Share This Article
Selain memberi rasa nyaman bagi sang ibu karena bisa leluasa beraktivitas (hands free) sembari tetap menggendong, gendongan M shape memang sangat dianjurkan karena baik untuk perkembangan pinggul bayi baru lahir. Enam bulan pertama kehidupan newborn adalah periode pesat pertumbuhan pinggul sang bayi, karenanya posisi gedongan sangat penting dalam mensuport periode emas ini.
Namun tak dipungkiri ada kekhawatiran lain yang mengintai ibu, yakni risiko kesehatan kulit sang buah hati. Gendong M shape membuat kaki buah hati harus menekuk rapat dan menempel lama ke tubuh penggendong apakah aman untuk kulit newborn yang masih sensitif?
Artikel ini akan menjawab semua kegundahan parents dan memberi solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan kulit bayi baru lahir yang memang harus diperlakukan dengan sangat hati-hati. Yuk Moms teruskan membaca artikel ini.
Mengenal Gendong M Shape
Posisi M atau yang disebut juga dengan posisi kodok atau posisi joki, adalah posisi menggendong dengan wajah bayi menghadap ke dalam di mana pahanya terbuka lebar mengelilingi tubuh penggendong. Secara alami area tubuh bawah bayi (kaki, paha, dan bokong) akan membentuk huruf M, karenanya posisi ini dinamakan M shape.
Gendong posisi M yang benar ditandai dengan visual:
-Paha terbuka lebar
-Pinggul menekuk sehingga lutut sedikit lebih tinggi dari bokong
-Paha ditopang dari lutut ke lutut.
International Hip Dysplasia Institute merekomendasikan posisi gedong ini hingga bayi berusia enam bulan karena membantu sendi pinggul yang belum matang dapat berkembang dengan baik. Sehingga dapat mengurangi risiko displasia pinggul atau sendi pinggul tidak berkembang normal.
Penelitian di Norwegia melaporkan 90 persen kasus penggantian sendi pinggul akibat displasia pada dewasa muda, ternyata mereka tidak pernah terdiagnosis diplasia sewaktu masih bayi. Sementara sejumlah penelitian dari Austria menunjukkan bahwa posisi pinggul yang sehat selama masa bayi dapat mengurangi risiko jenis artritis pinggul saat mereka dewasa.
Bagaimana Kondisi Kulit selama Newborn Digendong dengan M Shape?
Seperti diketahui, kulit lapisan paling atas (stratum corneum-SC) pada epidermis newborn adalah 30 persen lebih tipis dibanding SC orang dewasa, sementara epidermisnya (kulit terluar) newborn adalah 20-30 persen lebih tipis dibanding epidermis orang dewasa. Begitu juga dengan lapisan pelindung (skin barrier) bayi baru lahir masih dalam proses pematangan selama minggu-minggu pertama kehidupan.
Kondisi inilah yang membuat area lipatan pada newborn secara umum lebih rentan bereaksi terhadap kelembapan dan gesekan dibanding kulit bayi yang sudah lebih besar.
Menggendong sering jadi momen bonding sekaligus cara menenangkan bayi, yang kemudian memungkinkan area lipatan tertutup lebih lama. Dalam M shape, paha dalam, lipatan pangkal paha, ketiak, dan leher bayi menempel rapat ke tubuh penggendong dan kain gendongan.
Area lipatan yang secara alami lebih mudah lembap akibat keringat, ditambah gesekan berulang dengan kain selama sesi gendong yang lama merupakan kombinasi sempurna untuk memicu munculnya iritasi, jadi bukan posisi menekuknya kaki bayi itu sendiri.
Sehingga yang perlu diperhatikan orang tua adalah bukan posisi gendongnya yakni M shape itu sendiri, melainkan berapa lamanya newborn dalam gendongan tersebut. Posisi M diketahui banyak direkomendasikan ahli karena terbukti membantu mengoptimalkan perkembangan pinggul bayi baru lahir yang memang belum berkembang sempurna ketika lahir.
Sementara untuk mencegah terjadinya iritasi pada kulit newborn yang memang masih sensitif, orangtua juga perlu memastikan kondisi kulit di area lipatan sebelum dan sesudah sesi gendong yang panjang agar tetap baik.
Perlu Dicatat, Gendong M Shape Tidak Berpengaruh ke Kulit asal Durasinya Diperhatikan
Gendong posisi M tidak berbahaya bagi kulit dan tetap jadi pilihan terbaik untuk melindungi pinggul si kecil yang masih dalam periode emas pertumbuhan pinggul. Sementara untuk menjaga kesehatan kulit newborn yang masih sensitif, orangtua harus memerhatikan soal berapa lamanya area lipatan tertutup dan gesekan dengan kain selama sesi gendong berlangsung. Artinya, dua hal ini perlu berjalan berdampingan, bukan saling menggantikan.
Gendong M Shape Dukung Perkembangan Optimal Pinggul, Urusan Perlindungan Kulit Newborn Serahkan ke Cussons Baby Newborn Lotion dan Newborn Cream
Area lipatan seperti paha, ketiak, dan leher menjadi titik yang paling sering “tersembunyi” dan lembap selama sesi gendong panjang, ritual sebelum dan sesudah menggendong jadi kesempatan tepat untuk menjaga kulit newborn tetap terlindungi.
Cussons Baby Newborn Lotion dan Newborn Cream diformulasikan khusus dengan Organic Active Formula berupa Ceramide yang membantu memperkuat lapisan pelindung kulit dari dalam dan Shea Butter yang membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit untuk membantu menjaga kelembapan hingga 24 jam.
Seluruh rangkaian ini hypoallergenic, pH-balanced, dan sudah teruji dermatologis, sehingga cocok diaplikasikan di area lipatan sebelum maupun sesudah momen gendong panjang bersama si kecil.
Moms, posisi gendong si buah hati yang Moms terapkan sudah benar, sekarang saatnya pastikan kulit di area lipatan si kecil juga tetap terlindungi ya. Kenali Cussons Baby Newborn Lotion & Cream, teman setia setiap momen gendong.
Referensi
- hipdysplasia.org, Baby Wearing. Diakses 29 Juli 2026.Â
https://hipdysplasia.org/baby-wearing/
- National Library of Medicine, Skin Barrier Function in Neonates and Infants. Diakses 29 Juli 2026.Â
https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11791375
- sciencedirect.com, Newborn infant skin: Physiology, development, and care. Diakses 29 Juli 2026.Â
https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0738081X14003022
- ergobaby.com, Babywearing 101: Correct Baby Carrier Position for Newborns & Toddlers. Diakses 29 Juli 2026.Â
- https://e-aair.org, Mini-Review Skin Barrier Function in Neonates and Infants . Diakses 29 Juli 2026.Â
https://e-aair.org/DOIx.php?id=10.4168/aair.2025.17.1.32
- cosmeticsandtoiletries.com, Baby Skin vs. Adult Skin Structure, Function and Composition. Diakses 29 Juli 2026.Â

