Info Sehat

Jangan Berlebihan Konsumsi, Ini 6 Efek Samping Susu yang Tidak Baik bagi Tubuh

June 21, 2020 | Anisya Fitrianti | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Susu merupakan salah satu sumber kalsium yang baik dan berguna membantu menjaga kepadatan tulang. Namun, tahukah kamu bila dikonsumsi terlalu banyak, efek samping susu ternyata tidak baik untuk tubuh lho. Penasaran apa saja efek sampingnya?

Efek samping susu pada kesehatan

Susu memang mengandung banyak nutrisi yang berguna bagi keseimbangan tubuh. Untuk memenuhi kebutuhan hariannya, orang dewasa perlu mengonsumsi 1.000 miligram (mg) kalsium per hari.

Meski baik untuk tubuh, susu tidak baik bila dikonsumsi secara berlebihan. Efek samping susu ternyata dapat menimbulkan beberapa gangguan kesehatan, berikut penjelasannya.

1. Menyebabkan timbulnya jerawat

Tahukah kamu bahwa minum susu terlalu banyak juga dapat menyebabkan jerawat lho. Sebuah penelitian menemukan bahwa remaja yang minum banyak susu rendah lemak maupun susu skim dapat memiliki kulit yang berjerawat. 

Hal ini diperkirakan karena susu memiliki pengaruh pada hormon tertentu. Namun, penelitian terkait efek samping susu yang satu ini masih perlu dikaji kembali. 

2.Gangguan kesehatan kulit lainnya

Bagi orang yang memilki kondisi kulit tertentu, minum susu berlebihan dapat memicu kondisi kulit yang lebih buruk. Misalnya pada orang yang memiliki eksim atau rosacea, minum susu berlebihan justru akan menimbulkan efek yang tidak nyaman pada kulit mereka. Namun mengenai hal ini peneliti harus melakukan penelitian lebih lanjut lagi ya.

3. Intoleransi laktosa 

Faktanya tidak semua orang dapat mencerna susu dengan baik. Untuk mencerna susu dengan sempurna, tubuh perlu enzim laktase yang cukup. Enzim laktase berperan untuk memecah laktosa, yang merupakan gula dalam susu. 

Namun, sebagian orang tidak memiliki enzim laktase yang cukup dalam tubuhnya. Sehingga terjadilah intoleransi laktosa. Orang yang mengalami intoleransi laktosa akan merasakan perut kembung, atau diare setelah mengonsumsi susu. 

Intoleransi laktosa memiliki tingkatan yang berbeda pada setiap orang. Ada sebagian orang dengan intoleransi laktosa tetapi masih bisa mengonsumsi makanan dengan kandungan susu yang rendah seperti yoghurt dan keju.

Sedangkan sebagian lainnya mungkin tidak bisa menerima produk susu sama sekali. Bila kamu mengalami hal ini, kamu bisa memilih produk susu yang bebas laktosa yang dijual di pasaran. Susu bebas laktosa aman diminum karena sudah ada enzim untuk membantu proses pencernaan.

Baca juga: Efektifkah Susu Penambah Berat Badan Menaikkan Bobot? Yuk, Simak Penjelasannya

4. Alergi susu

Alergi susu berbeda dengan intoleransi laktosa. Jika seseorang dengan alergi susu minum susu, mereka akan memiliki reaksi pada sistem kekebalan tubuh dan menghasilkan antibodi yaitu imunoglobulin E. Alergi susu dapat terjadi pada siapa saja, anak-anak hingga orang dewasa sekali pun. 

Orang yang memiliki alergi susu harus menghindari susu dan produk susu, termasuk mentega, yoghurt, dan keju. Berikut adalah beberapa reaksi umum yang terjadi bila orang dengan alergi susu mengonsumsinya:

  • Muntah
  • Diare
  • Gatal-gatal
  • BAB berdarah

Reaksi alergi yang parah dapat memicu syok anafilaksis mendadak dan mengancam jiwa. Bila kamu atau orang terdekatmu mengalami pembengkakan atau kesulitan bernapas setelah bersentuhan dengan atau mengonsumsi susu, segeralah minta pertolongan medis ya. 

5. Sensitif terhadap kasein

Kasein merupakan kandungan protein dalam susu. Bila kamu termasuk sensitif terhadap kasein, mengonsumsi susu secara berlebihan dapat memicu peradangan pada sistem pencernaan hingga ke seluruh tubuh.

Untuk memastikan hal ini, kamu bisa berkonsultasi dengan ahli gizi. Kamu juga bisa melakukan uji sensitivitas makanan dengan mengeliminasi produk-produk yang mengandung susu. Hal ini penting untuk menentukan apakah kamu sebenarnya cocok meminum susu atau tidak. 

6. Kanker

Efek samping susu lainnya yang mungkin terjadi akibat asupan susu yang tinggi adalah meningkatnya risiko kanker ovarium. Namun, penelitian ini masih harus dilanjutkan hingga ada bukti yang kuat. 

Susu memang menyediakan protein dan berbagai vitamin dan mineral, termasuk kalsium, yang sangat penting untuk kesehatan tulang. Namun, bila kamu tidak bisa mengonsumsi susu, kamu tetap dapat mendapat nutrisinya dari makanan lain. 

Supaya aman, konsumsilah susu secukupnya ya. Juga, pilihlah susu yang rendah gula, bebas pemanis buatan, pewarna atau bahan-bahan kimia lainnya. 

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar susu atau ada keluhan setelah mengonsumsi susu? Silakan konsultasi dengan dokter kami melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
    register-docotr