Kamus Obat

Lidocaine

March 24, 2021 | Arin Khurota | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Lidocaine (lidokain) merupakan senyawa turunan dari amino amida yang memiliki fungsi hampir sama dengan obat benzocaine. Senyawa ini ditemukan pada 1946 dan mulai digunakan untuk keperluan medis pada 1948.

Kini, lidocaine telah masuk dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Berikut informasi selengkapnya mengenai lidocaine, manfaat, dosis, cara pakai, serta risiko efek samping yang mungkin terjadi.

Untuk apa obat lidocaine?

Lidocaine adalah obat anestesi lokal yang digunakan untuk mengurangi nyeri dan rasa sakit. Sediaan topikal dari lidocaine juga digunakan untuk mengobati rasa nyeri pada rektal yang disebabkan oleh wasir.

Obat ini juga sering dicampur dengan sejumlah kecil obat adrenalin, seperti epinefrin, untuk memperpanjang efek lokalnya dan untuk mengurangi perdarahan.

Lidocaine telah tersedia sebagai obat generik yang umumnya dijumpai sebagai sediaan parenteral (suntikan) dan salep. Campuran obat ini juga dapat dioleskan langsung ke kulit atau selaput lendir untuk membuat area tersebut tidak terasa nyeri.

Apa fungsi dan manfaat obat lidocaine?

Lidocaine memiliki fungsi sebagai agen untuk memblokir saluran natrium sehingga dapat menurunkan laju kontraksi jantung. Saat disuntikkan di dekat saraf, maka saraf tidak dapat mengirimkan sinyal ke atau dari otak.

Ketika digunakan untuk anestesi lokal atau pada blok saraf, lidocaine biasanya mulai bekerja dalam beberapa menit dan berlangsung selama setengah jam hingga tiga jam.

Dalam dunia kesehatan, lidocaine memiliki manfaat untuk mengatasi beberapa masalah berikut:

Aritmia ventrikel

Lidocaine yang diberikan melalui suntikan dapat diberikan sebagai obat alternatif untuk aritmia selain amiodarone, procainamide, atau sotalol. Obat ini juga dapat diberikan untuk pengobatan aritmia ventrikel akut setelah infark miokard atau setelah operasi jantung.

Bila agen lini pertama, terutama amiodarone, tidak dapat diberikan karena kontraindikasi, maka lidocaine dapat diberikan sebagai pengganti. Pertimbangan harus dilakukan dengan melakukan tes medis terlebih dahulu untuk gejala non akut sebelum memberikan obat ini.

Anestesi lokal atau regional

Lidocaine dapat diberikan untuk anestesi lokal atau regional dalam prosedur bedah (termasuk bedah mulut), prosedur diagnostik dan terapeutik, serta prosedur kebidanan.

Terkadang, obat ini juga diberikan dalam prosedur gigi untuk menghilangkan rasa sakit apabila anestesi lokal lain, seperti benzocaine, tidak dapat digunakan. Obat ini juga menjadi alternatif dan telah menunjukkan tidak ada efek samping khusus.

Status epileptikus

Lidocaine memiliki sifat menstabilkan membran saraf dan menghambat gerakan ion Na yang diperlukan untuk konduksi impuls. Sifat inilah yang membuat lidocaine dapat diberikan sebagai alternatif terakhir pada kondisi kejang apabila pengobatan utama tidak merespons.

Merek dan harga obat lidocaine

Obat ini bisa kamu dapatkan setelah kamu mendapatkan rekomendasi dari dokter. Beberapa merek lidocaine yang telah beredar di Indonesia adalah Extracaine, Lidox, Lignovell, Inacain, Loxyne, Kifacaine, Pehacain, dan lain-lain.

Berikut informasi mengenai beberapa merek Lidocaine beserta harganya yang tersedia di beberapa apotek tertentu:

Obat generik

  • Lidocaine injeksi 2% 20mg/ml. Sediaan injeksi steril yang diproduksi oleh Kimia Farma. Obat ini biasa dijual dengan harga Rp2.327/ampul.
  • Lidocaine injeksi 2ml 2% 20mg/ml. Sediaan injeksi steril yang diproduksi oleh Phapros. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp2.130/tube.
  • Lidocaine 2% injeksi 1ml. Sediaan injeksi steril yang diproduksi oleh Dura dan bisa kamu dapatkan dengan harga Rp2.150/pcs.

