Kulit & Perawatan Tubuh

Hydrating Toner Solusi bagi Kulit Kering, Kenali Ragam Manfaat dan Cara Pakainya

May 23, 2020 | Dewi Nurfitriyana | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Sebagai penggila skincare, kamu pasti sudah tak asing sama yang namanya hydrating toner, kan? Ya, produk yang berfungsi menyegarkan wajah ini dulu memang sering disepelekan dan terlewat dari rutinitas perawatan kaum hawa.

Namun, itu dulu, sejak tren make-up dari Korea Selatan menggempur dunia. Keberadaan hydrating toner menjadi semakin diperhitungkan, lho. Jadi kamu enggak boleh melewatkannya kalau mau punya kulit wajah sebening artis K-Drama.

Lalu apa saja yang perlu diperhatikan saat mau memilih hydrating toner? Intip beberapa faktanya di sini dulu, yuk.

Apa itu hydrating toner?

Rutinitas membersihkan wajah sudah jadi aktivitas wajib kaum hawa. Ada yang cukup hanya dengan memakai sabun, ada juga yang merasa belum komplit kalau tidak melakukan teknik double cleansing. Kamu sendiri terbiasa memakai cara yang mana?

Apapun itu, pastikan hydrating toner termasuk dalam rutinitas perawatan kamu. Hydrating toner sendiri umumnya bertekstur seperti air yang kaya akan kandungan hidrogen dan oksigen. Pada beberapa produk, ia juga bisa mengandung zat-zat tambahan seperti asam, gliserin, dan antioksidan.

Sifatnya yang seperti air membuat ia dengan cepat menembus kulit dan mengangkat sisa-sisa kotoran yang masih tertinggal setelah mencuci wajah. Hasilnya wajah akan terlihat lembap, bercahaya, dan bersih. Toner juga bisa membuat pemakaian serum dan primer menjadi lebih sempurna.

Fungsi hydrating toner

Dilansir dari today.com, toner bekerja paling efektif pada jenis kulit yang mudah berjerawat. Selain menyegarkan dan membersihkan, benda ini juga memiliki beberapa fungsi lain seperti:

Mengecilkan pori-pori

Hanya dengan memakai sedikit toner pada kapas lalu mengusapnya ke area kulit yang kotor dan berminyak, wajah akan akan terlihat bersih. Manfaat lain, pori-pori wajah akan tampak mengecil.

Mengembalikan keseimbangan pH kulit

Kulit pada dasarnya bersifat asam dengan kadar pH seimbang sekitar 5 atau 6. Namun, bisa berubah seiring dengan langkah perawatan yang biasa kamu lakukan. Jarang mencuci wajah, atau salah memilih produk pembersih bisa membuat pH kulit menjadi tidak seimbang.

Saat ini terjadi, kulit butuh waktu beberapa lama untuk kembali ke kadar pH normalnya, dan biasanya ini akan disertai produksi minyak berlebih pada wajah. Dengan toner, kamu bisa mengembalikan pH alami wajah secara cepat tanpa harus membuat kulit jadi berminyak.

Menjadi perlindungan tambahan pada wajah

Toner berperan efektif mengangkat debu dan sisa-sisa polusi yang menempel pada wajah. Tak hanya itu, ia juga bisa membuang kandungan mineral dan klorin di air keran yang bisa membahayakan kulit.

Melembapkan seperti moisturizer

Beberapa jenis hydrating toner yang ada di pasaran bersifat humektan. Artinya, ia mengandung zat higroskopis yang digunakan untuk menjaga kelembapan seperti layaknya sebuah pelembap atau moisturizer.

Kapan kamu harus memakai hydrating toner?

Melihat berbagai fungsinya, toner akan lebih efektif bila digunakan setelah mencuci wajah. Dilansir dari allure.com, kamu disarankan memakai benda ini setelah selesai melakukan double cleansing dan mengeksfoliasi wajah.

Sebab, proses pembersihan wajah secara umum akan mengangkat riasan, kotoran, hingga sel-sel kulit mati. Dengan begitu zat-zat bermanfaat yang terkandung dalam hydrating toner bisa dengan lebih mudah meresap ke dalam kulit dan menjalankan fungsinya.

Sedikit tips tambahan, jangan memakai toner lebih dari satu menit setelah mencuci wajah. Alasannya, molekul-molekul bermanfaat akan lebih efektif bekerja apabila diaplikasikan di kulit yang masih basah.

Cara menggunakan hydrating toner

Pertama kamu bisa meneteskan hydrating toner secukupnya pada kapas, lalu langsung mengusapkannya ke seluruh bagian wajah dan leher. Seperti yang telah diulas sebelumnya, kamu harus memakai toner setelah mencuci wajah dan sebelum memakai serum atau moisturizer.

Jika kamu tak ingin memakai kapas, kamu juga dapat menuangkannya langsung di telapak tangan lalu diaplikasikan ke muka dengan cara menekan-nekan permukaan wajah dengan lembut sampai toner meresap.

Pakailah toner baik dalam perawatan wajah di siang hari maupun malam hari. Tapi jika kulitmu termasuk kering atau mudah iritasi, cukup aplikasikan satu kali sehari saja.

Bagaimana memilih kandungan yang tepat dalam toner?

Dilansir dari womenshealthmag.com, di luar kandungan hidrogen dan oksigen ada beberapa zat tambahan yang bisa memberikan manfaat khusus bagi kulit.

Beberapa di antaranya adalah air mawar untuk menghidrasi, chamomile untuk menenangkan, tea tree oil untuk melawan bakteri dan lidah buaya untuk mengatasi peradangan. Semua ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan kulit wajahmu.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Here’s How To Use Facial Toner Without Drying Out Your Skin, https://www.womenshealthmag.com/beauty/a19952473/how-to-use-facial-toner/ diakses pada 20 Mei 2020

 

    register-docotr