Info Sehat

Sering Disepelekan Tidur Tanpa Melepas Softlens, Ini Bahaya yang Mengintai

November 13, 2020 | Anisya Fitrianti | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Selain kacamata, penggunaan lensa kontak atau softlens juga populer di masyarakat sebagai alat bantu penglihatan. Dengan ragam pilihan warna, ukuran dan corak, lensa kontak juga seringkali digunakan untuk kepentingan dunia kecantikan.

Penggunaan lensa kontak tidak bisa sembarangan. Misalnya lensa kontak tidak boleh digunakan saat berenang, mandi ataupun tidur. Namun berdasarkan data dari CDC, diketahui bahwa sepertiga pemakai lensa kontak tidur tanpa melepasnya. 

Apakah kamu juga pernah melakukannya? Simak penjelasan mengenai bahaya tidur tanpa melepaskan lensa kontak atau contact lens di bawah ini!

Bahaya di balik tidur tanpa melepas lensa kontak

Tidur sambil mengenakan lensa kontak dapat meningkatkan risiko infeksi mata 6 hingga 8 kali lipat. 

Ketika tidur dengan lensa kontak, mata tidak mendapatkan jumlah oksigen serta kelembapan yang ideal karena terhalang oleh lensa kontak. 

Hal inilah yang menyebabkan sel-sel di kornea tidak bisa melawan bakteri maupun virus yang menyerang mata. 

Baca juga:   Sulit Melihat Jarak Jauh Pertanda Mata Minus, Yuk Coba Cara untuk Menyembuhkannya

Risiko penyakit mata akibat tidur dengan lensa kontak

Tidur dengan lensa kontak juga dapat meningkatkan risiko penyakit mata, seperti:

Keratitis bakteri

Keratitis bakteri adalah infeksi pada kornea oleh bakteri Staphylococcus aureus atau Pseudomonas aeruginosa. Kedua jenis bakteri ini umum ditemukan pada manusia maupun lingkungan.

Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah atau pernah mengalami cedera mata, berisiko lebih tinggi mengalami keratitis bakteri saat ia mengenakan softlens.

Kondisi keratitis bakteri secara umum dapat diobati dengan obat tetes mata. Namun jika dibiarkan kornea mata dapat terluka secara permanen.

Keratitis acanthamoeba

Keratitis acanthamoeba adalah infeksi mata akibat amuba. Amuba banyak ditemukan dalam air keran, bak air panas, kolam renang, danau, dan sungai. Inilah mengapa softlens harus dibersihkan dengan cairan khusus dan tidak boleh digunakan saat mandi atau berenang.

Keratitis jenis ini juga sering terjadi bersamaan dengan infeksi mata mikroba. Kondisi keratitis acanthamoeba  perlu ditangani dengan perawatan obat tetes mata dalam jangka panjang. Bila tidak kunjung sembuh, penderitanya mungkin perlu operasi. 

Keratitis jamur

Keratitis jamur paling umum terjadi di daerah dengan suhu sedang dan cuaca tropis. 

Keratitis jamur perlu ditangani dengan cepat karena dapat menyebabkan kehilangan penglihatan. Di India, keratitis jamur adalah salah satu penyebab utama dari kebutaan. 

Baca juga:  Jenis-Jenis Obat Tetes Mata Sesuai dengan Faktor Penyebabnya

Apa yang harus dilakukan bila tidak sengaja tidur dengan lensa kontak?

Saat kamu tidak sengaja tidur dengan lensa kontak, segeralah lepaskan lensa kontak tersebut. Dalam beberapa kasus, lensa kontak mungkin akan sulit dilepaskan. Bila kondisi ini terjadi, jangan memaksa dan menarik softlens dari mata.

Teteskan cairan pelumas mata khusus yang khusus untuk pengguna lensa kontak dan kedipkan mata beberapa kali. Kemudian coba lepas lensa kontak. 

Setelah itu, biarkan mata beristirahat dengan tidak menggunakan lensa kontak setidaknya untuk satu hari. Periksa juga apakah mata mengalami gejala infeksi. Seperti penglihatan kabur, mata berair, atau mata merah. 

Bila kamu menemukan salah satu dari tanda tersebut, segeralah temui dokter dan bawa lensa kontak yang telah kamu gunakan untuk diuji.

Mengurangi risiko iritasi contact lens

Para pengguna lensa kontak memiliki risiko iritasi mata bila tidak menjaga kebersihan dengan baik. Untuk itu, American Academy of Ophthalmology memberikan beberapa catatan penting bagi para pengguna softlens, yakni:

  • Ikuti petunjuk penggunaan lensa kontak
  • Cuci dan keringkan tangan sebelum menyentuh lensa
  • Pastikan untuk melepas lensa sebelum melakukan kegiatan apa pun yang memungkinkan air menyentuh mata
  • Jangan gunakan air liur, air keran, atau larutan garam buatan sendiri untuk softlens
  • Selalu gosok dan bilas lensa untuk membersihkannya. (Gosok dengan jari bersih lalu bilas dengan larutan, kemudian rendam)
  • Gunakan cairan khusus contact lens dan ganti setiap saat
  • Setelah lensa kontak terpasang di mata, bilas wadahnya dengan cairan lensa kontak dan biarkan mengering
  • Ganti wadah lensa kontak setiap 3 bulan sekali
  • Segera lepaskan lensa kontak bila mata merah, nyeri, berair, sensitif terhadap cahaya, atau jika penglihatan terasa kabur. 

Meski dapat digunakan setiap hari, lensa kontak sangat berbahaya bila digunakan saat tidur. Ada banyak potensi penyakit mata serta ketidaknyamanan yang akan kamu rasakan bila tidur dengan lensa kontak. 

Bila kamu adalah pengguna contact lens dan memiliki tanda-tanda infeksi pada mata, segeralah berkonsultasi dengan dokter sebelum keadaan mata menjadi semakin parah. 

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
    Berita Terkait
    register-docotr