Info Sehat

Ini Jenis Pertolongan Pertama Dasar yang Wajib Kamu Kuasai!

February 5, 2021 | Arianti Khairina | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Kapan saja dan di mana saja, sangat memungkinkan orang-orang sekitar kita mengalami cedera atau penyakit. Dengan pertolongan pertama, kamu mungkin bisa menghentikan keadaan menjadi lebih buruk. Berikut ini beberapa jenis pertolongan pertama yang harus kamu kuasai. 

Apa itu pertolongan pertama?

Melansir penjelasan dari laman Healthline, saat kamu memberikan perawatan medis dasar kepada seseorang yang mengalami cedera atau penyakit mendadak, itu dikenal sebagai pertolongan pertama.

Dalam beberapa kasus, pertolongan pertama terdiri dari pertolongan awal yang diberikan kepada seseorang di tengah keadaan darurat medis. Pertolongan ini dapat membantu mereka bertahan sampai bantuan profesional tiba.

Dalam kasus lain, pertolongan pertama terdiri dari perawatan yang diberikan kepada seseorang yang mengalami cedera ringan. Misalnya, pertolongan pertama sering kali hanya diperlukan untuk mengobati luka bakar ringan, luka sayat, dan sengatan serangga.

3 langkah awal saat situasi darurat

Jika kamu menghadapi situasi darurat, ikuti tiga langkah dasar berikut seperti yang dilansir dari laman Healthline:

Periksa tempat kejadian apakah ada hal berbahaya

Cari apa pun yang mungkin berbahaya, seperti tanda-tanda kebakaran, puing-puing berjatuhan, atau orang yang melakukan kekerasan. Jika keselamatan terancam, menjauhlah dari area tersebut dan hubungi bantuan.

Jika tempat kejadian aman, segera lihat kondisi orang yang sakit atau terluka. Jangan memindahkannya kecuali kamu harus melakukannya untuk melindunginya dari bahaya.

Panggil bantuan medis

Jika kamu mencurigai orang yang sakit atau terluka membutuhkan perawatan medis darurat, beri tahu orang terdekat untuk menghubungi 911 atau nomor lokal untuk layanan medis darurat. 

Berikan pertolongan pertama

Jika dapat melakukannya dengan aman, tetaplah bersama orang yang sakit atau terluka sampai bantuan profesional tiba. Tutupi mereka dengan selimut hangat dan cobalah untuk membuat mereka tetap tenang.

Apabila kamu memiliki keterampilan dasar pertolongan pertama, cobalah untuk merawat cedera yang berpotensi mengancam nyawa mereka. Jauhkan diri dari bahaya, jika pada titik mana pun dalam situasi tersebut kamu merasa keselamatan kamu terancam.

Jenis-jenis pertolongan pertama 

Seperti penjelasan dari laman Healthline, terdapat beberapa jenis pertolongan pertama yang perlu kamu ketahui dasar-dasarnya untuk menolong orang yang terkena cedera atau penyakit:

Perban pertolongan pertama

Dalam banyak kasus, kamu dapat menggunakan perban berperekat untuk menutupi luka kecil, goresan, atau luka bakar. Untuk menutupi dan melindungi luka yang lebih besar, perlu menggunakan kain kasa bersih atau perban rol.

Untuk menggunakan perban rol pada luka, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Pegang area yang cedera dengan stabil.
  • Bungkus perban dengan lembut namun kuat di sekitar anggota tubuh yang terluka atau bagian tubuh, menutupi luka.
  • Kencangkan perban.
  • Perban harus dibalut dengan cukup kuat agar tetap terpasang, tetapi tidak terlalu kencang agar tidak menghalangi aliran darah.

Pertolongan pertama untuk luka bakar

Jika kamu mencurigai seseorang mengalami luka bakar derajat tiga, sebaiknya segera hubungi rumah sakit terdekat. Carilah perawatan medis profesional untuk luka bakar yang:

  • Menutupi area kulit yang luas
  • Terletak di wajah, selangkangan, bokong, tangan, atau kaki orang tersebut yang disebabkan oleh kontak dengan bahan kimia atau listrik.

