Info Sehat

Waspada, 9 Penyakit Sel Darah Putih Ini Bisa Menimpa Kamu Kapan Saja!

December 1, 2020 | Richaldo Hariandja
no-image

Saat terserang penyakit, sel darah putih akan mengalami kelainan yang ditandai dengan jumlahnya yang tidak normal di dalam tubuh. Dalam kondisi ini, leukosit atau sel darah putih akan menjadi lebih sedikit atau lebih banyak daripada yang seharusnya.

Beberapa penyakit sel darah putih termasuk jinak, sementara lainnya (seperti leukemia) termasuk penyakit yang ganas. Kondisi yang menyebabkan kelainan darah putih ini bisa diderita oleh siapa saja, baik anak-anak dan orang dewasa.

Gejala penyakit sel darah putih

Gejala yang timbul karena kelainan leukosit ini bervariasi, tergantung dari penyakit yang menyebabkannya. Meskipun demikian, beberapa orang tidak merasakan tanda apapun di tubuh mereka.

Kalau pun timbul, gejala-gejala ini pada umumnya berkaitan dengan dengan infeksi di dalam tubuh. Yaitu:

  • Infeksi yang sering atau berulang
  • Demam
  • Sariawan
  • Bisul di kulit
  • Pneumonia
  • Letih
  • Tidak enak badan
  • Berat badan berkurang tanpa sebab

Penyakit-penyakit sel darah putih

Penyakit sel darah putih ini dibedakan menjadi dua golongan berdasarkan dampaknya pada leukosit. Yaitu proliferative yang meningkatkan sel darah putih dan leukopenia yang menyebabkan tubuh kekurangan sel darah putih.

Penyakit-penyakit ini dapat mengganggu produksi, fungsi atau masalah lain pada leukosit. Berikut ini beberapa contoh penyakit tersebut:

1. Leukositosis

Penyakit ini merupakan kondisi saat sel darah putih meningkat. Kemungkinan penyebab penyakit ini adalah infeksi bakteri atau virus, pengobatan yang sedang kamu jalani, alergi, merokok, penyakit inflamasi, kelainan autoimun, kondisi genetik dan kanker.

2. Leukemia

Penyakit ini merupakan salah satu tipe kanker yang menyerang sel-sel yang menghasilkan leukosit di sumsum tulang. Penyebab penyakit ini antara lain karena masalah genetik, merokok dan paparan zat kimia atau radiasi.

3. Autoimmune neutropenia

Penyakit ini terjadi ketika tubuh menghasilkan antibodi yang menyerang dan merusak neutrofil, salah satu jenis sel darah putih. Akibatnya, jumlah neutrofil berada di bawah normal.

Kondisi ini disebabkan oleh kondisi-kondisi tertentu termasuk Crohn’s disease dan rheumatoid arthritis.

4. Congenital neutropenia berat

Berbeda dengan autoimmune neutropenia yang disebabkan oleh antibodi yang menyerang neutrofil, penyakit congenital neutropenia ini terjadi disebabkan karena seseorang lahir dengan kondisi neutropenia yang berada di bawah normal.

Penyakit ini disebabkan oleh mutasi genetik. Salah satu efek dari penyakit ini adalah kamu mudah terkena infeksi bakteri berulang-ulang.

5. Cyclic neutropenia

Penyakit ini merupakan penyakit turunan di mana jumlah neutrofil berada di bawah normal (biasanya kurang dari 500 sel/mL). Kondisi ini terjadi dalam siklus 21 hari sekali.

Cyclic neutropenia disebabkan oleh mutasi genetik dan biasanya terjadi di tahun pertama masa kehidupan. Siklus penyakit ini akan berkurang seiring waktu dan bisa menghilang ketika kamu dewasa.

6. Penyakit granulomatosa kronis

Penyakit ini merupakan sebuah kelainan yang menyebabkan beberapa tipe leukosit (baik itu monosit, basofil, eosinofil, limfosit maupun neutrofil) tidak bisa berfungsi dengan normal. 

Granulomatosa kronis ini merupakan penyakit turunan dan menyebabkan beberapa infeksi secara bersamaan, seperti pneumonia dan bisul bernanah.

7. Leukocyte adhesion deficiencies (sindrom LAD)

Penyakit kurangnya adhesi leukosit ini merupakan kelainan genetik yang langka. Penyakit ini membuat sel darah putih tidak bisa bergerak menuju lokasi infeksi di dalam tubuh.

8. Limfoma

Limfoma merupakan salah satu kanker darah yang terjadi di sistem limfatik tubuh. Saat terkena penyakit ini, leukosit akan berubah dan tumbuh dengan tidak terkendali.

Ada dua jenis utama penyakit limfoma, yaitu Hodgkin’s lymphoma dan non-Hodgkin’s lymphoma.

9. Myelodysplastic syndrome (MDS)

MDS merupakan sebuah penyakit yang menyerang leukosit di sumsum tulang. Kondisi ini menyebabkan tubuh terlalu banyak menghasilkan sel belum matang yang disebut blast.

Blast akan menggandakan diri dan memenuhi sel yang sudah matang dan sehat. MDS bisa terjadi secara perlahan atau sangat cepat dan terkadang bisa berujung pada leukemia.

Demikianlah berbagai penyakit sel darah putih yang bisa menimpamu. Selalu jaga kondisi dan periksakan diri kalau kamu mengalami masalah kesehatan, ya!

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kami melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. VeryWellHealth, diakses 19 November 2020. An Overview of White Blood Cell Disorders
  2. VeryWellHealth, diakses 19 November 2020. Causes of Low White Blood Cell Count in Babies
  3. VeryWellHealth, diakses 19 November 2020. Overview of Severe Congenital Neutropenia
  4. VeryWellHealth, diakses 19 November 2020. Cyclic Neutropenia Symptoms, Diagnosis, adn Treatment
  5. Healthline, diakses 19 November 2020. Blood DIseases: White and Red Blood Cells, Platelets and Plasma
    Berita Terkait
    register-docotr