Obat paten

  • Colme ear drop 8ml. Sediaan tetes telinga mengandung chloramphenicol dan lidocaine HCl. Obat ini diproduksi oleh Interbat dan bisa kamu dapatkan dengan harga Rp55.398/pcs.
  • Xylocaine 2% Syringe gel 10gr. Sediaan gel untuk anestesi topikal dan memberi efek mati rasa sementara. Obat ini diproduksi oleh Aspen dan bisa kamu dapatkan dengan harga Rp86.411/pcs.
  • Liposin salep 10gr. Sediaan salep mengandung bacitrin 6,67mg, lidokain 40mg, neomycin sulfat 5mg. Obat ini diproduksi oleh Pharos dan bisa kamu dapatkan dengan harga Rp55.540/tube.
  • Otopain ear drop 8ml. Sediaan obat tetes telinga untuk mengatasi otitis media akut dan kronis yang mengandung polymyxin, neomycin, fludrocortisone, dan lidocaine. Obat ini diproduksi oleh Interbat dan bisa kamu dapatkan dengan harga Rp109.618/pcs.
  • Dolones cr 5mg. Sediaan krim topikal mengandung prilokain dan lidokain yang diproduksi oleh Sanbe Farma. Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp71.946/pcs.
  • Topsy 5% cr 5gr. Sediaan untuk anestesi lokal para prosedur bedah kulit yang mengandung prilokain dan lidocaine. Obat ini diproduksi oleh Galenium Pharmasia Laboratories dan bisa kamu dapatkan dengan harga Rp64.951/tube.

Bagaimana cara pakai obat Lidocaine?

Baca dan ikuti petunjuk penggunaan obat topikal dengan cermat sesuai arahan yang diberikan oleh dokter. Jangan gunakan obat lebih banyak dari yang direkomendasikan. Jika ada hal yang tidak kamu pahami, tanyakan kembali pada dokter atau apoteker.

Gunakan obat dengan sangat hati-hati, terutama dalam menentukan dosis dan tujuan pengobatan. Penggunaan obat topikal yang tidak tepat dapat menyebabkan kematian.

Sediaan topikal biasanya cukup dioleskan sesuai dosis pada bagian yang sakit. Untuk sediaan suntikan biasanya akan diberikan oleh tenaga medis ke dalam pembuluh darah atau di bawah kulit.

Obat topikal tidak untuk diminum, tetapi hanya untuk digunakan pada kulit. Jika obat ini masuk ke mata, hidung, mulut, rektum, atau vagina, segera bilas dengan air.

Gunakan obat sesedikit mungkin yang diperlukan untuk membuat kulit mati rasa atau meredakan nyeri. Berhati-hatilah dengan luka terbuka atau luka iritasi. Kulit yang terluka atau teriritasi dapat menyerap obat topikal lebih banyak daripada kulit yang sehat.

Jangan oleskan obat ke area kulit bengkak atau luka tusuk yang dalam. Hindari penggunaan obat pada kulit yang memerah atau melepuh, seperti luka bakar atau lecet parah. Sebaiknya jangan menutupi kulit yang dirawat dengan apapun kecuali dokter yang menyuruh kamu melakukannya.

Setelah digunakan, simpan obat lidocaine pada suhu kamar jauh dari kelembapan dan panas matahari. Jauhkan obat bekas dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan karena obat ini membahayakan.

Berapa dosis obat lidocaine?

Dosis dewasa

Perawatan darurat untuk aritmia ventrikel

  • Dosis lazim: 300mg disuntikkan ke otot deltoid.
  • Dosis dapat diulangi setelah 60-90 menit jika perlu.

Anestesi yang diberikan melalui tulang belakang

  • Untuk persalinan normal: 50mg untuk sediaan larutan 5% atau 9-15 mg untuk larutan 1,5%.
  • Untuk operasi caesar: 75 mg untuk sediaan larutan 5%.
  • Prosedur bedah lainnya: 75-100 mg.

Fibrilasi ventrikel tanpa denyut atau takikardia ventrikel

  • Dosis lazim: 1-1,5mg per kg berat badan dan dapat diulang seperlunya.
  • Dosis maksimal: 3mg per kg.

Anestesi topikal

  • Sebagai larutan 2%: 300mg dikumur dan dikeluarkan untuk nyeri mulut dan tenggorokan atau ditelan jika perlu untuk nyeri faring. Tidak boleh digunakan lebih sering dari setiap 3 jam.
  • Dosis maksimal: 2,4gr per hari.
  • Sebagai larutan 4%: 40mg hingga 200mg per hari.
  • Sebagai larutan 10%: 10-50mg disemprotkan ke selaput lendir untuk prosedur gigi.

Anestesi topikal untuk mata

  • Dosis lazim: oleskan 2 tetes ke area mata di mana prosedur akan dilakukan.
  • Dosis dapat diulangi untuk mempertahankan efek.

Wasir dan gatal-gatal

  • Dosis lazim: oleskan secara topikal atau menggunakan aplikator untuk mengoleskan obat secara rektal.
  • Dosis maksimal pengobatan adalah 6 kali sehari.

Anestesi topikal untuk uretra

  • Dosis lazim sebagai gel 2% untuk wanita adalah 60-100mg dimasukkan ke dalam uretra beberapa menit sebelum pemeriksaan.
  • Dosis lazim sebagai gel 2% untuk pria adalah 100-200mg sebelum kateterisasi dan 600mg sebelum sounding atau sistoskopi.

