Info Sehat

Minum Soda setelah Minum Obat, Apa Efek yang Dapat Ditimbulkan?

March 24, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Mengonsumsi obat tentu saja tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada beberapa minuman tertentu yang sebaiknya dihindari konsumsinya secara langsung setelah minum obat. Lalu, apakah minum soda setelah minum obat diperbolehkan?

Untuk mengetahui jawabannya, yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Apakah Berbahaya Jika Konsumsi Obat Setelah Minum Kopi? Cek Faktanya!

Bolehkah minum soda setelah minum obat?

Meminum soda langsung setelah minum obat atau meminum obat dengan soda harus dihindari. Dr Rajni Pathak, seorang koordinator pemeriksaan kesehatan dan pencegahan penyakit di Fortis Hospital Mohali, India memberikan penjelasan mengapa hal terebut harus dihindari.

Dr Rajni mengatakan bahwa minuman ringan atau minuman soda berkarbonasi bersifat asam. Ini dapat menurunkan kinerja antibakteri dari obat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa minuman berkarbonasi atau soda jika dikombinasikan dengan obat-obatan tertentu dapat menyebabkan reaksi alergi atau efek samping pada sebagian orang.

Apabila kamu sedang mengonsumsi suplemen zat besi atau obat-obatan yang mengandung zat besi, sebaiknya hindarilah juga minum soda langsung setelah minum obat atau meminumnya bersamaan dengan soda. Sebab, minuman bersoda dapat membatasi penyerapan zat besi.

Maka sebaiknya konsultasikanlah pada dokter mengenai berapa jarak waktu yang tepat jika kamu ingin minum soda setelah minum obat.  

Minum soda juga harus dihindari jika mengonsumsi obat berikut

Perlu kamu ketahui juga bahwa minuman bersoda juga berpotensi menimbulkan risiko tertentu jika kamu mengonsumsi tablet yang memiliki lapisan khusus, seperti ibuprofen.

Minuman bersoda mempunyai efek “gelembung” dalam air. Proses tersebut membentuk asam, sehingga inilah yang harus diwaspadai saat meminum soda setelah atau bersamaan dengan obat.

Sebab, asam dapat merusak lapisan beberapa tablet yang dirancang secara khusus untuk mengatur pelepasan kandungannya di dalam perut. Singkatnya, hal tersebut dapat membuat obat menjadi kurang efektif.

Tak hanya itu, ketika kamu sedang mengonsumsi acetaminophen, sebaiknya hindarilah juga konsumsi minuman dengan kandungan kafein seperti kopi, teh, serta soda. Sebab, ini berisiko meningkatkan efek samping.

Baca juga: Catat Moms, Ini Bahaya Minuman Kemasan jika Dikonsumsi Balita dan Anak

Interaksi obat dengan minuman lainnya

Ada beberapa minuman lain yang dapat mengurangi efektivitas obat-obatan tertentu serta menimbulkan risiko kesehatan tertentu. Menurut Lesile Dye, MD, seorang ahli toksikologi, berikut ini beberapa minuman yang perlu diperhatikan:

1. Jus grapefruit

Jus grapefruit dapat berinteraksi secara negatif pada lebih 50 obat, termasuk statin. Karena efek jus grapefruit dapat bertahan lebih dari 24 jam.

2. Jus delima

Enzim yang ditemukan di dalam jus delima dapat memecah beberapa obat tekanan darah, yang mana ini dapat membuat efektivitas obat menurun.

3. Susu

Selain kamu harus menghindari minum soda langsung setelah minum obat, kamu juga perlu menghindari meminum susu langsung setelah minum obat, terutama obat tiroid. Sebab, kandungan kalsium dalam susu dapat mengganggu efektivitas dari obat tiroid.

Jika kamu ingin meminum susu atau minuman yang kaya akan kandungan kalsium, sebaiknya tunggu minimal 4 jam setelah kamu meminum obat.

4. Kafein

Minuman berkafein, termasuk kopi dan teh dapat berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi dengan stimulan. Sebaiknya hindarilah mengonsumsi minuman berkafein dengan obat, seperti efedrin, obat asma, serta amfetamin.

5. Minuman olahraga

Minuman olahraga memiliki kandungan kalium, yang mana dapat berpotensi menimbulkan risiko tertentu apabila dikonsumsi bersamaan dengan beberapa obat untuk gagal jantung atau hipertensi. Tak hanya itu, pisang juga memiliki kandungan kalium atau potasium yang tinggi.

6. Teh hijau dengan kandungan vitamin K

Tak hanya ditemukan di dalam teh hijau saja, vitamin K juga ditemukan dalam sayuran tertentu seperti brokoli dan kale. Vitamin K dapat menurunkan efektivitas dari obat pengencer darah tertentu.

Demikianlah beberapa informasi mengenai efek meminum soda setelah minum obat. Penting untuk selalu mengikuti instruksi dari dokter ketika meminum obat. Obat sebaiknya diminum dengan air putih.

Selain itu, sebaiknya tanyakanlah kepada dokter mengenai makanan atau minuman apa saja yang harus dihindari ketika kamu mengonsumsi obat tertentu. Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Michigan Medicine (2020). Diakses pada 17 Maret 2021. acetaminophen, aspirin, and caffeine 

Prevention (2012). Diakses pada 17 Maret 2021. 7 Drink And Drug Interactions To Watch Out For

The Sun (2018). Diakses pada 17 Maret 2021. The 7 foods and drink you should NEVER take with these common medicines

The Health Site (2017). Diakses pada 17 Maret 2021. Is it OK to take medicines with soft drinks, coffee, milk or juices? 

Webmd (1999). Diakses pada 17 Maret 2021. Taking Medications Correctly

    register-docotr