Info Sehat

Gigi yang Berlubang pun Mengeluarkan Bau, Apa Penyebabnya?

August 6, 2020 | Putri Prima Soraya | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Gigi berlubang bau menyebabkan napas yang keluar dari mulut juga akan berbau tidak enak. Kalau sudah begini, orang-orang di sekitarmu bisa menjauh karena merasa tak nyaman.

Lubang pada gigi biasanya muncul karena adanya bakteri yang menggerogoti gigi. Jika hal ini terus dibiarkan, maka bakteri tersebut akan membuat gigi berlubang bau. Untuk mengetahui apa saja penyebab bau pada gigi berlubang dan cara mengatasinya, simak di bawah ini!

Baca Juga: Enggak Usah Khawatir! Begini Tips Aman ke Dokter Gigi saat Corona

Pemicu gigi berlubang

Pada umumnya, lubang muncul ketika permukaan gigi telah dirusak oleh bakteri. Semakin lama bakteri menggerogoti gigi, semakin tinggi risiko kerusakan gigi. Selain itu, semakin besar juga kemungkinan terbentuk lubang.

Penyebabnya tentu saja dari makanan manis yang kita konsumsi. Gula dalam makanan dan minuman yang kamu konsumsi memberi makan pada bakteri, yang berkembang biak dan menumpuk menjadi plak.

Penyebab gigi berlubang bau

Lubang pada gigi dan bakteri di mulut pada akhirnya akan mengubah napas segar berubah menjadi bau mulut. Selain itu, ada beberapa penyebab lainnya mengapa gigi berlubang bau. Berikut beberapa faktor yang pada umumnya menjadi penyebabnya:

1. Gigi berlubang membusuk

Bau juga bisa menjadi pertanda bahwa gigi berlubang mulai membusuk. Awalnya, bakteri memengaruhi enamel luar gigi yang keras. Ketika bakteri masuk lebih dalam ke gigi dalam yang lebih lunak, bakteri tersebut menyebabkan perubahan pembusukan.

2. Sisa makanan yang menempel pada gigi

Penyebab yang paling utama adalah penumpukan sisa makanan. Gigi berlubang yang terus menumpuk sisa makanan akan menimbulkan banyak bakteri.

Kontak antara bakteri dengan makanan dalam lubang gigi akan menghasilkan senyawa sulfur volatil (VSC). Bakteri ini terkumpul di lidah dan menyebabkan bau. 

Menyikat lidah atau menggunakan pengikis lidah untuk menghilangkan VSC bisa membantu mencegah bertambahnya bakteri.

3. Menyikat gigi dengan tidak bersih

Bukan hanya karena gigi berlubang saja, tetapi kondisi mulut yang tidak bersih juga bisa menyebabkan bau tak sedap. Kondisi mulut yang tidak bersih ini sangat mudah menimbulkan banyak bakteri.

Bakteri yang tak segera ditangani inilah yang kemudian menimbulkan bau tak sedap. Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan mulut dan gigi. 

Meskipun begitu, akan sulit untuk menghilangkan napas bau ketika bakteri sudah menumpuk terlalu banyak. Tindakan yang perlu kamu lakukan adalah segera berkonsultasi dengan dokter gigi. Jangan sampai bakteri menimbulkan masalah kesehatan lainnya.

Baca Juga: Tak Cuma Muncul di Wajah dan Alat Kelamin, Herpes Bisa Timbul di Tangan, Begini Ciri-cirinya

Tips mengatasi gigi berlubang bau

Napas bau yang diakibatkan gigi berlubang tentunya harus segera diatasi. Bau yang tidak sedap itu akan sangat mengganggu ketika kita sedang berbicara dengan orang lain. 

Namun, sayangnya masalah satu ini seringkali tak menunjukkan gejala. Maka, yang harus kamu lakukan adalah memastikan gigi dan mulut tetap terawat setiap saat. Berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan:

1. Konsultasi dengan dokter gigi

Langkah terbaik untuk mengatasi masalah bau yang diakibatkan gigi berlubang adalah berkonsultasi dengan dokter. Terkadang, penyebab napas bau memang tidak dapat diketahui. 

Namun, dokter bisa membantumu untuk menghilangkan bakteri dan membuat napas kembali menjadi segar.

2. Menyikat gigi minimal dua kali sehari

Seperti yang sudah dijelaskan, salah satu penyebab gigi berlubang bau adalah kondisi mulut yang kotor. Maka, kamu harus ekstra membersihkannya untuk membunuh bakteri yang sudah terlanjur berkembang biak.

Paling tidak, kamu harus menyikat gigi dua kali sehari, yaitu di pagi dan malam hari. Gunakanlah pasta gigi berfluoride dan sikat gigi berbulu lembut. Sikat selama dua menit hingga ke sela-sela lubang dan sudut gigi.

Kamu juga bisa menggunakan sikat gigi elektrik untuk menghilangkan lebih banyak sisa makanan dan plak gigi. Sikat gigi elektrik memiliki pengatur waktu yang membantumu menyikat gigi yang lebih efektif.

3. Bersihkan mulut dan lidah

Selain menyikat gigi, kamu juga harus membunuh bakteri-bakteri yang ada di dalam rongga mulut dan lidah. Kamu bisa menggunakan obat kumur setidaknya satu kali sehari. Namun, jika mulutmu kering dan mudah sariawan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Untuk membersihkan lidah, gunakanlah scraper lidah. Langkah ini sangat berguna untuk menghilangkan bakteri dan mengangkat zat-zat penyebab bau yang berasal dari makanan.

4. Perawatan medis secara rutin

Untuk terus menjaga kebersihan mulut dan gigi, tentunya kamu harus mendapat perawatan medis. Setidaknya, pergilah ke dokter gigi dua kali dalam setahun untuk membersihkan mulut dan gigi. Pada umumnya, dokter akan memberikan perawatan khusus untuk menghilangkan plak gigi.

Pemeriksaan gigi dengan ahli medis akan membantumu dalam menemukan penyebab masalah. Selain dapat mengobatinya, perawatan medis yang dilakukan secara rutin juga akan mencegah masalah kesehatan pada gigi dan mulut.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

How Stuff Work (n.d). Diakses pada 2 Agustus 2020. Dental Problems and Bad Breath

Smart Mouth (n.d). Diakses pada 2 Aguatua 2020. Do Cavities Cause Bad Breath?

NH Center (2016). Diakses pada 2 Agustus 2020. DO CAVITIES CAUSE BAD BREATH?

    register-docotr