Cara untuk mengobati luka bakar ringan, alirkan air dingin ke area yang terkena selama 15 menit. Jika itu tidak memungkinkan, berikan kompres dingin ke area tersebut. Hindari mengoleskan es ke jaringan yang terbakar. Ini dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan.

Pereda nyeri yang dijual bebas dapat membantu meredakan nyeri. Menerapkan lidokain atau krim lidah buaya juga dapat mengurangi rasa tidak nyaman akibat luka bakar ringan.

Kemudian untuk membantu mencegah infeksi, oleskan salep antibiotik dan tutupi luka bakar dengan kain kasa bersih.

CPR pertolongan pertama

Apabila kamu melihat seseorang tidak sadarkan diri dan area di sekitar tampak aman, dekati mereka dan mulai lakukan CPR.

Meskipun tidak memiliki pelatihan formal, kamu dapat menggunakan CPR khusus tangan untuk membantu seseorang tetap hidup hingga bantuan profesional tiba.

Berikut cara menangani orang dewasa dengan CPR khusus tangan:

  • Letakkan kedua tangan di tengah dada, dengan satu tangan di atas tangan lainnya
  • Tekan lurus ke bawah untuk mengompres dada mereka berulang kali, dengan kecepatan sekitar 100 hingga 120 kompresi per menit
  • Terus lakukan kompresi dada sampai bantuan profesional tiba.

Pertolongan pertama untuk sengatan lebah

Bagi sebagian orang, sengatan lebah adalah keadaan darurat medis. Jika seseorang mengalami reaksi alergi terhadap sengatan lebah, hubungi tim medis profesional. 

Jika mereka memiliki injektor otomatis epinefrin (seperti EpiPen), bantu mereka menemukan dan menggunakannya. Dorong mereka untuk tetap tenang sampai bantuan datang.

Seseorang yang disengat lebah dan tidak menunjukkan tanda-tanda reaksi alergi biasanya dapat diobati tanpa bantuan profesional.

Namun jika sengat masih menempel di bawah kulit, gosok perlahan dengan benda yang datar seperti kartu di bagian kulit untuk melepaskannya.

Kemudian bersihkan area tersebut dengan sabun dan air, tak ketinggalan berikan kompres dingin selama 10 menit untuk mengurangi nyeri dan bengkak.

Untuk mengatasi gatal atau nyeri akibat sengatan, pertimbangkan untuk mengoleskan losion kalamin atau pasta soda kue dan air ke area tersebut beberapa kali sehari.

Baca juga: Benarkah Daun Sirih Bisa Digunakan untuk Mengatasi Mimisan?

Pertolongan pertama untuk mimisan

Untuk mengobati seseorang yang mimisan, sebaiknya anjurkan kepada mereka untuk segera melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Duduk dan miringkan kepala mereka ke depan
  • Gunakan ibu jari dan jari telunjuk, tekan atau cubit dengan kuat lubang hidung
  • Berikan tekanan ini secara terus menerus selama lima menit.
  • Periksa dan ulangi sampai perdarahan berhenti.

Cara alternatif lainnya bagi yang memiliki sarung tangan vinyl gloves, kamu dapat menekan atau menutup lubang hidungnya. Namun jika mimisan berlanjut selama 20 menit atau lebih, cari perawatan medis darurat. 

Pertolongan pertama untuk serangan jantung

Jika menurut kamu seseorang mungkin mengalami serangan jantung, segera hubungi dokter atau tim medis.

Lalu apabila mereka yang terkena serangan jantung telah diberi resep nitrogliserin, bantu mereka mencari dan meminum obat ini. Tutupi mereka dengan selimut sampai bantuan profesional tiba.

Ketika masih merasakan kesulitan bernapas, kendurkan pakaian di sekitar dada dan lehernya. Mulailah CPR saat mereka kehilangan kesadaran.

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline.com (2018) diakses pada 31 Januari 2021. Introduction to First Aid
  2. Idahomedicalacademy.com (2019) diakses pada 31 Januari 2021. Basic First Aid Skills Everyone Should Learn
  3. Emergencyfirstresponse.com (2016) diakses ada 31 Januari 2021. A First Aid Kit for Every Activity 
    register-docotr