Info Sehat

Sauna Merilekskan Tubuh dan Pikiran, Tapi Adakah Efek Sampingnya?

June 15, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Untuk mengatasi stres agar tubuh menjadi rileks ada banyak cara dapat dilakukan, salah satunya dengan sauna. Tahukah kamu manfaat sauna bukan hanya membuat tubuh menjadi rileks saja, namun juga manfaat lainnya.

Tak hanya memberikan manfaat relaksasi saja, sauna juga memiliki manfaat kesehatan, seperti mengurangi rasa sakit dan nyeri ringan.

Baca Juga: Kenali Bedanya Flek Tanda Hamil dengan Flek Haid, Yuk Simak Ulasannya!

Manfaat sauna

Sauna telah digunakan selama ribuan tahun dan masih populer hingga saat ini. Sauna merupakan ruangan yang dipanaskan pada suhu sekitar 65° hingga 90° Celcius.

Ruangan tersebut biasanya tidak dicat, memiliki interior kayu dan pengatur suhu. Sauna juga dapat melibatkan bebatuan sebagai elemen utamanya yang menyerap dan mengeluarkan panas.

Ada berbagai macam manfaat sauna yang dapat diperoleh tubuh. Dirangkum dari Finnelo, berikut adalah manfaat sauna yang perlu kamu tahu.

1. Manfaat sauna untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran

Manfaat sauna pertama yang paling terkenal adalah dapat meningkatkan kesehatan, kebugaran, serta kinerja tubuh secara keseluruhan.

Mandi di sauna terbukti dapat meredakan stres dalam beberapa cara. Panas dari sauna dapat melemaskan otot-otot tubuh, meningkatkan sirkulasi darah, serta dapat merangsang pelepasan endorfin.

2. Membantu pemulihan setelah melakukan aktivitas fisik

Di bawah panas tinggi yang disediakan oleh sauna, tubuh dapat melepaskan endorfin. Endorfin dapat memiliki efek penenang yang dapat meminimalkan nyeri sendi dan nyeri otot setelah latihan fisik yang intens.

Sauna juga dapat meningkatkan sirkulasi darah yang dapat mempercepat proses penyembuhan alami tubuh melalui rasa sakit dan nyeri yang menenangkan.

3. Dapat mengeluarkan racun

Berkeringat ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh lho! Sauna dapat menyebabkan kita berkeringat sehingga suhu inti tubuh akan meningkat.

Keringat yang dihasilkan oleh sauna dapat mengurangi kadar timbal, tembaga, zinc, nikel, merkuri, dan bahan kimia lain yang semuanya merupakan racun dan biasanya diserap tubuh kita saat melalukan aktivitas.

4. Manfaat sauna sebagai pereda stres

Sudah menjadi rahasia umum jika sauna memiliki manfaat untuk meredakan stres. Panas yang dihasilkan sauna membantu kita rileks dan mengatur tingkat kortisol dalam darah. Kortisol sendiri merupakan hormon yang dilepaskan ketika kita sedang stres.

Mandi sauna dapat mengurangi kadar kortisol dalam darah dan sebaliknya hal tersebut merangsang produksi “hormon bahagia” serotonin.

5. Menyebabkan tidur lebih nyenyak

Banyak orang yang menyatakan bahwa mereka memiliki tidur yang lebih nyenyak setelah melakukan sauna. Hal ini disebabkan karena pelepasan endorfin dan peningkatan suhu tubuh yang merupakan efek dari sauna terjadi di malam hari.

Penurunan endorfin yang terbilang lambat ini merupakan kunci dari tidur yang lebih nyenyak.

6. Membantu melawan penyakit

Ketika tubuh terkena panas sauna dan uap, tubuh memproduksi sel darah putih lebih cepat. Hal ini dapat membantu melawan penyakit dan membunuh virus.

Tak hanya itu saja, sauna juga dapat meringankan gejala yang tidak nyaman akibat sinus yang tersumbat yang disebabkan oleh pilek atau alergi.

7. Membersihkan kulit

Mandi air panas merupakan strategi kesehatan dalam hal membersihkan kulit kita.

Ketika tubuh mulai memproduksi keringat, kulit kemudian akan dibersihkan dan sel-sel kulit mati akan digantikan dengan sel-sel kulit baru. Hal ini dapat menjaga kulit kita tetap dalam kondisi yang baik.

Baca juga: Stres Tidak Bisa Dihindari, Tapi Kelola dengan Baik agar Tidak Bertambah Parah

Manfaat sauna memang banyak, namun juga memiliki efek samping

Manfaat sauna memang sangat berguna bagi tubuh kita. Akan tetapi, di sisi lain sauna juga memiliki efek samping yang harus diperhatikan.

Dilansir dari Medical News Today, berikut adalah efek samping dari sauna.

1. Risiko peningkatan tekanan darah

Pengalihan suhu dari panas sauna dan air dingin di kolam renang sangat tidak disarankan, karena dapat meningkatkan tekanan darah.

Penggunaan sauna mungkin saja dapat menyebabkan tekanan darah menurun. Oleh karena itu, seseorang yang memiliki tekanan darah rendah sebaiknya berkonsultasilah terlebih dahulu pada dokter sebelum melakukan sauna.

2. Risiko dehidrasi

Dehidrasi dapat terjadi karena kehilangan cairan saat bekeringat. Seseorang dengan kondisi tertentu seperti memiliki penyakit ginjal, memiliki risiko yang lebih tinggi mengalami dehidrasi.

Meningkatnya suhu sauna juga dapat menyebabkan pusing dan mual pada beberapa orang.

Nah sudah tahu bukan apa saja manfaat sauna? Jika kamu sedang penat dan merasa lelah setelah menjalani segala aktivitas, kamu dapat memilih pergi ke sauna untuk merileksasikan tubuh.

Sebaiknya sediakanlah air mineral agar kamu tidak dehidrasi. Dan jika kamu mengidap suatu penyakit tertentu yang memang dirasa berisiko untuk melakukan sauna, sebaiknya berkonsultasilah terlebih dahulu pada dokter.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Finnelo. Diakses pada 09 Juni 2020. Health Benefits if Sauna 

Healthline (2019). Diakses pada 09 Juni 2020. How and Why to Use Sauna 

Medical News Today (2019). Diakses pada 09 Juni 2020. What Are The Benefits and Risks of a Sauna?

    register-docotr