu adalah tanda bahwa kamu terlalu banyak mengonsumsi salah satu atau beberapa makanan di atas.

Cara mengatasi jerawat di punggung

Ada banyak cara untuk mengatasi jerawat, termasuk yang ada di bagian punggung, baik menggunakan obat oral, krim, atau menerapkan kebiasaan hidup bersih. Cara-cara tersebut meliputi:

1. Rajin mandi

Mandi adalah cara terbaik untuk membersihkan semua kotoran yang menempel pada tubuh, termasuk keringat. Seperti yang telah dijelaskan, keringat menumpuk adalah salah satu pemicu dari munculnya jerawat.

Kamu bisa mandi air hangat untuk membuka pori-pori pada kulit. Saat pori-pori melebar, kotoran yang menyumbat akan mudah dikeluarkan. Bersihkan kulit menggunakan sabun hingga bersih.

Kemudian, lanjutkan dengan membilas menggunakan air dingin. Air dingin berfungsi untuk menutup atau merapatkan kembali pori-pori.

2. Gunakan pakaian bersih

Jika kamu memiliki jerawat di punggung, cobalah perhatikan kebersihan pakaian. Pakaian kotor adalah sarang kuman dan kotoran, bisa menyebabkan munculnya jerawat punggung. Jika memungkinkan, jangan pakai lagi baju yang sudah digunakan, meski telah diangin-anginkan.

Selain itu, kamu seharusnya tidak menggunakan pakaian yang ketat. Pakaian ketat membuat kulit sulit bernapas, sehingga jerawat juga akan semakin lama menghilang.

Baca juga: 6 Manfaat Jeruk Nipis untuk Wajah: Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

3. Kompres air hangat

Untuk meredakan jerawat di punggung, kamu bisa mengompresnya dengan air hangat. Mintalah bantuan orang lain untuk melakukan cara ini. Air hangat bisa meredakan peradangan dan kemerahan pada jerawat.

4. Gunakan krim dan salep obat

Tidak semua salep bisa digunakan untuk mengobati jerawat. American Academy of Dermatology menyarankan penggunaan krim yang mengandung asam salisilat. Gunakan obat topikal tersebut dengan mengoleskannya tipis pada permukaan kulit punggung yang terdapat jerawat.

Krim yang mengandung benzoil peroksida juga dapat digunakan untuk mengobati jerawat. Kombinasi bersama asam salisilat bisa memaksimalkan kinerjanya, agar mendapatkan hasil terbaik.

Namun demikian, alangkah baiknya jika sebelum menggunakan obat kamu berkonsultasi dulu dengan dokter kulit, ya. Ini untuk menghindari risiko iritasi yang justru bisa membuat jerawat di punggung semakin parah.

Nah, itulah empat penyebab dan cara mengatasi jerawat di bagian punggung yang bisa kamu lakukan di rumah. Tetap jaga kebersihan diri dan pakaian untuk meminimalkan jerawat ini, ya!

Jangan ragu untuk konsultasikan masalah kesehatanmu bersama dokter terpercaya di Good Doctor. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Healthline, diakses 6 Juni 2020, How to Get Rid of Back Acne.
  2. Medical News Today, diakses 6 Juni 2020, How to get rid of acne on the back
  3. American Academy of Dermatology, diakses 6 Juni 2020, Back Acne: How To See Clearer Skin.
  4. Insider.com, diakses 6 Juni 2020, 8 reasons why you are getting acne on your back and how you can prevent it.

    register-docotr