Apakah lidocaine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

U.S. Food and Drug Administration (FDA) memasukkan lidocaine dalam golongan obat kategori kehamilan B.

Studi penelitian telah menunjukkan bahwa obat ini tidak menunjukkan risiko merugikan pada hewan percobaan. Namun, studi terkontrol pada wanita hamil masih belum memadai. Pemberian obat dapat dilakukan dengan pertimbangan cermat mengenai risiko dan manfaat obat.

Obat ini juga telah diketahui dapat terserap dalam ASI sehingga tidak direkomendasikan untuk digunakan oleh ibu menyusui. Dikhawatirkan obat dapat memengaruhi bayi yang disusui sehingga disarankan konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.

Apa efek samping obat lidocaine yang mungkin terjadi?

Hentikan pengobatan dan konsultasikan lebih lanjut dengan dokter apabila muncul reaksi efek samping berikut saat kamu menggunakan lidocaine:

  • Gejala reaksi alergi, seperti gatal-gatal, sulit bernafas, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.
  • Sensasi terbakar parah, menyengat, atau iritasi pada bekas tempat obat dioleskan
  • Bengkak atau kemerahan
  • Pusing tiba-tiba atau kantuk setelah obat digunakan
  • Kebingungan, penglihatan kabur, telinga berdenging
  • Kenaikan suhu badan yang tidak biasa
  • Hipotensi
  • Agitasi
  • Kecemasan
  • Koma
  • Halusinasi
  • Euforia
  • Sakit kepala
  • Depresi pernapasan
  • Kejang
  • Hiperemia konjungtiva, perubahan epitel kornea, diplopia, atau masalah penglihatan (untuk anestesi mata).

Efek samping umum yang mungkin terjadi setelah penggunaan lidocaine, antara lain:

  • Iritasi ringan di tempat obat digunakan
  • Mati rasa di tempat obat dioleskan secara tidak sengaja

Peringatan dan perhatian

Kamu tidak boleh menggunakan lidocaine topikal jika kamu memiliki riwayat reaksi alergi terhadap semua jenis obat mati rasa.

Menggunakan obat tanpa ada rekomendasi dari dokter, seperti selama prosedur kosmetik seperti laser hair removal, dapat menyebabkan overdosis fatal. Overdosis juga terjadi pada wanita yang dirawat dengan obat mati rasa sebelum menjalani mamografi.

Beritahu dokter apakah kamu aman untuk menggunakan lidocaine apabila kamu memiliki riwayat kesehatan berikut:

  • Penyakit hati
  • Hipovolemia
  • Penyumbatan jantung atau gangguan konduksi lainnya
  • Gagal jantung kongestif
  • Bradikardia
  • Depresi pernafasan
  • Jika kamu juga meminum obat untuk menstabilkan irama jantung.

Lidocaine topikal diperkirakan tidak membahayakan bayi yang belum lahir. Namun, tetap beritahu dokter apabila kamu sedang hamil. Kamu juga sebaiknya menghindari mengoleskan obat ke area yang mungkin bersentuhan dengan mulut bayi saat sedang menyusui.

Beberapa merek obat lidocaine mengandung benzil alkohol sehingga penggunaannya tidak diperuntukkan pada anak di bawah usia dua tahun. Obat ini juga tidak untuk digunakan pada neonatus, terutama pada bayi prematur.

Interaksi dengan obat lain

  • Lidocaine secara kompetitif dapat meningkatkan efek aktivitas blokade neuromuskuler suxamethonium.
  • Obat ini dapat meningkatkan risiko depresi miokard bila diberikan dengan obat-obatan antiaritmia.
  • Metabolisme obat dapat dikurangi apabila digunakan bersama dengan propranolol dan simetidin.
  • Lidocaine dapat meningkatkan risiko efek jantung tambahan bila diberikan dengan fenitoin secara intravena. Namun, penggunaan fenitoin dan penginduksi enzim lainnya dalam jangka panjang dapat meningkatkan kebutuhan dosis pengobatan lidocaine.
  • Lidocaine akan menyebabkan hipokalemia dan memiliki efek berlawanan bila digunakan bersama acetazolamide, obat diuretik, dan tiazid.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Drugsite Trust, diakses pada 5 Maret 2021, Lidocaine – FDA prescribing information, side effects and uses

National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses pada 5 Maret 2021, Lidocaine | C14H22N2O – PubChem

DrugBank Online, diakses pada 5 Maret 2021, Lidocaine

The Monthly Index of Medical Specialities (MIMS), diakses pada 5 Maret 2021, Lidocaine – MIMS.com

Pusat Informasi Obat Nasional (Pionas), diakses pada 5 Maret 2021, LIDOKAIN (LIGNOKAIN) | PIO Nas

    register-docotr