Info Sehat

Selain Buang Racun Tubuh, Ini 7 Fungsi Ginjal yang Wajib Kamu Tahu!

June 8, 2020 | Husni Efendi | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Ginjal adalah organ penting dalam tubuh yang berukuran sekitar 10 cm atau sebesar kepalan tangan. Tahukah kamu fungsi ginjal lainnya selain membuang racun tubuh?

Ginjal dilengkapi dengan jaringan yang sangat kecil dan disebut sebagai nefron. Fungsi ginjal selain membuang racun melalui urine, ternyata juga mengontrol keseimbangan komposisi darah.

Fungsi ginjal

Meski bentuknya kecil, ginjal memegang peranan penting dalam tubuh. Ginjal memiliki sekitar satu juta nefron yang berfungsi untuk menyaring darah sekitar 200 liter sehari.

Selain menyaring racun-racun yang masuk ke tubuh melalui makanan dan minuman, ada banyak fungsi ginjal yang juga tidak kalah penting untuk kesehatan tubuh.

Dilansir dari Medical News Today, berikut fungsi ginjal lainnya yang sangat penting untuk  kesehatan tubuh manusia:

1. Membuang racun dari dalam tubuh

Ginjal mempunyai peranan penting yang berfungsi mengeluarkan beberapa zat asing dari luar yang masuk ke dalam tubuh, dan berpotensi berbahaya. Di antara yang berbahaya itu termasuk obat-obatan, pestisida, atau juga pengawet makanan.

Baca juga: Mengenal Keracunan Makanan | Dari Penyebab Hingga Pengobatannya

2. Menjaga keseimbangan air di dalam tubuh

Fungsi ginjal
Fungsi ginjal menjaga keseimbangan air di dalam tubuh
Sumber Foto: lifelinescreening.com

Ginjal sangat penting fungsinya untuk menjaga keseimbangan air di dalam tubuh. Karena salah satu fungsi ginjal juga memastikan bahwa jaringan tubuh menerima air yang cukup agar dapat bekerja dengan baik.

Ginjal akan bereaksi terhadap perubahan kadar air dalam tubuh, ketika asupan air dalam tubuh berkurang atau mengalami dehidrasi, organ ini kemudian menahan supaya air tidak banyak terbuang.

Perbanyak minum air putih bisa kamu lakukan untuk menghindari dehidrasi dan menjaga supaya ginjal kamu tetap bekerja dengan baik.

3. Mengontrol dan mengatur  tekanan darah

Ginjal menghasilkan dua hormon yaitu renin dan angiotensin yang berfungsi untuk mengatur tingkat keregangan dan kontraksi pembuluh darah di dalam tubuh.

Dua kerja hormon yang dihasilkan ginjal tersebut mempunyai peranan dalam tingkat peregangan pembuluh darah serta keseimbangan garam sehingga air dalam darah menjadi dapat dikendalikan. Semua mekanisme ini sangat berpengaruh terhadap tekanan darah.

Dapat dipastikan kemudian, jika seseorang ginjalnya mengalami gangguan atau memiliki penyakit ginjal, maka tekanan darahnya menjadi tinggi.

4. Merangsang produksi sel darah merah

Fungsi ginjal
Fungsi ginjal merangsang produksi sel darah merah. Sumber Foto: 1mg.com

Fungsi ginjal yang lainnya adalah berperan dalam merangsang produksi sel darah merah, karena menghasilkan hormon eritropoietin.

Cara kerja produksi hormon ini akan dipengaruhi oleh kadar oksigen darah yang menuju ginjal. Ketika hanya ada sedikit sel darah merah, maka otomatis oksigen dalam darah akan menjadi rendah.

Saat dalam kondisi tersebut, ginjal akan merespons dengan meningkatkan produksi eritropoietin. Selanjutnya, merangsang sumsum tulang untuk kemudian menghasilkan sel darah merah yang baru.

Contoh pada pasien gagal ginjal, hormon eritropoietin ini tidak bisa diproduksi dengan baik, maka akibatnya tubuh kekurangan sel darah merah atau berakibat sebagai anemia.

5. Mengatur kadar asam dan basa dalam tubuh

Fungsi lainnya yakni mengatur keseimbangan jumlah asam dan basa di dalam tubuh. Saat jumlah asam dan basa di dalam tubuh dianggap sudah melebihi batas normal, maka kerja ginjal kemudian akan membuangnya bersamaan saat kamu mengeluarkan urine.

Saat ginjal tidak berfungsi dengan baik, tubuh akan mudah terserang penyakit yang erat kaitannya dengan kelebihan atau kekurangan jumlah asam dan basa di dalam tubuh.

6. Menyaring dan membuang limbah dalam tubuh

Sisa metabolisme di dalam tubuh akan menjadi limbah seperti urea dan asam urat. Jika tidak terbuang sebagian besar dari limbah itu akan berdampak buruk bagi organ tubuh lainnya.

Maka fungsi ginjal kemudian adalah menyaring dan membuang limbah tersebut. Urea yang terbentuk dalam tubuh dan berubah menjadi limbah dalam tersebut diangkut melalui darah ke ginjal untuk kemudian dibuang.

Tanpa ginjal, limbah dan racun akan menumpuk dalam darah. Jika kerja ginjal terganggu, akan memperburuk kesehatan tubuh.

7. Mengontrol kalium dalam darah

Fungsi ginjal
Fungsi ginjal mengontrol kalium dalam darah. Sumber Foto: sciencebeta.com

Fungsi ginjal selanjutnya yang juga penting adalah mengontrol jumlah kalium dalam darah. Memiliki jumlah kalium yang terlalu tinggi atau terlalu rendah tidak baik untuk kesehatan.

Saat jumlah kalium terlalu banyak maka kamu akan mengalami kondisi yang sering disebut hiperkalemia. Situasi ini menyebabkan kerja dari otot jantung melambat, bahkan bisa berakibat fatal sehingga dapat berujung pada kematian.

Sedangkan bila jumlah kalium terlalu rendah maka otot tubuh akan melemah sehingga kamu akan lebih rentan mengalami kelelahan. Dalam hal ini fungsi penting ginjal adalah untuk menjaga jumlah kalium agar tetap ideal sehingga tubuh dapat bekerja dengan optimal.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

– Kidney.org, Tests to Measure Kidney Function, Damage and Detect Abnormalities, diakses 5 Juni 2020

https://www.kidney.org/atoz/content/kidneytests

– Webmd.com, Picture of the Kidneys, diakses 5 Juni 2020

https://www.webmd.com/kidney-stones/picture-of-the-kidneys#2

– Healthline.com, What are kidneys? diakses 5 Juni 2020

https://www.healthline.com/health/human-body-maps/kidney

– Medicalnewstoday.com, What do the kidneys do? diakses 5 Juni 2020

https://www.medicalnewstoday.com/articles/305488#diseases

 

– Kidney.org, How Your Kidneys Work, diakses 5 Juni 2020

https://www.kidney.org/kidneydisease/howkidneyswrk

 

– Livescience.com, Kidneys: Facts, Function & Diseases, diakses 5 Juni 2020

https://www.livescience.com/52047-kidneys.html

    register-docotr