Info Sehat

Khasiat Buah Markisa bagi Kesehatan: Jaga Jantung Sehat & Antioksidan Tinggi

February 27, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Siapa yang tidak kenal dengan buah yang satu ini: markisa. Ya, markisa merupakan salah satu buah yang cukup banyak disukai. Tak hanya memiliki rasa yang manis dan menyegarkan, khasiat buah markisa untuk kesehatan juga sangat banyak, lho!

Markisa merupakan tanaman merambat tropis berbunga yang dikenal sebagai Passiflora. Buah markisa memiliki daging buah yang lembut dan terdapat banyak biji di dalamnya.

Buah markisa dapat dikonsumsi bersama dengan bijinya. Tak hanya itu, buah markisa juga bisa dijadikan sebagai bahan pembuat jus.

Baca juga: Mengenal Teh Cascara: Kulit Biji Kopi dengan Segudang Manfaat

Kandungan nutrisi buah markisa

Buah markisa merupakan buah yang memiliki banyak manfaat dengan disertai oleh kandungan nutrisi yang berlimpah. Buah markisa merupakan sumber vitamin A yang baik. Vitamin A sendiri penting untuk kesehatan kulit, mata, serta sistem kekebalan tubuh.

Di sisi lain, buah markisa juga memiliki kandungan vitamin C, yang merupakan antioksidan penting. Dikutip dari Medical News Today, berikut ini adalah kandungan nutrisi yang terdapat dalam satu buah markisa.

  • Vitamin A: 229 IU
  • Potasium: 63 mg
  • Magnesium: 5 mg
  • Vitamin C: 5,4 mg
  • Kalsium: 2 mg
  • Zat besi: 0,29 mg
  • Serat: 1,9 mg

Selain kandungan nutrisi yang sudah disebutkan sebelumnya, tak ketinggalan buah markisa juga mengandung fosfor, niacin, serta vitamin B-6 yang dibutuhkan oleh tubuh.

Khasiat buah markisa bagi kesehatan tubuh

Kaya akan kandungan nutrisi penting, tak disangkal lagi buah markisa memiliki banyak khasiat untuk kesehatan tubuh. Nah, berikut ini adalah beberapa khasiat buah markisa yang perlu kamu ketahui.

1. Kandungan antioksidan yang tinggi

Antioksidan memiliki peranan yang penting bagi tubuh. Sebab, antioksidan membantu melindungi tubuh dari radikal bebas. Buah markisa kaya akan kandungan antioksidan, terutama vitamin C, beta karoten, dan polifenol.

Perlu kamu ketahui bahwa polifenol merupakan senyawa tanaman yang memiliki efek antioksidan serta antiinflamasi. Ini dapat berarti bahwa polifenol dapat membantu untuk mengurangi risiko peradangan kronis dan kondisi medis tertentu, seperti penyakit jantung.

Sementara itu, vitamin C adalah antioksidan penting yang bisa kamu peroleh melalui makanan. Fungsinya dapat mendukung sistem kekebalan tubuh.

Sedangkan, beta karoten juga merupakan antioksidan penting lainnya. Tubuh mengubah beta karoten menjadi vitamin A, yang mana memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan mata.

2. Sumber serat yang baik

Daging buah markisa mengandung banyak serat makanan. Serat merupakan komponen penting dari setiap makanan. Sebab, serat membantu mengatur sistem pencernaan dan menjaga usus tetap sehat.

Selain itu, serat juga membantu mencegah sembelit dan gangguan pada usus. Berdasarkan American Heart Association, serat juga memiliki manfaat untuk menurunkan kolesterol serta meningkatkan kesehatan jantung.

3. Membantu meningkatkan sensitivitas insulin

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa yang ditemukan di dalam biji markisa dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Meningkatkan sensitivitas insulin dapat membantu menurunkan risiko kondisi medis tertentu, salah satunya adalah diabetes.

Sebuah studi pada 2017 menemukan bahwa zat yang dikenal sebagai piceatannol yang ditemukan dalam buah markisa dapat meningkatkan metabolisme.

Penelitian menemukan bahwa pria dengan kelebihan berat badan yang mengonsumsi sekitar 20 mg picetannol per hari selama 8 minggu kesehatan metabolik dapat meningkat, termasuk peningkatan terhadap sensitivitas insulin.

4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh, khasiat lain buah markisa

Khasiat buah markisa juga kaya kandungan vitamin C. Manfaat vitamin C dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan dengan cara membantu tubuh menyerap lebih banyak zat besi dari makanan sumber nabati.

Tak sampai di situ saja, vitamin C juga dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi. Sebagai tambahan, vitamin C juga membantu dalam proses pemulihan tubuh, menurunkan peradangan, hingga melindungi sel dari kerusakan, seperti dikutip Webmd.

Baca juga: Sistem Kekebalam Tubuh Menurun, Apa Penyebabnya?

5. Baik untuk kesehatan jantung

Buah markisa mengandung potasium atau kalium yang baik untuk kesehatan jantung. Di sisi lain, buah markisa rendah natrium.

Jika dikonsumsi bersama dengan bijinya, buah markisa mengandung banyak serat, yang mana dapat membantu mengurangi kolesterol berlebih dari dalam pembuluh darah.

Mengonsumsi makanan tinggi serat juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Khasiat lain dari mengonsumsi buah markisa adalah membantu menormalkan tekanan darah.

6. Mengurangi kecemasan

Buah markisa kaya akan kandungan magnesium, yakni mineral penting yang dikaitkan dengan penurunan stres dan kecemasan. Sebuah tinjauan sistematis pada 2017 menunjukkan bahwa magnesium dapat membantu seseorang mengelola tingkat kecemasan.

Meskipun demikian, masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengetahui khasiat buah markisa terhadap tingkat kecemasan.

Nah, itulah beberapa khasiat buah markisa untuk kesehatan, banyak sekali bukan? Namun, jika kamu memiliki alergi lateks sebaiknya berhati-hatilah. Sebab, alergi lateks dapat meningkatkan risiko alergi terhadap buah markisa.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

American Heart Association (2016). Diakses pada 17 Februari 2021. Whole Grains, Refined Grains, and Dietary Fiber 

Healthline (2019). Diakses pada 17 Februari 2021. Passion Fruit 101 — Everything You Need to Know 

Medical News Today (2019). Diakses pada 17 Februari 2021. What are the health benefits of passion fruit? 

Webmd (2020). Diakses pada 17 Februari 2021. Passion Fruit 

Kitada, Munehiro, Yoshio Ogura (2017). The Effect of Piceatannol from Passion Fruit (Passiflora edulis) Seeds on Metabolic Health in Humans. NCBI (diakses pada 17 Februari 2021)

Boyle, Neil Bernard, Clare Lawton, dan Louise Dye (2017). The Effects of Magnesium Supplementation on Subjective Anxiety and Stress—A Systematic Review. NCBI  (diakses pada 17 Februari 2021)

    register-docotr