Info Sehat

Keliru kalau Suntik Botox hanya agar Cantik, Ini Manfaat Lainnya untuk Kesehatan

June 24, 2020 | Arianti Khairina | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Bagi kalangan wanita tentu suntik botox sudah tidak asing lagi. Banyak yang menggunakannya untuk menghaluskan keriput atau membuat wajah tampak lebih kencang dan awet muda. Namun tak sekadar itu saja, ini beberapa manfaat suntik botox selain untuk kecantikan. 

Baca Juga: Perkembangan Bayi 6 Bulan: Mulai Konsumsi Makanan Padat Pertamanya

Apa itu suntik botox? 

Dilansir dari healthline.com, botox adalah obat suntik yang terbuat dari toksin botulinum tipe A. Racun ini diproduksi oleh bakteri clostridium botulinum.

Meskipun obat suntik ini adalah racun yang menyebabkan botulisme, kemudian untuk efeknya pun bervariasi sesuai dengan jumlah dan jenis paparan yang diberikan. Misalnya, botox hanya disuntikkan dalam dosis kecil sesuai dengan anjuran yang telah ditetapkan.

Saat disuntikkan, botox memblokir sinyal dari saraf ke otot kamu. Proses ini mencegah agar otot-otot tidak berkontraksi. Tujuannya mampu meringankan kondisi otot tertentu dan meningkatkan penampilan dengan menghilangkan garis-garis halus dan kerutan pada wajah. 

Baca juga: Deodoran Sampai Botox, 9 Cara Menghilangkan Bau Ketiak yang Menyengat

Manfaat suntik botox selain untuk kecantikan

Penjelasan dari mayoclinic.org, suntik botox memblokir sinyal kimia tertentu dari saraf dan sebagian besar menyebabkan otot berkontraksi. Selain untuk kecantikan, suntik botox juga digunakan untuk mengobati kondisi yang mempengaruhi fungsi tubuh.

1. Mengobati distonia serviks 

Dalam kondisi ini, otot-otot leher kamu berkontraksi tanpa sadar dan menyebabkan kepala berputar atau berubah menjadi posisi yang tidak nyaman.

2. Mengobati strabismus atau mata juling

Kondisi ini biasa juga disebut sebagai mata juling. Penyebab paling umum seseorang mengalami mata juling karena ketidakseimbangan pada otot yang bertanggung jawab untuk memposisikan mata.

3. Mengatasi kontraksi otot 

Beberapa kondisi neurologis, seperti cerebral palsy, dapat menyebabkan anggota badan menarik ke arah pusat. Namun dalam beberapa kasus, otot-otot ini kemudian bisa rileks dengan menerima suntik botox ke tubuh.

4. Mengatasi hyperhidrosis 

Dalam kondisi ini, keringat berlebihan terjadi bahkan ketika suhu tidak panas dan kamu tidak memaksakan diri dalam melakukan aktivitas fisik yang menyebabkan berkeringat. Suntik botox membantu mengatasi kondisi ini.

5. Mengurangi migrain kronis

Jika kamu mengalami migrain lebih dari 15 hari dalam sebulan, suntik botox dapat membantu mengurangi frekuensi sakit kepala tersebut.

6. Disfungsi kandung kemih 

Suntikan botox juga dapat membantu mengurangi urine bagi kamu yang sering buang air kecil. Hal tersebut biasanya terjadi karena kandung kemih yang terlalu aktif.

7. Meringankan mata berkedut

Suntikan botox dapat membantu meringankan kontraksi atau berkedut pada otot di sekitar mata.

Minta kepada dokter yang menangani kamu untuk lebih alami dan ekspresif. Tak usah khawatir dengan dosisnya karena dokter akan menyesuaikan dosis yang cocok sesuai kebutuhan.

Efek samping setelah tindakan suntik botox ini, umumnya sering mengalami sakit kepala atau gejala mirip flu. Kemudian kelopak mata droopy atau alis cockeyed, senyum yang bengkok, hingga mata kering.

Baca Juga: Mengenal Ambroxol: Obat Pengencer untuk Batuk Berdahak

Risiko umum setelah suntik botox

Suntik botox relatif aman bila dilakukan oleh dokter yang berpengalaman. Namun setelah menjalani suntik ini kemungkinan ada beberapa efek samping dan komplikasi umum seperti:

  • Nyeri, bengkak, atau memar di tempat suntikan
  • Beberapa reaksi alergi akan timbul. Seperti ruam merah, gejala asma, hingga kamu bisa merasakan seperti ingin pingsan.
  • Terjadi reaksi alergi terhadap bahan pengawet dan komposisi botox lainnya, terutama pada orang-orang yang mengonsumsi antibiotik.
  • Kamu yang sedang megonsumsi obat aspirin atau ibuprofen sebaiknya bersiap mengalami memar di tempat suntikan. 
  • Sebaiknya kamu segera beri tahu dokter mengenai obat-obatan dan suplemen yang sedang digunakan, termasuk beberapa suplemen herbal yang bisa mengencerkan darah (minyak ikan, gingko biloba, atau vitamin E).
  • Risiko lainnya yaitu soal biaya yang sebaiknya kamu pertimbangkan secara matang karena biaya suntik botox pun memang tidak murah.

Jika kamu tertarik untuk melakukan suntik botox, sangat disarankan selalu pilih dokter dan klinik kecantikan berlisensi serta berpengalaman di bidangnya untuk menghindari komplikasi serius.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar suntik botox? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. mayoclinic.org (2019) diakses 19 Juni 2020. Botox injections
  2. healthline.com (2018) diakses 19 Juni 2020. Is Botox Poisonous? Here’s What You Need to Know
  3. medicalnewstoday.com (2020) diakses 19 Juni 2020. Everything you need to know about Botox
  4. webmd.com (2012) diakses 19 Juni 2020. The Surprising Benefits of Botox 
    register-docotr