Kulit & Perawatan Tubuh

Eksfoliasi Wajah, Ada 4 Hal yang Perlu Dicermati Seputar Ini, Apa Saja?

November 7, 2020 | Dewi Nurfitriyana | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Aktivitas di luar ruangan sering membuat wajah menjadi sasaran empuk bagi bakteri dan kuman untuk bersarang. Wajah pun jadi terlihat kotor dan kusam. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah eksfoliasi wajah.

Eksfoliasi wajah banyak dilakukan untuk mengembalikan kondisi kulit menjadi bersih dan cerah secara alami. Nah, agar tak salah langkah saat melakukannya, yuk, simak hal-hal penting seputar metode perawatan wajah yang satu ini.

Baca juga: Sering Dibuang, Ternyata Ini Manfaat Tersembunyi Air Tajin untuk Kecantikan

Apa itu eksfoliasi wajah?

Secara alami wajah melepaskan sel kulit mati untuk memberi ruang bagi sel-sel baru setiap sekitar 30 hari sekali.

Terkadang dalam prosesnya, sel-sel kulit mati tersebut tidak terlepas sepenuhnya. Hal ini membuat kulit menjadi kering, bersisik, dan pori-pori tersumbat. Nah, eksfoliasi adalah salah satu cara untuk mengatasinya.

Dilansir dari Healthline, eksfoliasi wajah sendiri adalah proses pengangkatan sel kulit mati dari permukaan kulit wajah menggunakan bahan kimia, bahan granular, atau alat pengelupasan kulit.

Manfaat eksfoliasi wajah

Seperti yang dilansir dari Byrdie, eksfoliasi kulit wajah memiliki beragam manfaat di antaranya adalah:

Membuka pori-pori

Saat kamu melakukan eksfoliasi, kamu telah ‘menyapu’ kulit kering dan kotoran lain yang mungkin tertinggal meski sudah dibersihkan menggunakan pembersih wajah.

Hal ini otomatis akan mencegah terjadinya penyumbatan pori-pori, yang bisa membuat wajah dipenuhi komedo, atau jerawat membandel.

Eksfoliasi wajah membantu produk perawatan lain meresap lebih baik

Pori-pori yang bebas sumbatan akan membuat produk perawatan kulit seperti serum, pelembap, dan sejenisnya, menyerap ke lapisan kulit terdalam dengan lebih efektif.

Menyeimbangkan warna kulit

Sebagian besar wanita mengalami masalah bintik hitam, tekstur kasar, hiperpigmentasi, dan bekas jerawat yang membuat warna kulit wajah menjadi tidak merata.

Eksfoliasi sendiri sangat bisa dilakukan untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut.

Ini karena dalam prosesnya, eksfoliasi bisa menghaluskan keseluruhan tekstur kulit, dan membuat warnanya menjadi tampak lebih seragam.

Meningkatkan sirkulasi di area wajah

Manfaat eksfoliasi wajah yang selanjutnya adalah merangsang sirkulasi sistem getah bening yang bertugas melakukan pembersihan internal di dalam tubuh.

Selain itu, ini juga dapat menstimulasi darah yang kaya oksigen untuk memberi makan dan memelihara permukaan kulit agar terlihat lebih bersih.

Eksfoliasi wajah mendorong tumbuhnya sel kulit baru

Eksfoliasi juga dapat membantu meningkatkan kecerahan kulit secara keseluruhan. Caranya adalah dengan merangsang pertumbuhan sel kulit baru dengan lebih cepat.

Baca juga: Sering Gonta-Ganti Skincare, Apakah Berbahaya bagi Kulit?

Ragam metode eksfoliasi wajah

Ada berbagai metode dan alat untuk melakukan langkah perawatan wajah yang satu ini.

Pertama ada scrub pembersih, sikat wajah, loofah atau shower puff, yang disebut dengan alat eksfoliasi mekanis atau fisik. Kedua, ada asam salisilat dan sejenisnya yang menjadi bagian dari eksfoliasi kimiawi.

Bagaimana cara melakukan eksfoliasi wajah?

Jika dilakukan dengan tidak tepat, eksfoliasi wajah bisa membuat wajah mengalami iritasi. Oleh sebab itu, penting untuk menerapkan langkah pengelupasan kulit wajah secara benar berikut ini:

Kulit kering

Hindari memakai eksfoliasi fisik, karena prosesnya bisa menimbulkan microtears atau luka-luka kecil.

Kamu dianjurkan untuk mencoba eksfoliasi kimiawi dengan menggunakan asam glikolat. Tujuannya untuk membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang menempel di permukaan kulit.

Kulit sensitif

Sama dengan pemilik kulit kering, kamu juga tidak disarankan memakai metode eksfoliasi mekanik. Ini dikarenakan bahan-bahan tersebut akan semakin mengiritasi kulit dan menyebabkan kemerahan.

Gunakan eksfoliator kimia ringan dan aplikasikan dengan kain lembut. Untuk mengatasi jerawat, kamu juga bisa mencoba pengelupasan asam salisilat setelah sebelumnya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit.

Kulit berminyak

Kulit berminyak relatif lebih cocok menggunakan metode eksfoliasi fisik. Jadi kamu bisa menggunakan scrub dengan gerakan melingkar untuk hasil terbaik.

Kulit normal

Jika kulit kamu tidak memiliki riwayat komplikasi apapun, maka kamu bebas mau memilih metode eksfoliasi yang mana saja. Eksfoliasi fisik dan kimiawi sama-sama aman untuk jenis kulit ini.

Kulit kombinasi

Kulit kombinasi mungkin memerlukan campuran eksfoliasi mekanis dan kimiawi.

Jangan pernah menggunakan keduanya pada hari yang sama karena dapat mengiritasi kulit. Jika kulit terasa kering setelah pengelupasan, segera gunakan pelembap setelahnya.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Everything You Need to Know About Exfoliating Your Skin Safely, https://www.healthline.com/health/how-to-exfoliate diakses pada 26 Oktober 2020

What Does It Mean to Exfoliate? Why You Should and How to Start, https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/meaning-of-exfoliating diakses pada 26 Oktober 2020

7 Benefits of Exfoliation You Didn’t Know You Were Getting, https://www.byrdie.com/benefits-of-exfoliating diakses pada 26 Oktober 2020

    Berita Terkait
    register-docotr