Info Sehat

Kebiasaan Sering Mencabut Uban, Adakah Efek Buruknya bagi Kesehatan?

May 9, 2021 | Nanda Hadiyanti | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Munculnya uban di rambut mungkin seringkali bikin gemas, ya. Kondisi ini dapat mengganggu rasa percaya diri. Keinginan untuk mencabut ubans secara rutin pun bisa datang.

Tapi adakah efek buruk jika sering mencabut uban? Yuk intip ulasannya berikut ini!

Mengenal proses tumbuhnya uban

Folikel memiliki sel pigmen yang membuat melanin dan memberikan warna pada rambut. Seiring bertambahnya usia, pigmen akan menghilang. 

Tanpa pigmen, rambut akan tumbuh dengan warna lebih terang atau terlihat abu-abu. Semakin lama, rambut akan semakin memutih. Ini karena folikel sudah tidak lagi memiliki melanin.

Rata-rata orang kulit putih akan mulai mengalami tumbuh uban di usia pertengahan 30-an. Sementara orang Asia cenderung lebih lama, yakni di akhir usia 30-an. 

Sedangkan orang Afrika-Amerika biasanya baru akan mengalami perubahan warna setelah menginjak usia pertengahan usia 40-an. 

Mencabut uban karena mengganggu penampilan, aman atau tidak?

Saat uban muncul pertama kali, kamu mungkin ingin mencabutnya. Selain karena keberadaan uban mengganggu penampilanmu, tekstur uban biasanya lebih kasar dibanding rambut normal sehingga terasa tidak nyaman. 

Namun apakah perlu mencabut uban tersebut? Menurut Dr Martie Gidon, seorang dokter kulit di Toronto, mencabut uban adalah hal yang percuma, karena bagaimana juga rambut akan kembali tumbuh. 

“Uban sudah memiliki tekstur yang lebih kasar daripada rambut berpigmen alami dan akan tumbuh kembali sekasar itu,” kata Gidon, dilansir Besthealthmag

Alasan uban sebaiknya tidak dicabut

Seperti yang sudah disebutkan bahwa mencabut uban tidak akan membuatnya hilang permanen, karena uban akan tetap tumbuh lagi. Selain itu, kamu juga perlu tahu beberapa hal berikut sebelum mencabut uban:

Dapat merusak rambut

Ternyata mencabut uban berisiko merusak tekstur helai rambut. Setelah dicabut, nantinya rambut yang tumbuh akan lebih kasar dan mudah kusut dibandingkan sebelumnya. 

Kemungkinan rambut tumbuh di bawah kulit

Rambut yang dicabut dapat digantikan dengan rambut baru. Tapi rambut baru itu berisiko tumbuh ke dalam kulit yang dapat menyebabkan kemungkinan infeksi. 

Jika terjadi infeksi dapat menyebabkan luka dan menjadi jaringan parut. Sebaiknya kamu tidak mencabut ubanmu, ya. 

Rambut jadi lebih tipis

Apabila sebelumnya disebutkan bahwa rambut yang dicabut bisa tumbuh lagi, tapi ternyata ada kondisi tertentu yang membuat rambut dicabut tidak akan tumbuh lagi. 

Salah tanda bahwa rambut yang dicabut tidak akan tumbuh lagi yakni saat kamu mencabut satu helai rambut, terlihat akar berwarna rambut.

Kemungkinan besar rambut di bagian yang dicabut itu tidak akan tumbuh lagi dan membuat rambut lebih tipis. 

Kulit kepala mungkin mengalami kerusakan

Mencabut paksa uban berulang kali dapat memengaruhi kondisi folikelmu. Folikel rambut akan rusak dan jika kamu terus menerus mencabut paksa rambut, dapat membuat kulit kepala mengalami kerusakan. 

Menyiasati rambut yang mulai beruban

Untuk kamu yang mulai mengalami pertumbuhan uban, pastinya bertanya-tanya apakah ada cara untuk mengembalikan warna rambut seperti semula. 

Sayangnya jawabannya adalah tidak ada yang bisa dilakukan, kecuali kamu mewarnai rambutmu dengan cat rambut. Tapi, jika kamu ingin memperlambat proses perubahan warna rambut, kamu bisa mencoba beberapa hal berikut ini:

Makan makanan bernutrisi

Penuhilah nutrisi yang dibutuhkan seperti kalsium, tembaga, zat besi, dan protein keratin. Kamu juga bisa melengkapi nutrisi dengan vitamin B5, B6, B9, B12, D, dan zinc. 

Kandungan vitamin ini dapat membantu menjaga kesehatan dan mempertahankan pigmen rambut. Asupan ini hanya memperlambat, bukan untuk menghentikan proses munculnya uban, ya. 

Mengonsumsi suplemen

Nutrisi yang kamu makan ternyata terasa masih kurang? Cobalah mengonsumsi suplemen makanan atau multivitamin. 

Memenuhi nutrisi dapat memastikan folikel akan memproduksi pigmen dengan baik, terutama bagi mereka yang mengalami pertumbuhan uban lebih awal. 

Pengobatan herbal

Beberapa orang percaya pengobatan herbal dapat membantu menjaga warna rambut dan menjaga kesehatannya. Tapi beberapa obat herbal juga mungkin memiliki efek negatif. Konsultasikan dulu ke dokter jika ingin mencobanya.

Berhenti merokok dan kelola stres

Hidup lebih sehat tanpa rokok dan mengelola stres ternyata dapat berpengaruh pada tumbuhnya uban.

Selain hal-hal yang sudah disebutkan tentu saja pilihan paling mudahnya untuk menyingkirkan uban adalah dengan mengecat rambut.

Takut dengan kandungan kimia dari cat rambut? Saat ini sudah ada pilihan pewarna rambut yang lebih alami tapi dapat memberikan warna yang memuaskan. 

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
register-docotr